<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Dibuka Anjlok Imbas Kekhawatiran Kerusakan Perekonomian</title><description>Wall Street dibuka turun tajam pada perdagangan hari ini. Penurunan tersebut disinyalir akan kerusakan ekonomi dari virus Corona.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/27/278/2190174/wall-street-dibuka-anjlok-imbas-kekhawatiran-kerusakan-perekonomian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/27/278/2190174/wall-street-dibuka-anjlok-imbas-kekhawatiran-kerusakan-perekonomian"/><item><title>Wall Street Dibuka Anjlok Imbas Kekhawatiran Kerusakan Perekonomian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/27/278/2190174/wall-street-dibuka-anjlok-imbas-kekhawatiran-kerusakan-perekonomian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/27/278/2190174/wall-street-dibuka-anjlok-imbas-kekhawatiran-kerusakan-perekonomian</guid><pubDate>Jum'at 27 Maret 2020 21:12 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/27/278/2190174/wall-street-dibuka-anjlok-imbas-kekhawatiran-kerusakan-perekonomian-8g9iLonXuk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/27/278/2190174/wall-street-dibuka-anjlok-imbas-kekhawatiran-kerusakan-perekonomian-8g9iLonXuk.jpg</image><title>Wall Street (Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Wall Street dibuka turun tajam pada perdagangan hari ini. Penurunan tersebut disinyalir akan kerusakan ekonomi dari virus Corona atau Covid-19 yang menyebar lebih cepat.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (27/3/2020), Dow Jones Industrial Average turun 653,70 poin, atau 2,90%, pada pembukaan menjadi 21.898,47 sementara itu S&amp;amp;P 500 dibuka lebih rendah sebesar 74,20 poin, atau 2,82%, pada 2.555,87. Sedangkan, Nasdaq Composite turun 243,29 poin, atau 3,12%, menjadi 7.554,25.
 
Baca juga: Wall Street Menguat, Investor Berharap Stimulus Ekonomi Ditambah
Kejatuhan tersebut sehari setelah S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones membukukan kinerja terbaiknya sejak 1930-an.

Kegelisahan pada minggu ini, setelah ketiga indeks utama telah melonjak antara 13,3% dan 17,6% imbas pelonggaran kebijakan yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Federal Reserve AS. Serta, harapan tagihan bantuan stimulus pemerintah USD2,2 triliun.
 
Baca juga: Wall Street Mixed di Tengah Paket Stimulus USD2 Triliun 
Perdebatan mengenai proposal tersebut, yang bertujuan membanjiri negara dengan uang tunai dalam upaya untuk melawan dampak ekonomi dari wabah yang semakin intensif, dijadwalkan akan dimulai di Dewan Perwakilan AS di hari Jumat nanti.</description><content:encoded>NEW YORK - Wall Street dibuka turun tajam pada perdagangan hari ini. Penurunan tersebut disinyalir akan kerusakan ekonomi dari virus Corona atau Covid-19 yang menyebar lebih cepat.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (27/3/2020), Dow Jones Industrial Average turun 653,70 poin, atau 2,90%, pada pembukaan menjadi 21.898,47 sementara itu S&amp;amp;P 500 dibuka lebih rendah sebesar 74,20 poin, atau 2,82%, pada 2.555,87. Sedangkan, Nasdaq Composite turun 243,29 poin, atau 3,12%, menjadi 7.554,25.
 
Baca juga: Wall Street Menguat, Investor Berharap Stimulus Ekonomi Ditambah
Kejatuhan tersebut sehari setelah S&amp;amp;P 500 dan Dow Jones membukukan kinerja terbaiknya sejak 1930-an.

Kegelisahan pada minggu ini, setelah ketiga indeks utama telah melonjak antara 13,3% dan 17,6% imbas pelonggaran kebijakan yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Federal Reserve AS. Serta, harapan tagihan bantuan stimulus pemerintah USD2,2 triliun.
 
Baca juga: Wall Street Mixed di Tengah Paket Stimulus USD2 Triliun 
Perdebatan mengenai proposal tersebut, yang bertujuan membanjiri negara dengan uang tunai dalam upaya untuk melawan dampak ekonomi dari wabah yang semakin intensif, dijadwalkan akan dimulai di Dewan Perwakilan AS di hari Jumat nanti.</content:encoded></item></channel></rss>
