<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pindah ke Kulonprogo, Bandara Adisutjipto Hanya Layani Pesawat Baling-Baling</title><description>PT Angkasa Pura (Persero) I akan mengoperasikan secara penuh Bandara baru internasional Yogyakarta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190441/pindah-ke-kulonprogo-bandara-adisutjipto-hanya-layani-pesawat-baling-baling</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190441/pindah-ke-kulonprogo-bandara-adisutjipto-hanya-layani-pesawat-baling-baling"/><item><title>Pindah ke Kulonprogo, Bandara Adisutjipto Hanya Layani Pesawat Baling-Baling</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190441/pindah-ke-kulonprogo-bandara-adisutjipto-hanya-layani-pesawat-baling-baling</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190441/pindah-ke-kulonprogo-bandara-adisutjipto-hanya-layani-pesawat-baling-baling</guid><pubDate>Sabtu 28 Maret 2020 15:54 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/28/320/2190441/pindah-ke-kulonprogo-bandara-adisutjipto-hanya-layani-pesawat-baling-baling-2rjob6okWj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/28/320/2190441/pindah-ke-kulonprogo-bandara-adisutjipto-hanya-layani-pesawat-baling-baling-2rjob6okWj.jpg</image><title>Pesawat (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Angkasa Pura (Persero) I akan mengoperasikan secara penuh Bandara baru internasional Yogyakarta (New Yogyakarta Internationa Aiprot/NYIA) pada esok hari. Penerbangan dari Bandara Adisutjipto akan dialihkan menuju bandara yang juga memiliki nama lain Bandara Kulonprogo.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, Bandara Adisutjipto akan tetap melayani penerbangan. Hanya saja, Bandara Adisucipto saat ini hanya melayani penerbangan pesawat baling-baling.
Baca Juga: Bandara Baru Yogyakarta Tampung 20 Juta Penumpang per Tahun
Penerbangan itu meliputi penerbangan komersial maupun non komersial. Selain itu, penerbangan yang dilayani juga bisa meliputi penerbangan doemstik dan juga internasional baik untuk VIP maupun non VIP.

&amp;ldquo;Bandara di Adisucipto tetap operasikan tapi operasinya menggunakan pesawat baling-baling (jarak dekat),&amp;rdquo; ujarnya dalam telekonferensi, Sabtu (28/3/2020).
Baca Juga: Imbas Corona, 53 Penerbangan di Bandara Baru Yogyakarta Dibatalkan
Saat ini lanjut Faik Fahmi, ada 11 movement pesawat baling-baling yang dilayani di Bandara Adisutjipto. Adapun rinciannya adalah terdiri dari 8 movement untuk pesawat Wings Air, 2 movement Citilink dan 1 movement maskapai Transnusa.
Ke depan, sudah ada beberapa permintaan penambahan dari maskapai  sehingga bandara Adisutjipto ini akan ada 29 pergerakan pesawat setiap  harinya. Ditargetkan, ada sekitar 2.000 penumpang setiap hari yang bisa  dilayani di Bandara Adisutjipto.

&quot;Kami menerima request penerbanga Wings 1 movement, cCitilink 11  movement, Tranausa 11 movement. Jadi ada 29 pergerakan pesawat  menggunakan pesawat baling-baling. Kalau direfleksikan bisa menampung  2.000 penumpang,&quot; jelasnya

Meskipun begitu lanjut Faik Fahmi, pihaknya akan membatasi jam  operasional dari Bandara Adisutjipto. Nantinya, bandara ini hanya  beroperasi dan melayani penerbangan dari pukul 05.00 WIB hingga pukul  18.00 wib

&quot;Adi Soetjipto tetap kita operasikan penerbangan menggunakan  baling-bali. Operasionalnya akan ada perubahan dari jam 5 pagi sampai 6  malam. Komersial berjadwal dan non berjadwal pesawat baling-baling,&quot;  kata Faik Fahmi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Angkasa Pura (Persero) I akan mengoperasikan secara penuh Bandara baru internasional Yogyakarta (New Yogyakarta Internationa Aiprot/NYIA) pada esok hari. Penerbangan dari Bandara Adisutjipto akan dialihkan menuju bandara yang juga memiliki nama lain Bandara Kulonprogo.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, Bandara Adisutjipto akan tetap melayani penerbangan. Hanya saja, Bandara Adisucipto saat ini hanya melayani penerbangan pesawat baling-baling.
Baca Juga: Bandara Baru Yogyakarta Tampung 20 Juta Penumpang per Tahun
Penerbangan itu meliputi penerbangan komersial maupun non komersial. Selain itu, penerbangan yang dilayani juga bisa meliputi penerbangan doemstik dan juga internasional baik untuk VIP maupun non VIP.

&amp;ldquo;Bandara di Adisucipto tetap operasikan tapi operasinya menggunakan pesawat baling-baling (jarak dekat),&amp;rdquo; ujarnya dalam telekonferensi, Sabtu (28/3/2020).
Baca Juga: Imbas Corona, 53 Penerbangan di Bandara Baru Yogyakarta Dibatalkan
Saat ini lanjut Faik Fahmi, ada 11 movement pesawat baling-baling yang dilayani di Bandara Adisutjipto. Adapun rinciannya adalah terdiri dari 8 movement untuk pesawat Wings Air, 2 movement Citilink dan 1 movement maskapai Transnusa.
Ke depan, sudah ada beberapa permintaan penambahan dari maskapai  sehingga bandara Adisutjipto ini akan ada 29 pergerakan pesawat setiap  harinya. Ditargetkan, ada sekitar 2.000 penumpang setiap hari yang bisa  dilayani di Bandara Adisutjipto.

&quot;Kami menerima request penerbanga Wings 1 movement, cCitilink 11  movement, Tranausa 11 movement. Jadi ada 29 pergerakan pesawat  menggunakan pesawat baling-baling. Kalau direfleksikan bisa menampung  2.000 penumpang,&quot; jelasnya

Meskipun begitu lanjut Faik Fahmi, pihaknya akan membatasi jam  operasional dari Bandara Adisutjipto. Nantinya, bandara ini hanya  beroperasi dan melayani penerbangan dari pukul 05.00 WIB hingga pukul  18.00 wib

&quot;Adi Soetjipto tetap kita operasikan penerbangan menggunakan  baling-bali. Operasionalnya akan ada perubahan dari jam 5 pagi sampai 6  malam. Komersial berjadwal dan non berjadwal pesawat baling-baling,&quot;  kata Faik Fahmi.</content:encoded></item></channel></rss>
