<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Usulan demi Target Lifting Minyak 1 Juta Barel per Hari</title><description>Arifin Tasrif mendorong program pengembangan atau Plan of Development (PoD) potensi lapangan minyak dan gas bumi di Tanah Air.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181523/8-usulan-demi-target-lifting-minyak-1-juta-barel-per-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181523/8-usulan-demi-target-lifting-minyak-1-juta-barel-per-hari"/><item><title>8 Usulan demi Target Lifting Minyak 1 Juta Barel per Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181523/8-usulan-demi-target-lifting-minyak-1-juta-barel-per-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181523/8-usulan-demi-target-lifting-minyak-1-juta-barel-per-hari</guid><pubDate>Rabu 11 Maret 2020 12:24 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/11/320/2181523/8-usulan-demi-target-lifting-minyak-1-juta-barel-per-hari-6Y9bhB2EP7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kilang Minyak (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/11/320/2181523/8-usulan-demi-target-lifting-minyak-1-juta-barel-per-hari-6Y9bhB2EP7.jpg</image><title>Kilang Minyak (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mendorong program pengembangan atau Plan of Development (PoD) potensi lapangan minyak dan gas bumi di Tanah Air. Hal ini dalam rangka percepatan menuju target produksi minyak bumi nasional satu juta barel per hari.
Arifin mengatakan hal itu mengingat Indonesia diketahui memiliki potensi 128 cekungan eksisting yang masih perlu dieksplorasi.
Baca Juga: Produksi Minyak Ditargetkan Tembus 1 Juta Barel/Hari pada 2030, Bisa?
Di sisi lain Indonesia masih memiliki area potensial untuk dieksplorasi, yakni play yang belum dipetakan dengan baik dan belum dikembangkan diantaranya stratigraphic traps, fracture basement, gas biogenik dan migas non konvensional yang memiliki sumber daya prospektif sangat besar, sekitar 302,83 billion barel oil (BBO) dan 1.528,54 triliun cubic feet (TCF).
&quot;Perlu ada upaya eksplorasi baik pada lapangan lama (mature) dan daerah baru yang masih segar (fresh) dengan menerapkan metode, teknologi dan konsep baru guna mempercepat produksi minyak,&quot; kata Arifin dilansir dari laman Kementerian ESDM, Rabu ( 11/3/2020).
Baca Juga: Molor, Target Lifting Migas 1 Juta Barel Tercapai di 2030?
Lebih lanjut Arifin juga meminta dilakukan pemutakhiran data-data migas agar lebih bisa memberikan gambaran potensi migas yang jelas kepada investor. Selain itu, perlunya reaktivasi dan evaluasi sumur-sumur minyak tua yang sudah tidak berproduksi dengan optimal.
&quot;Segera evaluasi dan reaktivasi kurang lebih 13.000 sumur yang masih under performed misal karena produksi air tinggi, shut-in yang tersebar di Indonesia, untuk dapat kembali diproduksikan,&quot; tukas Arifin.Berdasarkan data Badan Penelitian dan Pengembangan (Badan Litbang)  ESDM, saat ini ada 757 lapangan migas eksisting yang sebagian besar  statusnya sudah mature dan mengalami depleted (penurunan) produksi.  Sebagai solusinya, Badan Litbang ESDM mengusulkan delapan kegiatan  prioritas sebagai tindak lanjut arahan Menteri ESDM untuk mengejar  target peningkatan produksi migas nasional.
Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana, menyebutkan delapan usulan  kegiatan prioritas tersebut ialah optimasi primary dan secondary  lapangan Blok Rokan, Tertiary Chemical EOR lapangan Minas, reaktivas  sumur-sumur under performed, pengembangan Undeveloped Discoveries dan  Idle Fields, eksorasi migas non konvensional (shale hydrocarbon dan oil  sands), eksplorasi segar, persiapan kontrak terminasi wilayah kerja  migas dan pemutakhiran data migas.
&quot;Badan Litbang ESDM akan membantu Pertamina dalam melakukan  reaktivasi sumur yang masih under performed, baik identifikasi maupun  teknis lebih lanjut,&quot; ujar Dadan.
Dadan menambahkan, Badan Litbang ESDM akan mengoordinasikan pembuatan  task force terkait kajian gas biogenik dengan target hingga discovery  (menemukan cadangan). Dia juga menuturkan, Badan Litbang ESDM akan  berkoordinasi untuk melakukan pemutakhiran data migas dengan Pusat Data  dan Teknologi Informasi ESDM, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi,  Badan Geologi, SKK Migas dan PT Pertamina.
&quot;Sinergi ini diharapkan dapat menghasilkan Roadmap Rencana Kerja  Kolaborasi Percepatan Data Interpretasi membangun Data Subsurface  System,&quot; tandas Dadan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mendorong program pengembangan atau Plan of Development (PoD) potensi lapangan minyak dan gas bumi di Tanah Air. Hal ini dalam rangka percepatan menuju target produksi minyak bumi nasional satu juta barel per hari.
Arifin mengatakan hal itu mengingat Indonesia diketahui memiliki potensi 128 cekungan eksisting yang masih perlu dieksplorasi.
Baca Juga: Produksi Minyak Ditargetkan Tembus 1 Juta Barel/Hari pada 2030, Bisa?
Di sisi lain Indonesia masih memiliki area potensial untuk dieksplorasi, yakni play yang belum dipetakan dengan baik dan belum dikembangkan diantaranya stratigraphic traps, fracture basement, gas biogenik dan migas non konvensional yang memiliki sumber daya prospektif sangat besar, sekitar 302,83 billion barel oil (BBO) dan 1.528,54 triliun cubic feet (TCF).
&quot;Perlu ada upaya eksplorasi baik pada lapangan lama (mature) dan daerah baru yang masih segar (fresh) dengan menerapkan metode, teknologi dan konsep baru guna mempercepat produksi minyak,&quot; kata Arifin dilansir dari laman Kementerian ESDM, Rabu ( 11/3/2020).
Baca Juga: Molor, Target Lifting Migas 1 Juta Barel Tercapai di 2030?
Lebih lanjut Arifin juga meminta dilakukan pemutakhiran data-data migas agar lebih bisa memberikan gambaran potensi migas yang jelas kepada investor. Selain itu, perlunya reaktivasi dan evaluasi sumur-sumur minyak tua yang sudah tidak berproduksi dengan optimal.
&quot;Segera evaluasi dan reaktivasi kurang lebih 13.000 sumur yang masih under performed misal karena produksi air tinggi, shut-in yang tersebar di Indonesia, untuk dapat kembali diproduksikan,&quot; tukas Arifin.Berdasarkan data Badan Penelitian dan Pengembangan (Badan Litbang)  ESDM, saat ini ada 757 lapangan migas eksisting yang sebagian besar  statusnya sudah mature dan mengalami depleted (penurunan) produksi.  Sebagai solusinya, Badan Litbang ESDM mengusulkan delapan kegiatan  prioritas sebagai tindak lanjut arahan Menteri ESDM untuk mengejar  target peningkatan produksi migas nasional.
Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana, menyebutkan delapan usulan  kegiatan prioritas tersebut ialah optimasi primary dan secondary  lapangan Blok Rokan, Tertiary Chemical EOR lapangan Minas, reaktivas  sumur-sumur under performed, pengembangan Undeveloped Discoveries dan  Idle Fields, eksorasi migas non konvensional (shale hydrocarbon dan oil  sands), eksplorasi segar, persiapan kontrak terminasi wilayah kerja  migas dan pemutakhiran data migas.
&quot;Badan Litbang ESDM akan membantu Pertamina dalam melakukan  reaktivasi sumur yang masih under performed, baik identifikasi maupun  teknis lebih lanjut,&quot; ujar Dadan.
Dadan menambahkan, Badan Litbang ESDM akan mengoordinasikan pembuatan  task force terkait kajian gas biogenik dengan target hingga discovery  (menemukan cadangan). Dia juga menuturkan, Badan Litbang ESDM akan  berkoordinasi untuk melakukan pemutakhiran data migas dengan Pusat Data  dan Teknologi Informasi ESDM, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi,  Badan Geologi, SKK Migas dan PT Pertamina.
&quot;Sinergi ini diharapkan dapat menghasilkan Roadmap Rencana Kerja  Kolaborasi Percepatan Data Interpretasi membangun Data Subsurface  System,&quot; tandas Dadan.</content:encoded></item></channel></rss>
