<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tawarkan 5 Proyek KPBU, Kementerian PUPR: Tidak Pernah Gagal</title><description>Pemerintah menawarkan lima proyek dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) senilai Rp57,18 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181829/tawarkan-5-proyek-kpbu-kementerian-pupr-tidak-pernah-gagal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181829/tawarkan-5-proyek-kpbu-kementerian-pupr-tidak-pernah-gagal"/><item><title>Tawarkan 5 Proyek KPBU, Kementerian PUPR: Tidak Pernah Gagal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181829/tawarkan-5-proyek-kpbu-kementerian-pupr-tidak-pernah-gagal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/11/320/2181829/tawarkan-5-proyek-kpbu-kementerian-pupr-tidak-pernah-gagal</guid><pubDate>Rabu 11 Maret 2020 21:13 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/11/320/2181829/tawarkan-5-proyek-kpbu-kementerian-pupr-tidak-pernah-gagal-vWSSN61L2I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek Jalan Tol. (Foto: Okezone.com/Dok. PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/11/320/2181829/tawarkan-5-proyek-kpbu-kementerian-pupr-tidak-pernah-gagal-vWSSN61L2I.jpg</image><title>Proyek Jalan Tol. (Foto: Okezone.com/Dok. PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menawarkan lima proyek dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) senilai Rp57,18 triliun. Proyek-proyek tersebut pun mendapat jaminan untuk tidak gagal.
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Eko Djoeli Heriepoerwanto mengatakan, skema KPBU untuk proyek-proyek yang memberikan manfaat bagi masyarakat, umumnya mendapatkan jaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII). Kemudian mengandung dukungan pendanaan dari pemerintah atau yang disebut viability gap fund (VGF).
Baca Juga: Investasi Infrastruktur Diharapkan Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Virus Korona
&amp;ldquo;Selama ini untuk tender-tender proyek KPBU Kementerian PUPR tidak pernah gagal, ini trend yang bagus artinya ada market confident,&amp;rdquo; tutur Eko Djoeli, dalam keterangan Kementerian PUPR, Rabu (11/3/2020).
Baca Juga: Pemerintah Tawarkan 5 Proyek Senilai Rp57,1 Triliun dengan Skema KPBU
Adapun lima proyek yang ditawarkan adalah Sistem Transaksi Tol Non-tunai Berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) sepanjang 1.713 kilometer (km) dengan nilai investasi Rp2,92 triliun, Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci sepanjang 40 km dengan nilai investasi Rp26,15 triliun, Preservasi Jalan Nasional Lintas Timur Sumatera di Provinsi Riau sepanjang 43 km dengan biaya investasi Rp654,8 miliar.
Kemudian, jalan Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg sepanjang 38,6 km dengan investasi sebesar Rp18,51 triliun, dan Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung sepanjang 31,12 km dengan nilai investasi Rp8,95 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menawarkan lima proyek dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) senilai Rp57,18 triliun. Proyek-proyek tersebut pun mendapat jaminan untuk tidak gagal.
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Eko Djoeli Heriepoerwanto mengatakan, skema KPBU untuk proyek-proyek yang memberikan manfaat bagi masyarakat, umumnya mendapatkan jaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII). Kemudian mengandung dukungan pendanaan dari pemerintah atau yang disebut viability gap fund (VGF).
Baca Juga: Investasi Infrastruktur Diharapkan Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Virus Korona
&amp;ldquo;Selama ini untuk tender-tender proyek KPBU Kementerian PUPR tidak pernah gagal, ini trend yang bagus artinya ada market confident,&amp;rdquo; tutur Eko Djoeli, dalam keterangan Kementerian PUPR, Rabu (11/3/2020).
Baca Juga: Pemerintah Tawarkan 5 Proyek Senilai Rp57,1 Triliun dengan Skema KPBU
Adapun lima proyek yang ditawarkan adalah Sistem Transaksi Tol Non-tunai Berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) sepanjang 1.713 kilometer (km) dengan nilai investasi Rp2,92 triliun, Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci sepanjang 40 km dengan nilai investasi Rp26,15 triliun, Preservasi Jalan Nasional Lintas Timur Sumatera di Provinsi Riau sepanjang 43 km dengan biaya investasi Rp654,8 miliar.
Kemudian, jalan Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg sepanjang 38,6 km dengan investasi sebesar Rp18,51 triliun, dan Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung sepanjang 31,12 km dengan nilai investasi Rp8,95 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
