<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Bahan Baku dari China, RI Geber Produksi APD hingga Masker</title><description>Menyediakan kebutuhan bahan baku untuk produksi Alat Pelindung Diri (APD) dan masker.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190460/bahan-baku-dari-china-ri-geber-produksi-apd-hingga-masker</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190460/bahan-baku-dari-china-ri-geber-produksi-apd-hingga-masker"/><item><title>   Bahan Baku dari China, RI Geber Produksi APD hingga Masker</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190460/bahan-baku-dari-china-ri-geber-produksi-apd-hingga-masker</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190460/bahan-baku-dari-china-ri-geber-produksi-apd-hingga-masker</guid><pubDate>Sabtu 28 Maret 2020 21:28 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/28/320/2190460/bahan-baku-dari-china-ri-geber-produksi-apd-hingga-masker-faPkGLzbsd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Masker (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/28/320/2190460/bahan-baku-dari-china-ri-geber-produksi-apd-hingga-masker-faPkGLzbsd.jpg</image><title>Masker (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Jendral Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Muhammad Khayam menyampaikan, pihaknya telah meminta secara khusus kepada Indonesian Nonwoven Association (INWA) agar anggotanya bisa menyediakan kebutuhan bahan baku untuk produksi Alat Pelindung Diri (APD) dan masker.

&amp;ldquo;Asosiasi Nonwoven Indonesia juga telah diminta untuk men-supply kekurangan bahan baku APD dan masker, sehingga untuk memproduksi APD dan masker tidak ada lagi hambatan kebutuhan bahan baku,&amp;rdquo; kata Khayam dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (28/3/2020).
Baca Juga: Lawan Covid-19, Menperin Minta Industri Tekstil Produksi Masker dan APD
Selain itu, sejumlah perusahaan anggota Asosiasi Perusahaan Kawasan Berikat juga sedang menyiapkan infrastruktur untuk memproduksi masker dan APD dalam rangka penanganan Covid-19.

Khayam pun mengungkapkan, bahan baku dari China mulai dikirim ke Indonesia sejak pekan lalu. Oleh karenanya, Kemenperin terus mendorong industri dalam negeri untuk semakin meningkatkan kapasitas produksinya.
Baca Juga: Paket Stimulus Ekonomi Rp35.200 Triliun, GM Dipaksa Produksi Ventilator
&amp;ldquo;Bahkan BUMN tekstil juga, yaitu PT Industri Sandang Nusantara diminta untuk dapat mengambil peran dalam penanganan virus Covid-19 ini dengan memproduksi masker,&amp;rdquo; imbuhnya.
Pembuatan APD dan masker dalam negeri serta hasil produksinya  tersebut rencananya disalurkan ke sejumlah wilayah dengan skala  prioritas.

&amp;ldquo;Untuk saat ini, ada beberapa perusahaan yang siap membantu supply  kebutuhan bahan baku APD. Seperti PT Multispunindo, PT Sritex, Duniatex  Group, PT Hadtex, dan beberapa perusahaan tekstil dan produk tekstil  (TPT) lainnya,&amp;rdquo; sebutnya.

Diversifikas produksi oleh industri TPT diharapkan dapat memenuhi  kebutuhan APD dan masker yang saat ini cenderung meningkat. &amp;ldquo;Pemerintah  dan pelaku industri bersama-sama untuk mengatasi kelangkaan APD dan  masker di pasaran yang disebabkan oleh permintaan yang meningkat,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Jendral Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Muhammad Khayam menyampaikan, pihaknya telah meminta secara khusus kepada Indonesian Nonwoven Association (INWA) agar anggotanya bisa menyediakan kebutuhan bahan baku untuk produksi Alat Pelindung Diri (APD) dan masker.

&amp;ldquo;Asosiasi Nonwoven Indonesia juga telah diminta untuk men-supply kekurangan bahan baku APD dan masker, sehingga untuk memproduksi APD dan masker tidak ada lagi hambatan kebutuhan bahan baku,&amp;rdquo; kata Khayam dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (28/3/2020).
Baca Juga: Lawan Covid-19, Menperin Minta Industri Tekstil Produksi Masker dan APD
Selain itu, sejumlah perusahaan anggota Asosiasi Perusahaan Kawasan Berikat juga sedang menyiapkan infrastruktur untuk memproduksi masker dan APD dalam rangka penanganan Covid-19.

Khayam pun mengungkapkan, bahan baku dari China mulai dikirim ke Indonesia sejak pekan lalu. Oleh karenanya, Kemenperin terus mendorong industri dalam negeri untuk semakin meningkatkan kapasitas produksinya.
Baca Juga: Paket Stimulus Ekonomi Rp35.200 Triliun, GM Dipaksa Produksi Ventilator
&amp;ldquo;Bahkan BUMN tekstil juga, yaitu PT Industri Sandang Nusantara diminta untuk dapat mengambil peran dalam penanganan virus Covid-19 ini dengan memproduksi masker,&amp;rdquo; imbuhnya.
Pembuatan APD dan masker dalam negeri serta hasil produksinya  tersebut rencananya disalurkan ke sejumlah wilayah dengan skala  prioritas.

&amp;ldquo;Untuk saat ini, ada beberapa perusahaan yang siap membantu supply  kebutuhan bahan baku APD. Seperti PT Multispunindo, PT Sritex, Duniatex  Group, PT Hadtex, dan beberapa perusahaan tekstil dan produk tekstil  (TPT) lainnya,&amp;rdquo; sebutnya.

Diversifikas produksi oleh industri TPT diharapkan dapat memenuhi  kebutuhan APD dan masker yang saat ini cenderung meningkat. &amp;ldquo;Pemerintah  dan pelaku industri bersama-sama untuk mengatasi kelangkaan APD dan  masker di pasaran yang disebabkan oleh permintaan yang meningkat,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
