<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Pantau Ketat Utang Luar Negeri yang Terus Naik</title><description>Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus meningkatkan koordinasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/16/20/2183916/bi-pantau-ketat-utang-luar-negeri-yang-terus-naik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/16/20/2183916/bi-pantau-ketat-utang-luar-negeri-yang-terus-naik"/><item><title>BI Pantau Ketat Utang Luar Negeri yang Terus Naik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/16/20/2183916/bi-pantau-ketat-utang-luar-negeri-yang-terus-naik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/16/20/2183916/bi-pantau-ketat-utang-luar-negeri-yang-terus-naik</guid><pubDate>Senin 16 Maret 2020 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/16/20/2183916/utang-luar-negeri-terus-naik-bi-pantau-ketat-M4uABXUdp0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Utang Luar Negeri RI Naik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/16/20/2183916/utang-luar-negeri-terus-naik-bi-pantau-ketat-M4uABXUdp0.jpg</image><title>Utang Luar Negeri RI Naik (Foto: Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.
Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menyokong pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian. Demikian seperti dikutip keterangan resmi BI, Jakarta, Senin (16/3/2020).
BI mengklaim, struktur Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tetap sehat didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.
Kondisi tersebut tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada Januari 2020 sebesar 36,0%, menurun dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya.Di samping itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 89,3% dari total ULN.
Sekadar informasi, BI mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada  Januari 2020 USD410,8 miliar. Utang ini naik 7,5% dibandingkan bulan  sebelumnya yang naik 7,7%.
ULN Indonesia sebesar USD410,8 miliar terdiri dari terdiri dari ULN  sektor publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar USD207,8 miliar dan  ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar USD203,0 miliar.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.
Peran ULN juga akan terus dioptimalkan dalam menyokong pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian. Demikian seperti dikutip keterangan resmi BI, Jakarta, Senin (16/3/2020).
BI mengklaim, struktur Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tetap sehat didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.
Kondisi tersebut tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada Januari 2020 sebesar 36,0%, menurun dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya.Di samping itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 89,3% dari total ULN.
Sekadar informasi, BI mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada  Januari 2020 USD410,8 miliar. Utang ini naik 7,5% dibandingkan bulan  sebelumnya yang naik 7,7%.
ULN Indonesia sebesar USD410,8 miliar terdiri dari terdiri dari ULN  sektor publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar USD207,8 miliar dan  ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar USD203,0 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
