<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Bandara Dhoho Kediri di Balik Investasi Gudang Garam Rp9 Triliun</title><description>Kota Kediri Provinsi Jawa Timur akan segera dilengkapi Bandara alternatif selain Bandara Juanda.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/15/320/2183324/bandara-dhoho-kediri-di-balik-investasi-gudang-garam-rp9-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/15/320/2183324/bandara-dhoho-kediri-di-balik-investasi-gudang-garam-rp9-triliun"/><item><title>      Bandara Dhoho Kediri di Balik Investasi Gudang Garam Rp9 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/15/320/2183324/bandara-dhoho-kediri-di-balik-investasi-gudang-garam-rp9-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/15/320/2183324/bandara-dhoho-kediri-di-balik-investasi-gudang-garam-rp9-triliun</guid><pubDate>Minggu 15 Maret 2020 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/14/320/2183324/bandara-dhoho-kediri-di-balik-investasi-gudang-garam-rp9-triliun-6hg3uUBucj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/14/320/2183324/bandara-dhoho-kediri-di-balik-investasi-gudang-garam-rp9-triliun-6hg3uUBucj.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description> 
JAKARTA - Jawa Timur akan segera dilengkapi bandara alternatif selain Bandara Juanda untuk menuju Jawa Timur yang kini dinilai telah terlampau padat. Bandara di Kediri dinamakan Bandara Dhoho Kediri.

Groundbreaking akan segera dilakukan pada April mendatang. Selain itu perampungan proyek diharapkan selesai selama dua tahun. Nilai investasi bandara ini pun tak main-main yakni mencapai Rp9 triliun.

Pada Minggu (15/3/2020), Okezone merangkum fakta terkait Bandara Kediri.
&amp;nbsp;
 
1. Jadi Proyek Strategis Nasional dan Bandara Alternatif Menuju Jatim

Bandara Kediri direncanakan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Tidak hanya itu, Bandara Dhoho Kediri ini juga digadang menjadi gerbang alternatif menuju Jawa Timur selain dari Bandara Juanda Surabaya.
&amp;nbsp;
 
2. Kerjasama AP I dan Gudang Garam

PT Angkasa Pura I (Persero) telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan PT Gudang Garam Tbk terkait rencana kerjasama pengusahaan Bandara Dhoho Kediri di Jawa Timur.

&amp;ldquo;Kami sangat antusias dapat menuangkan suatu rencana kerjasama yang baik antara Angkasa Pura I dengan Gudang Garam terkait pengelolaan Bandara Dhoho di Kediri di Jawa Timur,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

3. Dibangun Mulai 15 April 2020

Bandara Dhoho Kediri akan segera dibangun pada 15 April 2020. Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Dirinya mengatakan bandara ini akan dilakukan groundbreaking pada 15 April 2020 mendatang.

Hal serupa juga diutarakan Direktur PT Gudang Garam Tbk Istata T Siddharta. Istata mengatakan pembangunan bandara ini direncanakan akan dimulai pada pertengahan April. &quot;April siap,&quot; katanya.
4. Gudang Garam Gelontorkan Rp9 Triliun
 
&amp;nbsp;
Direktur PT Gudang Garam Tbk Istata T Siddharta mengatakan untuk  membangun bandara di Kediri ini, perusahaan harus menggelontorkan dana  hingga Rp9 triliun. Dimana pendanaan pembangunan tersebut berasal dari  internal kas perusahaan.

&quot;Nilai investasi tadinya Rp1-10 triliun. Tapi sekarang kita melihat  bisa Rp6 triliun-Rp9 triliun,&quot; kata Istata, Selasa (10/3/2020).
&amp;nbsp;
 
5. Pembebasan Lahan 100%

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menjelaskan  saat ini pembebasan lahan untuk bandara tidak ada masalah, karena sudah  sepenuhnya dibebaskan. Pasalnya, bandara ini masuk ke dalam proyek  strategis nasional (PSN).

&quot;Lahan hampir 100% karena kita didukung penuh pemerintah karena ini salah satu proyek strategis nasional,&quot; katanya.

Senada juga dengan yang dikatakan Direktur PT Gudang Garam Tbk Istata  T Siddharta. Dirinya menyebut pembebasan lahan tak menemui kesulitan  yang berarti mengingat pembangunan juga didukung oleh masyarakat  sekitar.

&quot;Soal pembebasan lahan sudah akan 100%. Karena kita didukung penuh  oleh pemerintah. Dan bandara Kediri merupakan salah satu program  strategis nasional. Jadi kelihatannya, dari masyarakat setempat pun  sangat membantu. Dan praktis sudah hampir tuntas,&quot; tutur Istata.
&amp;nbsp;
 
6. Dibangun di Desa Grogol dan Desa Bulusari

Selain itu, Faik juga menjelaskan rencananya, Bandara Dhoho Kediri  ini akan dibangun di Desa Grogol, Kecamatan Grogol dan Desa Bulusari,  Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Jarak Desa Grogol ke Pusat Kota  Kediri sekitar 13 km dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Sementara jarak dari Bandara Juanda Sidoarjo sekitar 120 km dengan  waktu tempuh 1,5 hingga 2 jam perjalanan via jalan tol. Sedangkan jarak  dari Bandara Abdul Rachman Saleh Malang sekitar 87 km dengan waktu  tempuh perjalanan darat 3 hingga 4 jam.

&quot;Jadi memang, posisi bandara ini bandara Dhoho akan dibangun di Desa  Grogol kecamatan Grogol jaraknya 13 Km dari pusat kota kediri atau waktu  tempuhnya sekitar 30 menit,&quot; kata Faik.
7. Target Rampung 2 Tahun
 
&amp;nbsp;
Direktur PT Gudang Garam Tbk Istata T Siddharta menyebut pembangunan   Bandara Dhoho Kediri akan memakan waktu kurang lebih 2 tahun lamanya.   Namun pihaknya mengatakan tetap mengutamakan kualitas.

&quot;Target di tahun kalau target dua tahun kami sih maunya dua tahun.   Tapi kalau meleset yang penting buat kami kualitas lah. Timing lebih   penting tapi kualitas lebih pentinglah,&quot; jelasnya.

8. Dibangun Seluas 13.558 Meter Persegi, Kapasitas 1,5 Juta Penumpang

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi memaparkan   Bandara Dhoho Kediri direncanakan akan dibangun seluas 13.558 meter   persegi dari luas total lahan bandara hampir 400 hektare dengan dimensi   runway 2.400 meter x 45 meter untuk kapasitas 1,5 juta penumpang per   tahun.

&quot;Untuk luasannya sampai 3.300 meter sehingga memang dimungkinkan   didarati pesawat besar. Dan kemudian terminal juga akan dibangun sekitar   26.350 meter. Jadi dari sisi spesifikasi bandara dibutuhkan untuk   pesawat berbadan besar,&quot; kata Faik

</description><content:encoded> 
JAKARTA - Jawa Timur akan segera dilengkapi bandara alternatif selain Bandara Juanda untuk menuju Jawa Timur yang kini dinilai telah terlampau padat. Bandara di Kediri dinamakan Bandara Dhoho Kediri.

Groundbreaking akan segera dilakukan pada April mendatang. Selain itu perampungan proyek diharapkan selesai selama dua tahun. Nilai investasi bandara ini pun tak main-main yakni mencapai Rp9 triliun.

Pada Minggu (15/3/2020), Okezone merangkum fakta terkait Bandara Kediri.
&amp;nbsp;
 
1. Jadi Proyek Strategis Nasional dan Bandara Alternatif Menuju Jatim

Bandara Kediri direncanakan menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Tidak hanya itu, Bandara Dhoho Kediri ini juga digadang menjadi gerbang alternatif menuju Jawa Timur selain dari Bandara Juanda Surabaya.
&amp;nbsp;
 
2. Kerjasama AP I dan Gudang Garam

PT Angkasa Pura I (Persero) telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan PT Gudang Garam Tbk terkait rencana kerjasama pengusahaan Bandara Dhoho Kediri di Jawa Timur.

&amp;ldquo;Kami sangat antusias dapat menuangkan suatu rencana kerjasama yang baik antara Angkasa Pura I dengan Gudang Garam terkait pengelolaan Bandara Dhoho di Kediri di Jawa Timur,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

3. Dibangun Mulai 15 April 2020

Bandara Dhoho Kediri akan segera dibangun pada 15 April 2020. Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Dirinya mengatakan bandara ini akan dilakukan groundbreaking pada 15 April 2020 mendatang.

Hal serupa juga diutarakan Direktur PT Gudang Garam Tbk Istata T Siddharta. Istata mengatakan pembangunan bandara ini direncanakan akan dimulai pada pertengahan April. &quot;April siap,&quot; katanya.
4. Gudang Garam Gelontorkan Rp9 Triliun
 
&amp;nbsp;
Direktur PT Gudang Garam Tbk Istata T Siddharta mengatakan untuk  membangun bandara di Kediri ini, perusahaan harus menggelontorkan dana  hingga Rp9 triliun. Dimana pendanaan pembangunan tersebut berasal dari  internal kas perusahaan.

&quot;Nilai investasi tadinya Rp1-10 triliun. Tapi sekarang kita melihat  bisa Rp6 triliun-Rp9 triliun,&quot; kata Istata, Selasa (10/3/2020).
&amp;nbsp;
 
5. Pembebasan Lahan 100%

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi menjelaskan  saat ini pembebasan lahan untuk bandara tidak ada masalah, karena sudah  sepenuhnya dibebaskan. Pasalnya, bandara ini masuk ke dalam proyek  strategis nasional (PSN).

&quot;Lahan hampir 100% karena kita didukung penuh pemerintah karena ini salah satu proyek strategis nasional,&quot; katanya.

Senada juga dengan yang dikatakan Direktur PT Gudang Garam Tbk Istata  T Siddharta. Dirinya menyebut pembebasan lahan tak menemui kesulitan  yang berarti mengingat pembangunan juga didukung oleh masyarakat  sekitar.

&quot;Soal pembebasan lahan sudah akan 100%. Karena kita didukung penuh  oleh pemerintah. Dan bandara Kediri merupakan salah satu program  strategis nasional. Jadi kelihatannya, dari masyarakat setempat pun  sangat membantu. Dan praktis sudah hampir tuntas,&quot; tutur Istata.
&amp;nbsp;
 
6. Dibangun di Desa Grogol dan Desa Bulusari

Selain itu, Faik juga menjelaskan rencananya, Bandara Dhoho Kediri  ini akan dibangun di Desa Grogol, Kecamatan Grogol dan Desa Bulusari,  Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Jarak Desa Grogol ke Pusat Kota  Kediri sekitar 13 km dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Sementara jarak dari Bandara Juanda Sidoarjo sekitar 120 km dengan  waktu tempuh 1,5 hingga 2 jam perjalanan via jalan tol. Sedangkan jarak  dari Bandara Abdul Rachman Saleh Malang sekitar 87 km dengan waktu  tempuh perjalanan darat 3 hingga 4 jam.

&quot;Jadi memang, posisi bandara ini bandara Dhoho akan dibangun di Desa  Grogol kecamatan Grogol jaraknya 13 Km dari pusat kota kediri atau waktu  tempuhnya sekitar 30 menit,&quot; kata Faik.
7. Target Rampung 2 Tahun
 
&amp;nbsp;
Direktur PT Gudang Garam Tbk Istata T Siddharta menyebut pembangunan   Bandara Dhoho Kediri akan memakan waktu kurang lebih 2 tahun lamanya.   Namun pihaknya mengatakan tetap mengutamakan kualitas.

&quot;Target di tahun kalau target dua tahun kami sih maunya dua tahun.   Tapi kalau meleset yang penting buat kami kualitas lah. Timing lebih   penting tapi kualitas lebih pentinglah,&quot; jelasnya.

8. Dibangun Seluas 13.558 Meter Persegi, Kapasitas 1,5 Juta Penumpang

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi memaparkan   Bandara Dhoho Kediri direncanakan akan dibangun seluas 13.558 meter   persegi dari luas total lahan bandara hampir 400 hektare dengan dimensi   runway 2.400 meter x 45 meter untuk kapasitas 1,5 juta penumpang per   tahun.

&quot;Untuk luasannya sampai 3.300 meter sehingga memang dimungkinkan   didarati pesawat besar. Dan kemudian terminal juga akan dibangun sekitar   26.350 meter. Jadi dari sisi spesifikasi bandara dibutuhkan untuk   pesawat berbadan besar,&quot; kata Faik

</content:encoded></item></channel></rss>
