<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Kena Trading Halt, OJK: Antisipasi Tekanan yang Tinggi</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditahan sementara perdagangannya (trading halt).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/278/2182381/ihsg-kena-trading-halt-ojk-antisipasi-tekanan-yang-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/278/2182381/ihsg-kena-trading-halt-ojk-antisipasi-tekanan-yang-tinggi"/><item><title>IHSG Kena Trading Halt, OJK: Antisipasi Tekanan yang Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/278/2182381/ihsg-kena-trading-halt-ojk-antisipasi-tekanan-yang-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/278/2182381/ihsg-kena-trading-halt-ojk-antisipasi-tekanan-yang-tinggi</guid><pubDate>Kamis 12 Maret 2020 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/12/278/2182381/ihsg-kena-trading-halt-ojk-antisipasi-tekanan-yang-tinggi-agm49ssW6Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/12/278/2182381/ihsg-kena-trading-halt-ojk-antisipasi-tekanan-yang-tinggi-agm49ssW6Y.jpg</image><title>IHSG (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditahan sementara perdagangannya (trading halt). Hal ini dikarenakan IHSG turun lebih dari 5%.

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot mengatakan trading halt tersebut sejalan dengan kebijakan OJK dan Bursa Efek Indonesia. Di mana telah diberlakukan awal pekan ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BEI Lakukan Trading Halt, Investor Asing Bukukan Aksi Jual Bersih Rp256,57 Miliar
&quot;Hal ini merupakan langkah antisipasi dalam hal terjadi fluktuasi yang tajam di pasar modal,&quot; ujarnya kepada Okezone, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Menurutnya, tekanan yang sangat tinggi dan fluktuasi tajam tidak hanya di pasar modal Indonesia.  Akan tetapi, juga dialami market regional dan global.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Melemah 5% hingga Trading Halt, IHSG Kaji Level Support 4.500 
&quot;OJK akan terus mencermati dinamika pergerakan market baik domestik, regional maupun global,&quot; ujarnya.

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkena trading halt pada pukul 15.33 WIB. Di mana IHSG Setop di 4.895.

Pada perdagangan hari ini, Kamis (12/3/2020), pada pukul 15.33 WIB, IHSG melemah 258,36 poin atau 5,01% di 4.895,75. Hal ini dihentikan dengan keputusan OJK di mana, di mana pergerakan turun hingga 5% akan terkena trading halt.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditahan sementara perdagangannya (trading halt). Hal ini dikarenakan IHSG turun lebih dari 5%.

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot mengatakan trading halt tersebut sejalan dengan kebijakan OJK dan Bursa Efek Indonesia. Di mana telah diberlakukan awal pekan ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BEI Lakukan Trading Halt, Investor Asing Bukukan Aksi Jual Bersih Rp256,57 Miliar
&quot;Hal ini merupakan langkah antisipasi dalam hal terjadi fluktuasi yang tajam di pasar modal,&quot; ujarnya kepada Okezone, Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Menurutnya, tekanan yang sangat tinggi dan fluktuasi tajam tidak hanya di pasar modal Indonesia.  Akan tetapi, juga dialami market regional dan global.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Melemah 5% hingga Trading Halt, IHSG Kaji Level Support 4.500 
&quot;OJK akan terus mencermati dinamika pergerakan market baik domestik, regional maupun global,&quot; ujarnya.

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkena trading halt pada pukul 15.33 WIB. Di mana IHSG Setop di 4.895.

Pada perdagangan hari ini, Kamis (12/3/2020), pada pukul 15.33 WIB, IHSG melemah 258,36 poin atau 5,01% di 4.895,75. Hal ini dihentikan dengan keputusan OJK di mana, di mana pergerakan turun hingga 5% akan terkena trading halt.</content:encoded></item></channel></rss>
