<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa RI Tidak Bisa Suplai Durian ke China?   </title><description>Permintaan China terhadap durian dari Indonesia sangat besar sekali</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/320/2182297/kenapa-ri-tidak-bisa-suplai-durian-ke-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/320/2182297/kenapa-ri-tidak-bisa-suplai-durian-ke-china"/><item><title>Kenapa RI Tidak Bisa Suplai Durian ke China?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/320/2182297/kenapa-ri-tidak-bisa-suplai-durian-ke-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/12/320/2182297/kenapa-ri-tidak-bisa-suplai-durian-ke-china</guid><pubDate>Kamis 12 Maret 2020 15:52 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/12/320/2182297/kenapa-ri-tidak-bisa-suplai-durian-ke-china-otEirhMB0a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor Durian ke China. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/12/320/2182297/kenapa-ri-tidak-bisa-suplai-durian-ke-china-otEirhMB0a.jpg</image><title>Ekspor Durian ke China. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Permintaan China terhadap durian dari Indonesia sangat besar sekali. Hanya saja pengirimannya terkendala kualitas rasa durian yang berbeda-beda.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia tidak bisa mensuplai durian ke China karena kualitas yang diinginkan tidak stabil, utamanya rasa.
Baca Juga: Produksi Manggis dan Durian RI Belum Mampu Penuhi Pasar Eropa dan China
&amp;ldquo;Ada yang enak, ada yang enggak enak, sehingga rasanya campur-campur,&amp;rdquo; ujar Jokowi, dikutip dari Setkab, Jakarta, Senin (12/3/2020).
Bahkan, Jokowi mengaku pernah beli durian mahal, barangnya bagus, yang disiapkan sebagai hadiah ulang tahun Ibu Negara Iriana. Namun setelah dibuka ternyata enggak enak rasanya.
&amp;rdquo;Hal ini memang harus ada sebuah manajemen yang bagus dalam sebuah hektare yang luas tetapi barang yang di buka dari kebun itu harusnya enak, enak, enak, enak semuanya,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Ingin Sektor Pertanian Tidak Hanya Tanam Sawit hingga Karet
Oleh karena itu, Jokowi menyoroti manajemen pertanian di Indonesia. Sebab peluang ekspor buah yang besar masih belum bisa dimaksimalkan.
&amp;ldquo;Karena memang ada manajemen pembibitan yang bagus, spesiesnya memang yang betul. Masak kita enggak bisa? Masak HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) tidak bisa? Saya yakin bisa,&amp;rdquo; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Permintaan China terhadap durian dari Indonesia sangat besar sekali. Hanya saja pengirimannya terkendala kualitas rasa durian yang berbeda-beda.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia tidak bisa mensuplai durian ke China karena kualitas yang diinginkan tidak stabil, utamanya rasa.
Baca Juga: Produksi Manggis dan Durian RI Belum Mampu Penuhi Pasar Eropa dan China
&amp;ldquo;Ada yang enak, ada yang enggak enak, sehingga rasanya campur-campur,&amp;rdquo; ujar Jokowi, dikutip dari Setkab, Jakarta, Senin (12/3/2020).
Bahkan, Jokowi mengaku pernah beli durian mahal, barangnya bagus, yang disiapkan sebagai hadiah ulang tahun Ibu Negara Iriana. Namun setelah dibuka ternyata enggak enak rasanya.
&amp;rdquo;Hal ini memang harus ada sebuah manajemen yang bagus dalam sebuah hektare yang luas tetapi barang yang di buka dari kebun itu harusnya enak, enak, enak, enak semuanya,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Ingin Sektor Pertanian Tidak Hanya Tanam Sawit hingga Karet
Oleh karena itu, Jokowi menyoroti manajemen pertanian di Indonesia. Sebab peluang ekspor buah yang besar masih belum bisa dimaksimalkan.
&amp;ldquo;Karena memang ada manajemen pembibitan yang bagus, spesiesnya memang yang betul. Masak kita enggak bisa? Masak HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) tidak bisa? Saya yakin bisa,&amp;rdquo; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
