<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi Industri Manufaktur Tetap Jalan, Menperin: Ikuti Protokol Kesehatan</title><description>Kementerian Perindustrian mendorong pelaku industri dapat berperan aktif dalam upaya penanganan virus corona.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/27/320/2189771/produksi-industri-manufaktur-tetap-jalan-menperin-ikuti-protokol-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/27/320/2189771/produksi-industri-manufaktur-tetap-jalan-menperin-ikuti-protokol-kesehatan"/><item><title>Produksi Industri Manufaktur Tetap Jalan, Menperin: Ikuti Protokol Kesehatan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/27/320/2189771/produksi-industri-manufaktur-tetap-jalan-menperin-ikuti-protokol-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/27/320/2189771/produksi-industri-manufaktur-tetap-jalan-menperin-ikuti-protokol-kesehatan</guid><pubDate>Jum'at 27 Maret 2020 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/27/320/2189771/produksi-industri-manufaktur-tetap-jalan-menperin-ikuti-protokol-kesehatan-8LrsaW7QEW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pabrik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/27/320/2189771/produksi-industri-manufaktur-tetap-jalan-menperin-ikuti-protokol-kesehatan-8LrsaW7QEW.jpg</image><title>Pabrik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perindustrian mendorong pelaku industri dapat berperan aktif dalam upaya penanganan virus corona (Covid-19) yang tengah mewabah di Indonesia. Salah satu langkahnya adalah menjaga produktivitas bagi sektor-sektor industri yang terkait atau sedang dibutuhkan konsumen.
&amp;ldquo;Kami terus bertekad menciptakan iklim usaha yang kondusif agar industri-industri strategis masih tetap berjalan. Namun, perlu memperhatikan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah,&amp;rdquo; kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dilansir dari laman Kemenperin, Jumat (27/3/2020).
Baca Juga: Amerika Jadi Negara Tujuan Ekspor Utama Manufaktur RI
 
Menperin menyebutkan, pihaknya mengapresiasi pelaku industri makanan dan minuman di dalam negeri yang mempertahankan produksinya demi memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Menteri AGK juga mengimbau agar keselamatan dan kesehatan para karyawan tetap menjadi prioritas saat industri beroperasi.
&amp;ldquo;Hingga pekan lalu, aktivitas produksi sejumlah industri manufaktur masih berjalan normal, kami mengapresiasi industri dan para karyawannya yang tetap menjaga pasokan bagi masyarakat&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga: Naik 10,93%, Ekspor Manufaktur Tembus USD21 Miliar
 
Kemenperin juga memacu produktivitas industri penghasil alat pelindung diri (APD). Produk dari sektor ini sedang banyak dibutuhkan, terutama untuk tenaga medis. APD itu meliputi pakaian, caps, towel, masker, sarung tangan, pelindung kaki, pelindung tangan dan kacamata pelindung wajah (goggle).
Selanjutnya, Kemenperin masih terus memantau produktivitas industri sarung tangan karet dan industri penghasil masker. Sementara itu, industri penghasil cairan pembersih tangan (hand sanitizer) pun dipacu produksinya agar bisa memenuhi kebutuhan domestik yang sedang meningkat.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perindustrian mendorong pelaku industri dapat berperan aktif dalam upaya penanganan virus corona (Covid-19) yang tengah mewabah di Indonesia. Salah satu langkahnya adalah menjaga produktivitas bagi sektor-sektor industri yang terkait atau sedang dibutuhkan konsumen.
&amp;ldquo;Kami terus bertekad menciptakan iklim usaha yang kondusif agar industri-industri strategis masih tetap berjalan. Namun, perlu memperhatikan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah,&amp;rdquo; kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dilansir dari laman Kemenperin, Jumat (27/3/2020).
Baca Juga: Amerika Jadi Negara Tujuan Ekspor Utama Manufaktur RI
 
Menperin menyebutkan, pihaknya mengapresiasi pelaku industri makanan dan minuman di dalam negeri yang mempertahankan produksinya demi memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Menteri AGK juga mengimbau agar keselamatan dan kesehatan para karyawan tetap menjadi prioritas saat industri beroperasi.
&amp;ldquo;Hingga pekan lalu, aktivitas produksi sejumlah industri manufaktur masih berjalan normal, kami mengapresiasi industri dan para karyawannya yang tetap menjaga pasokan bagi masyarakat&amp;rdquo; ujarnya.
Baca Juga: Naik 10,93%, Ekspor Manufaktur Tembus USD21 Miliar
 
Kemenperin juga memacu produktivitas industri penghasil alat pelindung diri (APD). Produk dari sektor ini sedang banyak dibutuhkan, terutama untuk tenaga medis. APD itu meliputi pakaian, caps, towel, masker, sarung tangan, pelindung kaki, pelindung tangan dan kacamata pelindung wajah (goggle).
Selanjutnya, Kemenperin masih terus memantau produktivitas industri sarung tangan karet dan industri penghasil masker. Sementara itu, industri penghasil cairan pembersih tangan (hand sanitizer) pun dipacu produksinya agar bisa memenuhi kebutuhan domestik yang sedang meningkat.</content:encoded></item></channel></rss>
