<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengekor The Fed, BI Diprediksi Bakal Turunkan Suku Bunga Lagi</title><description>Bank Indonesia akan menggelar konferensi pers terkait hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/19/20/2185702/mengekor-the-fed-bi-diprediksi-bakal-turunkan-suku-bunga-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/19/20/2185702/mengekor-the-fed-bi-diprediksi-bakal-turunkan-suku-bunga-lagi"/><item><title>Mengekor The Fed, BI Diprediksi Bakal Turunkan Suku Bunga Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/19/20/2185702/mengekor-the-fed-bi-diprediksi-bakal-turunkan-suku-bunga-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/19/20/2185702/mengekor-the-fed-bi-diprediksi-bakal-turunkan-suku-bunga-lagi</guid><pubDate>Kamis 19 Maret 2020 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/19/20/2185702/mengekor-the-fed-bi-diprediksi-bakal-turunkan-suku-bunga-lagi-L12ZlNfEHp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Indonesia (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/19/20/2185702/mengekor-the-fed-bi-diprediksi-bakal-turunkan-suku-bunga-lagi-L12ZlNfEHp.jpg</image><title>Bank Indonesia (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia akan menggelar konferensi pers terkait hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada hari ini. Salah satu yang akan diumumkan mengenai suku bunga acuan atau BI Rate.

Pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudhistira memperkirakan Bank Indonesia akan kembali memangkas suku bunga acuannya (BI-Rate) sebesar 25 basis poin atau 0,25%. Penurunan suku bunga ini bisa menjadi stimulus tambahan bagi sektor rill setelah dua vitamin yang dikeluarkan pemerintah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Fakta-Fakta BI Turunkan Suku Bunga Acuan Imbas Virus Korona
&quot;Diperkirakan BI akan memangkas bunga acuan 25 BPS sebagai bentuk stimulus ke sektor rill,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (19/3/2020).

Menurut Bhima, saat ini momentum yang tepat bagi BI untuk menurunkan kembali suku bunga acuannya. Apalagi para pelaku usaha ini sedang terjepit akibat wabah virus Corona.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ada Virus Korona, BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 4,75%
Selain itu, berbagai stimulus juga sudah ditebar oleh pemerintah. Dari mulai stimulus perpajakan, permudah ekspor impor hingga stimulus untuk hot dan restoran.

&quot;Pelaku usaha terjepit oleh dampak virus corona sehingga diperlukan stimulus moneter. Kemarin kan dalam paket stimulus 1 dan 2 sudah banyak bicara insentif perpajakan, yang bagian moneter dirasa masih kurang. Momentumnya saat ini untuk turunkan bunga acuan,&quot; jelasnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sikapi Virus Korona, Akankah BI Tahan Atau Turunkan BI Rate? 
Selain itu, Bank Sentral Amerika Serikat alis The Fed juga kini sudah menurunkan suku bunganya hingga mendekati 0%. Oleh karena itu, dirinya menilai penurunan suku bunga oleh BI akan sangat tepat agar tidak tertinggal dari negara lainnya.

&quot;Dari eksternal Fed sudah turunkan bunga hingga mendekati 0%. Kemudian Fed mulai lakukan quantitative easing. Dan di ikuti beberapa bank sentral lain. BI jangan sampai ketinggalan gerbong,&quot; jelasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia akan menggelar konferensi pers terkait hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada hari ini. Salah satu yang akan diumumkan mengenai suku bunga acuan atau BI Rate.

Pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudhistira memperkirakan Bank Indonesia akan kembali memangkas suku bunga acuannya (BI-Rate) sebesar 25 basis poin atau 0,25%. Penurunan suku bunga ini bisa menjadi stimulus tambahan bagi sektor rill setelah dua vitamin yang dikeluarkan pemerintah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Fakta-Fakta BI Turunkan Suku Bunga Acuan Imbas Virus Korona
&quot;Diperkirakan BI akan memangkas bunga acuan 25 BPS sebagai bentuk stimulus ke sektor rill,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (19/3/2020).

Menurut Bhima, saat ini momentum yang tepat bagi BI untuk menurunkan kembali suku bunga acuannya. Apalagi para pelaku usaha ini sedang terjepit akibat wabah virus Corona.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ada Virus Korona, BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 4,75%
Selain itu, berbagai stimulus juga sudah ditebar oleh pemerintah. Dari mulai stimulus perpajakan, permudah ekspor impor hingga stimulus untuk hot dan restoran.

&quot;Pelaku usaha terjepit oleh dampak virus corona sehingga diperlukan stimulus moneter. Kemarin kan dalam paket stimulus 1 dan 2 sudah banyak bicara insentif perpajakan, yang bagian moneter dirasa masih kurang. Momentumnya saat ini untuk turunkan bunga acuan,&quot; jelasnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sikapi Virus Korona, Akankah BI Tahan Atau Turunkan BI Rate? 
Selain itu, Bank Sentral Amerika Serikat alis The Fed juga kini sudah menurunkan suku bunganya hingga mendekati 0%. Oleh karena itu, dirinya menilai penurunan suku bunga oleh BI akan sangat tepat agar tidak tertinggal dari negara lainnya.

&quot;Dari eksternal Fed sudah turunkan bunga hingga mendekati 0%. Kemudian Fed mulai lakukan quantitative easing. Dan di ikuti beberapa bank sentral lain. BI jangan sampai ketinggalan gerbong,&quot; jelasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
