<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PUPR Siapkan 48.000 Calon SDM Konstruksi Lulusan Vokasional</title><description>menyelenggarakan uji kompetensi dan sertifikasi Ahli Muda Fresh Graduate tahap II kepada 135 Mahasiswa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181522/pupr-siapkan-48-000-calon-sdm-konstruksi-lulusan-vokasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181522/pupr-siapkan-48-000-calon-sdm-konstruksi-lulusan-vokasional"/><item><title>PUPR Siapkan 48.000 Calon SDM Konstruksi Lulusan Vokasional</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181522/pupr-siapkan-48-000-calon-sdm-konstruksi-lulusan-vokasional</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181522/pupr-siapkan-48-000-calon-sdm-konstruksi-lulusan-vokasional</guid><pubDate>Rabu 11 Maret 2020 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/11/320/2181522/pupr-siapkan-48-000-calon-sdm-konstruksi-lulusan-vokasional-wxB1qjHQ37.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Infrastruktur. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/11/320/2181522/pupr-siapkan-48-000-calon-sdm-konstruksi-lulusan-vokasional-wxB1qjHQ37.jpg</image><title>Ilustrasi Infrastruktur. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Ditjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi dan Ditjen Pendidikan Vokasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan uji kompetensi dan sertifikasi Ahli Muda Fresh Graduate tahap II kepada 135 Mahasiswa Calon Lulusan Pendidikan Program Sarjana dan Diploma IV Bidang Konstruksi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).
Uji kompetensi dan sertifikasi juga dilaksanakan di beberapa Perguruan Tinggi lainnya seperti ITENAS Bandung sebanyak 249 peserta, STT Mandala Bandung sebanyak 50 Peserta, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sebanyak 75 Peserta, Universitas Ahmad Yani/Unjani Cimahi sebanyak 203 Peserta, Universitas Indonesia/UI sebanyak 120 Peserta, dan Institut Pertanian Bogor/IPB sebanyak 65 Peserta, khusus Pelaksanaan di UI dan IPB akan dimulai pada 13 Maret 2020.
Baca Juga: Kemenperin Buat Kurikulum SMK Sesuai dengan Industri
Menteri Basuki mengatakan, selain bertujuan untuk menjamin kompetensi para tenaga kerja konstruksi, sertifikasi juga akan memudahkan tenaga kerja mendapatkan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.
&amp;ldquo;Kementerian PUPR sebagai pembina konstruksi bertanggung jawab terhadap keterampilan, handalnya para pekerja konstruksi. Tanpa itu sekali lagi, tidak akan terbangun tol, jembatan, dan bangunan-bangunan lain. Sertifikat keterampilan harus dipunyai tenaga konstruksi untuk bersaing dengan pekerja dari negara-negara lain,&amp;rdquo; katanya dilansir dari laman Kementerian PUPR, Rabu (11/3/2020).
Baca Juga: Pemerintah Akan Bentuk Komite Vokasi, Ini Fungsinya
Direktur Jenderal Bina Konstruksi Trisasongko Widianto mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi ditahun 2020 akan menargetkan Penyiapan Calon SDM Konstruksi lulusan Vokasional di tahun 2020 untuk seluruh wilayah Indonesia adalah sebesar 48.000 Orang, meliputi calon lulusan SMK, Politeknik, dan Program Sarjana dan Diploma IV dengan jurusan vokasional. Untuk wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten ditargetkan sebesar 6.985 Orang, adapun di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten sejak dimulai pada Minggu II Februari 2020
Sampai dengan hari ini, sudah terlaksana Uji Kompetensi dan Sertifikasi sebanyak 5.170 Orang, dengan rincian Uji Kompetensi dan Sertifikasi Calon lulusan SMK sebanyak 4.400 Orang (di 35 SMK di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten), dan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Fresh graduate Program Sarjana dan Diploma IV yang saat ini sedang berlangsung sebanyak 770 Orang di 8 Perguruan Tinggi dan Politeknik.Maksud dan tujuan diselenggarakannya Pembekalan dan Uji Kompetensi/  Sertifikasi khususnya terhadap SDM Freshgraduate Program Sarjana dan  DIPLOMA IV Bidang Konstruksi Pada Wilayah Provinsi DKI Jakarta, Jawa  Barat, dan Banten Tahun 2020 ini adalah dalam rangka mempersiapkan sejak  dini Calon-Calon SDM Konstruksi yang handal, profesional, dan kompeten.  Program ini telah berjalan sejak Tahun 2019 sebagai bentuk pelaksanaan  amanat Undang-Undang No.02 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi, dalam  kaitan Pada Pasal 70 yang mengatur ketentuan bahwa tenaga kerja  konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja.
Dirjen Pendidikan Vokasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  Patdono Suwignjo mengatakan, lulusan Politeknik memiliki potensi untuk  diakui oleh kalangan industry karena lulusannya telah dibekali  sertifikasi uji kompetensi yang dikeluarkan oleh suatu lembaga yang  kredibel,&amp;rdquo; karena diakui, maka tidak perlu tes lagi oleh kalangan  industri karena secara teknis menguasai kompetensi,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Dengan adanya uji kompetensi dan sertifikasi ini tentunya dapat  memberikan Sumber Daya Manusia (SDM) konstruksi yang handal,  professional, dan kompeten yang dibutuhkan industri konstruksi  nasional,&amp;rdquo; tambahnya.
Pada tahap III dan IV akan dilaksanakan pada 16-20 Maret dan 23-27  Maret 2020 Uji Kompetensi/ Sertifikasi Calon Lulusan Pendidikan Program  Sarjana dan Diploma IV Bidang Konstruksi sebanyak 1.230 Orang Peserta di  10 Perguruan Tinggi dan Politeknik yakni antara lain : Universitas  Trisakti, Universitas Podomoro, Universitas Tarumanegara, Universitas  Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Gunadharma, Universitas Jayabaya,  Institut Teknologi Indonesia (ITI), Universitas Pancasila, Universitas  Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, dan Institut Teknologi Bandung  (ITB), khusus untuk ITB akan dilaksanakan dalam bulan Juni 2020.  Sedangkan pada tahap I pada tanggal 24 &amp;ndash; 28 Februari 2020 juga telah  dilaksanakan Uji kompetensi/sertifikasi Calon Lulusan Pendidikan Program  Sarjana dan Diploma IV Bidang Konstruksi di STT PLN sebanyak 50  peserta.
Pelaksanaan Pembekalan tersebut dilaksanakan selama 4 (empat) hari  sebanyak 32 Jam Pelajaran (JPL). Materi Pembekalan sebanyak 32 JPL  tersebut merupakan usulan dari Industri Konstruksi Nasional (BUMN Karya  dan Kontraktor serta Konsultan Swasta Nasional) meliputi pengenalan  terkait : Budaya Kerja, Regulasi Jasa Konstruksi, Metode Konstruksi,  Pengendalian Biaya Konstruksi, Pengendalian Waktu, Pengendalian Mutu  Konstruksi, serta teknologi Terkini seperti Building Information  Modelling (BIM) serta pengenalan Alat-Alat Konstruksi terkini dalam  pekerjaan konstruksi. Adapun untuk materi teknis dilaksanakan melalui  Pelatihan mandiri dengan Aplikasi Sistem Informasi Belajar Intensif  Mandiri Bidang Konstruksi (SIBIMA Konstruksi), yang merupakan syarat  untuk mengikuti Uji Kompetensi &amp;amp; Sertifikasi Ahli Muda Fresh  Graduate Program Sarjana &amp;amp; Diploma IV Bidang Konstruksi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Ditjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi dan Ditjen Pendidikan Vokasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan uji kompetensi dan sertifikasi Ahli Muda Fresh Graduate tahap II kepada 135 Mahasiswa Calon Lulusan Pendidikan Program Sarjana dan Diploma IV Bidang Konstruksi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).
Uji kompetensi dan sertifikasi juga dilaksanakan di beberapa Perguruan Tinggi lainnya seperti ITENAS Bandung sebanyak 249 peserta, STT Mandala Bandung sebanyak 50 Peserta, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung sebanyak 75 Peserta, Universitas Ahmad Yani/Unjani Cimahi sebanyak 203 Peserta, Universitas Indonesia/UI sebanyak 120 Peserta, dan Institut Pertanian Bogor/IPB sebanyak 65 Peserta, khusus Pelaksanaan di UI dan IPB akan dimulai pada 13 Maret 2020.
Baca Juga: Kemenperin Buat Kurikulum SMK Sesuai dengan Industri
Menteri Basuki mengatakan, selain bertujuan untuk menjamin kompetensi para tenaga kerja konstruksi, sertifikasi juga akan memudahkan tenaga kerja mendapatkan pekerjaan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.
&amp;ldquo;Kementerian PUPR sebagai pembina konstruksi bertanggung jawab terhadap keterampilan, handalnya para pekerja konstruksi. Tanpa itu sekali lagi, tidak akan terbangun tol, jembatan, dan bangunan-bangunan lain. Sertifikat keterampilan harus dipunyai tenaga konstruksi untuk bersaing dengan pekerja dari negara-negara lain,&amp;rdquo; katanya dilansir dari laman Kementerian PUPR, Rabu (11/3/2020).
Baca Juga: Pemerintah Akan Bentuk Komite Vokasi, Ini Fungsinya
Direktur Jenderal Bina Konstruksi Trisasongko Widianto mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi ditahun 2020 akan menargetkan Penyiapan Calon SDM Konstruksi lulusan Vokasional di tahun 2020 untuk seluruh wilayah Indonesia adalah sebesar 48.000 Orang, meliputi calon lulusan SMK, Politeknik, dan Program Sarjana dan Diploma IV dengan jurusan vokasional. Untuk wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten ditargetkan sebesar 6.985 Orang, adapun di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten sejak dimulai pada Minggu II Februari 2020
Sampai dengan hari ini, sudah terlaksana Uji Kompetensi dan Sertifikasi sebanyak 5.170 Orang, dengan rincian Uji Kompetensi dan Sertifikasi Calon lulusan SMK sebanyak 4.400 Orang (di 35 SMK di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten), dan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Fresh graduate Program Sarjana dan Diploma IV yang saat ini sedang berlangsung sebanyak 770 Orang di 8 Perguruan Tinggi dan Politeknik.Maksud dan tujuan diselenggarakannya Pembekalan dan Uji Kompetensi/  Sertifikasi khususnya terhadap SDM Freshgraduate Program Sarjana dan  DIPLOMA IV Bidang Konstruksi Pada Wilayah Provinsi DKI Jakarta, Jawa  Barat, dan Banten Tahun 2020 ini adalah dalam rangka mempersiapkan sejak  dini Calon-Calon SDM Konstruksi yang handal, profesional, dan kompeten.  Program ini telah berjalan sejak Tahun 2019 sebagai bentuk pelaksanaan  amanat Undang-Undang No.02 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi, dalam  kaitan Pada Pasal 70 yang mengatur ketentuan bahwa tenaga kerja  konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja.
Dirjen Pendidikan Vokasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  Patdono Suwignjo mengatakan, lulusan Politeknik memiliki potensi untuk  diakui oleh kalangan industry karena lulusannya telah dibekali  sertifikasi uji kompetensi yang dikeluarkan oleh suatu lembaga yang  kredibel,&amp;rdquo; karena diakui, maka tidak perlu tes lagi oleh kalangan  industri karena secara teknis menguasai kompetensi,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Dengan adanya uji kompetensi dan sertifikasi ini tentunya dapat  memberikan Sumber Daya Manusia (SDM) konstruksi yang handal,  professional, dan kompeten yang dibutuhkan industri konstruksi  nasional,&amp;rdquo; tambahnya.
Pada tahap III dan IV akan dilaksanakan pada 16-20 Maret dan 23-27  Maret 2020 Uji Kompetensi/ Sertifikasi Calon Lulusan Pendidikan Program  Sarjana dan Diploma IV Bidang Konstruksi sebanyak 1.230 Orang Peserta di  10 Perguruan Tinggi dan Politeknik yakni antara lain : Universitas  Trisakti, Universitas Podomoro, Universitas Tarumanegara, Universitas  Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Gunadharma, Universitas Jayabaya,  Institut Teknologi Indonesia (ITI), Universitas Pancasila, Universitas  Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten, dan Institut Teknologi Bandung  (ITB), khusus untuk ITB akan dilaksanakan dalam bulan Juni 2020.  Sedangkan pada tahap I pada tanggal 24 &amp;ndash; 28 Februari 2020 juga telah  dilaksanakan Uji kompetensi/sertifikasi Calon Lulusan Pendidikan Program  Sarjana dan Diploma IV Bidang Konstruksi di STT PLN sebanyak 50  peserta.
Pelaksanaan Pembekalan tersebut dilaksanakan selama 4 (empat) hari  sebanyak 32 Jam Pelajaran (JPL). Materi Pembekalan sebanyak 32 JPL  tersebut merupakan usulan dari Industri Konstruksi Nasional (BUMN Karya  dan Kontraktor serta Konsultan Swasta Nasional) meliputi pengenalan  terkait : Budaya Kerja, Regulasi Jasa Konstruksi, Metode Konstruksi,  Pengendalian Biaya Konstruksi, Pengendalian Waktu, Pengendalian Mutu  Konstruksi, serta teknologi Terkini seperti Building Information  Modelling (BIM) serta pengenalan Alat-Alat Konstruksi terkini dalam  pekerjaan konstruksi. Adapun untuk materi teknis dilaksanakan melalui  Pelatihan mandiri dengan Aplikasi Sistem Informasi Belajar Intensif  Mandiri Bidang Konstruksi (SIBIMA Konstruksi), yang merupakan syarat  untuk mengikuti Uji Kompetensi &amp;amp; Sertifikasi Ahli Muda Fresh  Graduate Program Sarjana &amp;amp; Diploma IV Bidang Konstruksi.</content:encoded></item></channel></rss>
