<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi Covid-19, Kemenristek Buat Konsorsium Riset dan Inovasi   </title><description>Konsorsium Riset dan Inovasi untuk mencegah, mendeteksi, dan merespon secara cepat penyakit COVID-19</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/26/320/2189278/hadapi-covid-19-kemenristek-buat-konsorsium-riset-dan-inovasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/26/320/2189278/hadapi-covid-19-kemenristek-buat-konsorsium-riset-dan-inovasi"/><item><title>Hadapi Covid-19, Kemenristek Buat Konsorsium Riset dan Inovasi   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/26/320/2189278/hadapi-covid-19-kemenristek-buat-konsorsium-riset-dan-inovasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/26/320/2189278/hadapi-covid-19-kemenristek-buat-konsorsium-riset-dan-inovasi</guid><pubDate>Kamis 26 Maret 2020 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/26/320/2189278/hadapi-covid-19-kemenristek-buat-konsorsium-riset-dan-inovasi-wl6lq7OpTz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/26/320/2189278/hadapi-covid-19-kemenristek-buat-konsorsium-riset-dan-inovasi-wl6lq7OpTz.jpg</image><title>Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) membentuk Konsorsium Riset dan Inovasi untuk mencegah, mendeteksi, dan merespon secara cepat penyakit COVID-19 yang secara singkat disebut sebagai Konsorsium COVID-19.
&amp;ldquo;Seluruh tim peneliti Kemenristek/BRIN sedang bekerja keras untuk membantu mencegah, mendeteksi, dan merespon secara sepat penyakit COVID-19 di antaranya dengan menemukan alat deteksi atau diagnosis, suplemen, obat, dan vaksin untuk pasien COVID-19. Ada target jangka pendek, menengah, dan panjang yang harus dicapai,&amp;rdquo; papar Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro dalam video telekonferensi, Kamis (26/3/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Curhat Buruh Pabrik Garmen yang Masih Masuk Kerja di Tengah Wabah Covid-19
Menteri Bambang menjelaskan, konsorsium tersebut dilakukan sehubungan dengan semakin luasnya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang telah ditetapkan sebagai pandemi global oleh World Health Organization (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020.
Dengan demikian langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergis antar Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk melakukan refocusing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan (COVID-19) bisa segera dilakukan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Siap-Siap, Ini Dampak 'Libur' Bayar Cicilan Kredit Motor
Seperti diketahui, penderita infeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia kembali bertambah pada Rabu (25/3/2020). Jumlahnya kini bertambah 105 orang, sehingga total pasien corona menjadi 790 orang.
&quot;Jumlah kasus bertambah 105 dari data kemarin bahwa realnya 685 sehingga total kasus hari ini menjadi 790 orang,&quot; kata juru bicara pemerintah Achmad Yurianto saat konferensi pers di Jakarta yang disiarkan langsung, Rabu (25/3/2020).
Sedangkan jumlah korban meninggal dunia dan sembuh juga ikut bertambah. Korban meninggal bertambah 3 orang dan total mencapai 58 orang. Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah 1 orang menjadi 31 orang.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) membentuk Konsorsium Riset dan Inovasi untuk mencegah, mendeteksi, dan merespon secara cepat penyakit COVID-19 yang secara singkat disebut sebagai Konsorsium COVID-19.
&amp;ldquo;Seluruh tim peneliti Kemenristek/BRIN sedang bekerja keras untuk membantu mencegah, mendeteksi, dan merespon secara sepat penyakit COVID-19 di antaranya dengan menemukan alat deteksi atau diagnosis, suplemen, obat, dan vaksin untuk pasien COVID-19. Ada target jangka pendek, menengah, dan panjang yang harus dicapai,&amp;rdquo; papar Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro dalam video telekonferensi, Kamis (26/3/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Curhat Buruh Pabrik Garmen yang Masih Masuk Kerja di Tengah Wabah Covid-19
Menteri Bambang menjelaskan, konsorsium tersebut dilakukan sehubungan dengan semakin luasnya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang telah ditetapkan sebagai pandemi global oleh World Health Organization (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020.
Dengan demikian langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergis antar Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk melakukan refocusing kegiatan, realokasi anggaran, serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan (COVID-19) bisa segera dilakukan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Siap-Siap, Ini Dampak 'Libur' Bayar Cicilan Kredit Motor
Seperti diketahui, penderita infeksi virus corona (Covid-19) di Indonesia kembali bertambah pada Rabu (25/3/2020). Jumlahnya kini bertambah 105 orang, sehingga total pasien corona menjadi 790 orang.
&quot;Jumlah kasus bertambah 105 dari data kemarin bahwa realnya 685 sehingga total kasus hari ini menjadi 790 orang,&quot; kata juru bicara pemerintah Achmad Yurianto saat konferensi pers di Jakarta yang disiarkan langsung, Rabu (25/3/2020).
Sedangkan jumlah korban meninggal dunia dan sembuh juga ikut bertambah. Korban meninggal bertambah 3 orang dan total mencapai 58 orang. Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah 1 orang menjadi 31 orang.</content:encoded></item></channel></rss>
