<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Prediksi Ekonomi Dunia Hanya Tumbuh 1,5%</title><description>Presiden Joko Widodo (jokowi) memprediksi ekonomi dunia di tengah wabah virus Corona atau Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/20/20/2186346/presiden-jokowi-prediksi-ekonomi-dunia-hanya-tumbuh-1-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/20/20/2186346/presiden-jokowi-prediksi-ekonomi-dunia-hanya-tumbuh-1-5"/><item><title>Presiden Jokowi Prediksi Ekonomi Dunia Hanya Tumbuh 1,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/20/20/2186346/presiden-jokowi-prediksi-ekonomi-dunia-hanya-tumbuh-1-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/20/20/2186346/presiden-jokowi-prediksi-ekonomi-dunia-hanya-tumbuh-1-5</guid><pubDate>Jum'at 20 Maret 2020 12:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/20/20/2186346/presiden-jokowi-prediksi-ekonomi-dunia-hanya-tumbuh-1-5-0e9mwxJzpe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Telekonferensi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/20/20/2186346/presiden-jokowi-prediksi-ekonomi-dunia-hanya-tumbuh-1-5-0e9mwxJzpe.jpg</image><title>Presiden Jokowi Telekonferensi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (jokowi) memprediksi ekonomi dunia di tengah wabah virus Corona atau Covid-19. Di mana, hal ini setelah berkoordinasi dengan para pemangku kebijakan ekonomi.

&quot;diperkirakan pertumbuhan perekonomian dunia akan turun dari 3 persen menjadi 1,5 persen atau mungkin lebih dari itu,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Jumat (20/3/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tidak Ada Kepastian, BI Pangkas Proyeksi Ekonomi Dunia Jadi 2,5%
Hal ini dikarenakan penyebaran pandemik Virus Corona tidak hanya menyerang kesehatan masyarakat. Di mana, wabah tersebut memberikan implikasi besar ke perekonomian dunia.

&quot;Tantangan ini harus kita hadapi dan kita jawab,&quot; ujarnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Virus Corona Meluas, Resesi Global Makin Terasa
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan proyeksi penurunan ekonomi dunia menjadi 2,5% dari prakiraan sebelumnya sebesar 3%. Penurunan terjadi karena tidak ada kepastian untuk ekonomi global di tengah virus corona.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, penyebaran Covid-19 yang cepat di luar China memberikan ketidakpasitan pada ekonomi dunia, karena virus ini sudah menyebar ke-159 negara tidak hanya di Asia, tapi ke AS dan Eropa.

&quot;Perkembangan ini membuat kepastian tinggi dan menurunkan kinerja pasar keuangan global, menekan mata uang dunia termasuk Rupiah,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (jokowi) memprediksi ekonomi dunia di tengah wabah virus Corona atau Covid-19. Di mana, hal ini setelah berkoordinasi dengan para pemangku kebijakan ekonomi.

&quot;diperkirakan pertumbuhan perekonomian dunia akan turun dari 3 persen menjadi 1,5 persen atau mungkin lebih dari itu,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Jumat (20/3/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tidak Ada Kepastian, BI Pangkas Proyeksi Ekonomi Dunia Jadi 2,5%
Hal ini dikarenakan penyebaran pandemik Virus Corona tidak hanya menyerang kesehatan masyarakat. Di mana, wabah tersebut memberikan implikasi besar ke perekonomian dunia.

&quot;Tantangan ini harus kita hadapi dan kita jawab,&quot; ujarnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Virus Corona Meluas, Resesi Global Makin Terasa
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan proyeksi penurunan ekonomi dunia menjadi 2,5% dari prakiraan sebelumnya sebesar 3%. Penurunan terjadi karena tidak ada kepastian untuk ekonomi global di tengah virus corona.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, penyebaran Covid-19 yang cepat di luar China memberikan ketidakpasitan pada ekonomi dunia, karena virus ini sudah menyebar ke-159 negara tidak hanya di Asia, tapi ke AS dan Eropa.

&quot;Perkembangan ini membuat kepastian tinggi dan menurunkan kinerja pasar keuangan global, menekan mata uang dunia termasuk Rupiah,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
