<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lebanon Tangguhkan Pembayaran Utang Eurobonds demi Hemat Devisa</title><description>Kementerian keuangan Lebanon mengatakan akan berhenti membayar semua utang Eurobond-nya dalam mata uang dolar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/24/20/2188074/lebanon-tangguhkan-pembayaran-utang-eurobonds-demi-hemat-devisa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/24/20/2188074/lebanon-tangguhkan-pembayaran-utang-eurobonds-demi-hemat-devisa"/><item><title>Lebanon Tangguhkan Pembayaran Utang Eurobonds demi Hemat Devisa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/24/20/2188074/lebanon-tangguhkan-pembayaran-utang-eurobonds-demi-hemat-devisa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/24/20/2188074/lebanon-tangguhkan-pembayaran-utang-eurobonds-demi-hemat-devisa</guid><pubDate>Selasa 24 Maret 2020 10:33 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/24/20/2188074/lebanon-tangguhkan-pembayaran-utang-eurobonds-demi-hemat-devisa-xKXXGmRWXS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dolar AS (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/24/20/2188074/lebanon-tangguhkan-pembayaran-utang-eurobonds-demi-hemat-devisa-xKXXGmRWXS.jpg</image><title>Dolar AS (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian keuangan Lebanon mengatakan akan berhenti membayar semua utang Eurobond-nya dalam mata uang dolar. Utang tersebut akan jatuh tempo dalam 15 tahun ke depan.
Baca Juga: SoftBank Jual Aset USD41 Miliar, Buyback Saham dan Bayar Utang
 
Upaya ini dilakukan Kemenkeu untuk menjaga cadangan mata uang asing yang terus berkurang. Lebanon, yang dilanda krisis likuiditas dolar di tengah resesi terburuk ekonominya dalam puluhan tahun, bersiap gagal bayar sisa utang Eurobonds USD30 miliar.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/10/61926/318000_medium.jpg&quot; alt=&quot;Rupiah Menguat 40 Poin dari Dolar AS di Tengah Ancaman Korona&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Negara itu menangguhkan pembayaran Eurobonds USD1,2 miliar sebelum tenggat 9 Maret &amp;ndash; kegagalan pertama pembayaran - dan mengatakan akan mengupayakan negosiasi restrukturisasi dengan kreditor mengenai sisa tumpukan utangnya.
Baca Juga: Debitur yang Terdampak Virus Corono Bisa Restrukturisasi Utang
 
Kementerian keuangan mengatakan akan mengadakan diskusi itikad baik dengan kreditor sedini mungkin. Kementerian keuangan berencana mengadakan penjelasan bagi investor pada 27 Maret, tetapi tidak memberi rincian, demikian dilansir dari VOA, Selasa (24/3/2020).</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian keuangan Lebanon mengatakan akan berhenti membayar semua utang Eurobond-nya dalam mata uang dolar. Utang tersebut akan jatuh tempo dalam 15 tahun ke depan.
Baca Juga: SoftBank Jual Aset USD41 Miliar, Buyback Saham dan Bayar Utang
 
Upaya ini dilakukan Kemenkeu untuk menjaga cadangan mata uang asing yang terus berkurang. Lebanon, yang dilanda krisis likuiditas dolar di tengah resesi terburuk ekonominya dalam puluhan tahun, bersiap gagal bayar sisa utang Eurobonds USD30 miliar.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/10/61926/318000_medium.jpg&quot; alt=&quot;Rupiah Menguat 40 Poin dari Dolar AS di Tengah Ancaman Korona&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Negara itu menangguhkan pembayaran Eurobonds USD1,2 miliar sebelum tenggat 9 Maret &amp;ndash; kegagalan pertama pembayaran - dan mengatakan akan mengupayakan negosiasi restrukturisasi dengan kreditor mengenai sisa tumpukan utangnya.
Baca Juga: Debitur yang Terdampak Virus Corono Bisa Restrukturisasi Utang
 
Kementerian keuangan mengatakan akan mengadakan diskusi itikad baik dengan kreditor sedini mungkin. Kementerian keuangan berencana mengadakan penjelasan bagi investor pada 27 Maret, tetapi tidak memberi rincian, demikian dilansir dari VOA, Selasa (24/3/2020).</content:encoded></item></channel></rss>
