<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Redam Dampak Virus Korona, Akan Ada Stimulus untuk Menggerakan UMKM</title><description>Pemerintah menyiapkan paket stimulus market mengantisipasi dampak virus korona atau Covid-19</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/320/2182109/redam-dampak-virus-korona-akan-ada-stimulus-untuk-menggerakan-umkm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/320/2182109/redam-dampak-virus-korona-akan-ada-stimulus-untuk-menggerakan-umkm"/><item><title>Redam Dampak Virus Korona, Akan Ada Stimulus untuk Menggerakan UMKM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/320/2182109/redam-dampak-virus-korona-akan-ada-stimulus-untuk-menggerakan-umkm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/320/2182109/redam-dampak-virus-korona-akan-ada-stimulus-untuk-menggerakan-umkm</guid><pubDate>Kamis 12 Maret 2020 11:46 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/12/320/2182109/redam-dampak-virus-korona-akan-ada-stimulus-untuk-menggerakan-umkm-ewtpfNNKiN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/12/320/2182109/redam-dampak-virus-korona-akan-ada-stimulus-untuk-menggerakan-umkm-ewtpfNNKiN.jpg</image><title>Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description> 
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan paket stimulus market mengantisipasi dampak virus korona atau Covid-19. Diharapkan stimulus tersebut tetap mempertahankan daya beli masyarakat di tengah penyebaran virus di Indonesia.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, kebijakan stimulus market masih dibahas oleh Kementerian Keuangan, sehingga belum bisa merinci kebijakan apa saja yang diberikan.
Baca Juga: Tingkatkan Daya Saing, Menteri Teten: UMKM dan Koperasi Harus Naik Kelas
&amp;ldquo;Kami lagi menyiapkan satu stimulus untuk menggerakan UMKM, tapi lagi dibahas sama Menteri Keuangan,&amp;rdquo; ungkap Teten, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/3/2020).
Teten mengatakan, dampak Covid-19 jangan sampai membuat daya beli masyarakat menurun khususnya terhadap produk-produk UMKM. Oleh karena itu, pemerintah akan mengupayakan agar daya beli masyarakat tetap dipertahankan.
Baca Juga: Kemenkop UKM Dorong Usaha Menengah Masuk Pasar Ekspor
&amp;ldquo;Kalau produknya tidak ada yang beli, meski digelontorkan pembiayaan (UKM) juga akan mati. Justru yang kita gairahkan misalnya yang tadinya ekspor disubtitusi oleh belanja di dalam negeri,&amp;rdquo; papar Teten.
Meski demikian, kata Teten, isu Covid-19 tidak memberi dampak  signifikan terhadap UMKM. Namun agar usahanya tetap berkelanjutan,  momentum ini harus dijadikan sebagai peluang bagi UMKM untuk dilakukan  subtitusi produk-produk impor.
&amp;ldquo;Misalnya kita banyak impor dari China, dari luar negeri seperti  buah, sayur, jamur dan ini bisa kita gantikan pasar dalam negeri dengan  produk-produk tropis yang saya kira banyak,&amp;rdquo; kata Teten.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan paket stimulus market mengantisipasi dampak virus korona atau Covid-19. Diharapkan stimulus tersebut tetap mempertahankan daya beli masyarakat di tengah penyebaran virus di Indonesia.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, kebijakan stimulus market masih dibahas oleh Kementerian Keuangan, sehingga belum bisa merinci kebijakan apa saja yang diberikan.
Baca Juga: Tingkatkan Daya Saing, Menteri Teten: UMKM dan Koperasi Harus Naik Kelas
&amp;ldquo;Kami lagi menyiapkan satu stimulus untuk menggerakan UMKM, tapi lagi dibahas sama Menteri Keuangan,&amp;rdquo; ungkap Teten, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/3/2020).
Teten mengatakan, dampak Covid-19 jangan sampai membuat daya beli masyarakat menurun khususnya terhadap produk-produk UMKM. Oleh karena itu, pemerintah akan mengupayakan agar daya beli masyarakat tetap dipertahankan.
Baca Juga: Kemenkop UKM Dorong Usaha Menengah Masuk Pasar Ekspor
&amp;ldquo;Kalau produknya tidak ada yang beli, meski digelontorkan pembiayaan (UKM) juga akan mati. Justru yang kita gairahkan misalnya yang tadinya ekspor disubtitusi oleh belanja di dalam negeri,&amp;rdquo; papar Teten.
Meski demikian, kata Teten, isu Covid-19 tidak memberi dampak  signifikan terhadap UMKM. Namun agar usahanya tetap berkelanjutan,  momentum ini harus dijadikan sebagai peluang bagi UMKM untuk dilakukan  subtitusi produk-produk impor.
&amp;ldquo;Misalnya kita banyak impor dari China, dari luar negeri seperti  buah, sayur, jamur dan ini bisa kita gantikan pasar dalam negeri dengan  produk-produk tropis yang saya kira banyak,&amp;rdquo; kata Teten.</content:encoded></item></channel></rss>
