<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Virus Corona pada Proyek Blok Masela</title><description>Mewabahnya virus corona atau Covid-19 berdampak pada sejumlah sektor di Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/16/320/2184217/dampak-virus-corona-pada-proyek-blok-masela</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/16/320/2184217/dampak-virus-corona-pada-proyek-blok-masela"/><item><title>Dampak Virus Corona pada Proyek Blok Masela</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/16/320/2184217/dampak-virus-corona-pada-proyek-blok-masela</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/16/320/2184217/dampak-virus-corona-pada-proyek-blok-masela</guid><pubDate>Senin 16 Maret 2020 21:11 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/16/320/2184217/dampak-virus-corona-pada-proyek-blok-masela-WUiIu59YkN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/16/320/2184217/dampak-virus-corona-pada-proyek-blok-masela-WUiIu59YkN.jpg</image><title>Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Mewabahnya virus corona atau Covid-19 berdampak pada sejumlah sektor di Indonesia. Salah satunya pengerjaan pembangunan proyek kilang LNG Masela.
Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno mengatakan, merebaknya virus Covid-19 berdampak pada proses pembangunan Blok Masela yang sedang berlangsung. Namun hal ini masih dapat diantisipasi.
Baca Juga: Inpex Teken MoU Jual Beli Gas Blok Masela dengan PLN-Pupuk Indonesia
&amp;ldquo;Konsekuensi yang nampak adalah soal tata waktu yang sedikit tersita. Dibutuhkan sekitar satu bulan untuk membersihkan peralatan survei dengan desinfektan, khususnya peralatan yang berasal dari negara yang terpapar Covid-19. Peralatan survey ini sangat penting karena support data langsung untuk keperluan FEED,&amp;rdquo; jelas Julius, dalam ketarangan SKK Migas, Senin (16/3/2020).
Namun, menurut  Julius,  meskipun ada kendala  tata waktu, SKK Migas tetap berkomitmen untuk  mengawal  proyek agar selesai sesuai rencana untuk memenuhi target visi 1 juta barel tahun 2030.
Baca Juga: PGN Jajaki Serap Produksi Gas Masela
Selain itu, saat ini Inpex juga melakukan tender Front End Engeineering Design (FEED) dan membuat pedoman rencana tender EPC (Engeineering, Procurement and Construction) yang akan digunakan sebagai parameter Final Investment Decision (FID).
FID  tersebut ditargetkan akan dilakukan pada kuartal-IV 2022. Kemudian pada kuartal I-2023 dilakukan konstruksi.

</description><content:encoded>JAKARTA - Mewabahnya virus corona atau Covid-19 berdampak pada sejumlah sektor di Indonesia. Salah satunya pengerjaan pembangunan proyek kilang LNG Masela.
Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno mengatakan, merebaknya virus Covid-19 berdampak pada proses pembangunan Blok Masela yang sedang berlangsung. Namun hal ini masih dapat diantisipasi.
Baca Juga: Inpex Teken MoU Jual Beli Gas Blok Masela dengan PLN-Pupuk Indonesia
&amp;ldquo;Konsekuensi yang nampak adalah soal tata waktu yang sedikit tersita. Dibutuhkan sekitar satu bulan untuk membersihkan peralatan survei dengan desinfektan, khususnya peralatan yang berasal dari negara yang terpapar Covid-19. Peralatan survey ini sangat penting karena support data langsung untuk keperluan FEED,&amp;rdquo; jelas Julius, dalam ketarangan SKK Migas, Senin (16/3/2020).
Namun, menurut  Julius,  meskipun ada kendala  tata waktu, SKK Migas tetap berkomitmen untuk  mengawal  proyek agar selesai sesuai rencana untuk memenuhi target visi 1 juta barel tahun 2030.
Baca Juga: PGN Jajaki Serap Produksi Gas Masela
Selain itu, saat ini Inpex juga melakukan tender Front End Engeineering Design (FEED) dan membuat pedoman rencana tender EPC (Engeineering, Procurement and Construction) yang akan digunakan sebagai parameter Final Investment Decision (FID).
FID  tersebut ditargetkan akan dilakukan pada kuartal-IV 2022. Kemudian pada kuartal I-2023 dilakukan konstruksi.

</content:encoded></item></channel></rss>
