<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Darurat Corona, Bandara Baru Yogyakarta Tak Layani Penerbangan Internasional</title><description>Bandara Baru Internasional Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA) akan beroperasi penuh pada esok hari.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190483/darurat-corona-bandara-baru-yogyakarta-tak-layani-penerbangan-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190483/darurat-corona-bandara-baru-yogyakarta-tak-layani-penerbangan-internasional"/><item><title>Darurat Corona, Bandara Baru Yogyakarta Tak Layani Penerbangan Internasional</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190483/darurat-corona-bandara-baru-yogyakarta-tak-layani-penerbangan-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/28/320/2190483/darurat-corona-bandara-baru-yogyakarta-tak-layani-penerbangan-internasional</guid><pubDate>Sabtu 28 Maret 2020 17:42 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/28/320/2190483/darurat-corona-bandara-baru-yogyakarta-tak-layani-penerbangan-internasional-cjMftYP7bl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/28/320/2190483/darurat-corona-bandara-baru-yogyakarta-tak-layani-penerbangan-internasional-cjMftYP7bl.jpg</image><title>Pesawat (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bandara Baru Internasional Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA) akan beroperasi penuh pada esok hari. Hanya saja, untuk sementara waktu tidak akan ada rute penerbangan internasional pada bandara ini.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, tidak adanya penerbangan internasional menyusul dua maskapai yang menghentikan operasionalnya sementara. Adalah maskapai penerbangan AirAsia dan SilkAir.
Baca Juga: Kisah Pengoperasian Bandara YIA, Tanpa Seremoni hingga Atur Jarak Penumpang 2 Meter Imbas Corona
Adapun AirAsia menghentikan sementara penerbangan dari NYIA menuju Singapura mulai 1 April. Sementara SilkAir menghentikan sementara penerbangan untuk rute Kualalumpur-NYIA.

&quot;Dari AirAsia dan SilkAir mereka menyamapaikan memberhentikan sementara penerbangannya sampai 11 Mei,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Sabtu (28/3/2020).
Baca Juga: Gara-Gara Virus Corona, 18.300 Penerbangan di 15 Bandara Dibatalkan
Menurut Faik Fahmi, penerbangan internasional ini baru akan ada lagi pada Mei 2020. Namun dengan catatan jika pandemi corona atau covid-19 ini sudah benar-benar berhenti.

&quot;Kemungkinan mulai ada penerbangan internasional pada 11 Mei kalau tidak ada perubahan,&quot; ucapnya.


Sementara itu, untuk rencana penerbangan tambahan ada beberapa  maskapai yang sudah mengajukan minatnya. Salah satunya adalah Scoot  Tigerair untuk rute penerbangan NYIA-Singapura.

&quot;Perlu kami sampaikan juga sebenarnya, ketika kondisi penyebaran  virus covid-19 ini belum merebak di Indonesia, direncanakan waktu itu  sempat ada beberapa airline asing yang mempersiapkan diri untuk segera  mengoperasikan penerbangan internasional langsung menuju ke Yogyakarta,&quot;  katanya.

Hanya saja, hingga saat ini masih belum dapat dikonfirmasi legi  mengenai kapan realisasi flight tersebut bisa dilakukan. Mengingat saat  ini pandemi corona atau covid-19 masih berlanjut di seluruh dunia  termasuk Indonesia.

&quot;Tapi kondisinya berubah dengan adanya penyebaran virus corona ini,  tentu saja harapannya nanti setelah kondisi virus covid itu bisa mereda  kita akan kembali komunikasikan untuk memastikan mereka bisa beroperasi  dengan memanfaatkan fasilitas bandara yang menurut kami sudah sangat  memenuhi standar,&quot; kata Faik.</description><content:encoded>JAKARTA - Bandara Baru Internasional Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA) akan beroperasi penuh pada esok hari. Hanya saja, untuk sementara waktu tidak akan ada rute penerbangan internasional pada bandara ini.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, tidak adanya penerbangan internasional menyusul dua maskapai yang menghentikan operasionalnya sementara. Adalah maskapai penerbangan AirAsia dan SilkAir.
Baca Juga: Kisah Pengoperasian Bandara YIA, Tanpa Seremoni hingga Atur Jarak Penumpang 2 Meter Imbas Corona
Adapun AirAsia menghentikan sementara penerbangan dari NYIA menuju Singapura mulai 1 April. Sementara SilkAir menghentikan sementara penerbangan untuk rute Kualalumpur-NYIA.

&quot;Dari AirAsia dan SilkAir mereka menyamapaikan memberhentikan sementara penerbangannya sampai 11 Mei,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Sabtu (28/3/2020).
Baca Juga: Gara-Gara Virus Corona, 18.300 Penerbangan di 15 Bandara Dibatalkan
Menurut Faik Fahmi, penerbangan internasional ini baru akan ada lagi pada Mei 2020. Namun dengan catatan jika pandemi corona atau covid-19 ini sudah benar-benar berhenti.

&quot;Kemungkinan mulai ada penerbangan internasional pada 11 Mei kalau tidak ada perubahan,&quot; ucapnya.


Sementara itu, untuk rencana penerbangan tambahan ada beberapa  maskapai yang sudah mengajukan minatnya. Salah satunya adalah Scoot  Tigerair untuk rute penerbangan NYIA-Singapura.

&quot;Perlu kami sampaikan juga sebenarnya, ketika kondisi penyebaran  virus covid-19 ini belum merebak di Indonesia, direncanakan waktu itu  sempat ada beberapa airline asing yang mempersiapkan diri untuk segera  mengoperasikan penerbangan internasional langsung menuju ke Yogyakarta,&quot;  katanya.

Hanya saja, hingga saat ini masih belum dapat dikonfirmasi legi  mengenai kapan realisasi flight tersebut bisa dilakukan. Mengingat saat  ini pandemi corona atau covid-19 masih berlanjut di seluruh dunia  termasuk Indonesia.

&quot;Tapi kondisinya berubah dengan adanya penyebaran virus corona ini,  tentu saja harapannya nanti setelah kondisi virus covid itu bisa mereda  kita akan kembali komunikasikan untuk memastikan mereka bisa beroperasi  dengan memanfaatkan fasilitas bandara yang menurut kami sudah sangat  memenuhi standar,&quot; kata Faik.</content:encoded></item></channel></rss>
