<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Khawatir Virus Corona, Pengunjung Pusat Perbelanjaan Turun hingga 50%</title><description>Pemerintah meminta seluruh aktivitas seperti kerja, sekolah hingga beribadah dilakukan dirumah</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/17/320/2184614/khawatir-virus-corona-pengunjung-pusat-perbelanjaan-turun-hingga-50</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/17/320/2184614/khawatir-virus-corona-pengunjung-pusat-perbelanjaan-turun-hingga-50"/><item><title>Khawatir Virus Corona, Pengunjung Pusat Perbelanjaan Turun hingga 50%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/17/320/2184614/khawatir-virus-corona-pengunjung-pusat-perbelanjaan-turun-hingga-50</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/17/320/2184614/khawatir-virus-corona-pengunjung-pusat-perbelanjaan-turun-hingga-50</guid><pubDate>Selasa 17 Maret 2020 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/17/320/2184614/khawatir-virus-corona-pengunjung-pusat-perbelanjaan-turun-hingga-50-N6gJcM8dH4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengusaha Ritel Merasakan Imbas Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/17/320/2184614/khawatir-virus-corona-pengunjung-pusat-perbelanjaan-turun-hingga-50-N6gJcM8dH4.jpg</image><title>Pengusaha Ritel Merasakan Imbas Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah meminta seluruh aktivitas seperti kerja, sekolah hingga beribadah dilakukan dirumah. Hal ini dilakukan untuk mencegah meluasnya virus corona atau Covid-19 karena banyak berinteraksi atau bertemu dengan banyak orang.
Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) pun mencatat penurunan jumlah kunjungan ke pusat-pusat perbelanjaan, karena khawatir virus corona.
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Bicara soal Masker, dari Harga hingga Impor dari Eropa
&quot;Sekarang sudah mulai sepi karena orang jarang berkunjung ke pusat belanja. Minimal berkunjung datang ke pusat belanja 50%,&quot; tutur  Dewan Penasehat Hippindo Tutum Rahanta, saat dihubungi Okezone, Selasa (17/3/2020).
Turum mengatakan, dari banyak ritel, hanya sektor kebutuhan pokok yang masih ramai. Sedangkan pengunjung pada ritel lain seperti restoran, pakaian dan lainnya sepi karena banyak pengunjung tidak mau berlama-lama di pusat belanja.
Baca Juga:&amp;nbsp;Aksi Pemerintah dan Peritel dalam Menjaga Harga Masker di Tengah Wabah Korona
&quot;Ritel yang kebutuhan sehari-hari masih lumayan. Tapi kan masih banyak ritel lain, restoran, baju dan lainnnya. Supermarket kan baru satu bidang pusat belanja saja,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah meminta seluruh aktivitas seperti kerja, sekolah hingga beribadah dilakukan dirumah. Hal ini dilakukan untuk mencegah meluasnya virus corona atau Covid-19 karena banyak berinteraksi atau bertemu dengan banyak orang.
Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) pun mencatat penurunan jumlah kunjungan ke pusat-pusat perbelanjaan, karena khawatir virus corona.
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir Bicara soal Masker, dari Harga hingga Impor dari Eropa
&quot;Sekarang sudah mulai sepi karena orang jarang berkunjung ke pusat belanja. Minimal berkunjung datang ke pusat belanja 50%,&quot; tutur  Dewan Penasehat Hippindo Tutum Rahanta, saat dihubungi Okezone, Selasa (17/3/2020).
Turum mengatakan, dari banyak ritel, hanya sektor kebutuhan pokok yang masih ramai. Sedangkan pengunjung pada ritel lain seperti restoran, pakaian dan lainnya sepi karena banyak pengunjung tidak mau berlama-lama di pusat belanja.
Baca Juga:&amp;nbsp;Aksi Pemerintah dan Peritel dalam Menjaga Harga Masker di Tengah Wabah Korona
&quot;Ritel yang kebutuhan sehari-hari masih lumayan. Tapi kan masih banyak ritel lain, restoran, baju dan lainnnya. Supermarket kan baru satu bidang pusat belanja saja,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
