<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buyback Saham Mulai Hari Ini, Telkom Siapkan Rp1,5 Triliun   </title><description>Tercatat saham Perseroan mengalami penurunan sebesar 34% yaitu dari harga Rp3.970 turun ke harga Rp2.620.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/30/278/2191061/buyback-saham-mulai-hari-ini-telkom-siapkan-rp1-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/30/278/2191061/buyback-saham-mulai-hari-ini-telkom-siapkan-rp1-5-triliun"/><item><title>Buyback Saham Mulai Hari Ini, Telkom Siapkan Rp1,5 Triliun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/30/278/2191061/buyback-saham-mulai-hari-ini-telkom-siapkan-rp1-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/30/278/2191061/buyback-saham-mulai-hari-ini-telkom-siapkan-rp1-5-triliun</guid><pubDate>Senin 30 Maret 2020 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/30/278/2191061/buyback-saham-mulai-hari-ini-telkom-siapkan-rp1-5-triliun-XEHQ2SL8U3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Telkom Siap Buyback Saham. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/30/278/2191061/buyback-saham-mulai-hari-ini-telkom-siapkan-rp1-5-triliun-XEHQ2SL8U3.jpeg</image><title>Telkom Siap Buyback Saham. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menyiapkan dana maksimum sebesar Rp1,5 triliun untuk melakukan pembelian kembali sahamnya di pasar saham alias buyback.
Sesuai ketentuan, saham yang dibeli kembali adalah  sebanyak 7,5%  dari  modal  disetor. Demikian terungkap dalam keterbukaan informasi perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/3/2020).
Pembelian  kembali  saham akan  dilakukan  secara bertahap  dalam  periode 3  bulan, terhitung sejak hari ini, tanggal 30 Maret 2020 sampai dengan 29 Juni 2020.

Berdasarkan data perseroan, sejak tanggal 1 Januari 2020 hingga tanggal 19 Maret 2020, tercatat saham Perseroan mengalami  penurunan  sebesar 34%  yaitu  dari  harga  Rp3.970 turun  ke  harga  Rp2.620.
Perseroan melanjutkan, penurunan  harga  saham tersebut tidak  mencerminkan  kinerja  positif  Perseroan,  sehingga  Perseroan bermaksud  untuk  menunjukkan  komitmennya  dalam  rangka  meningkatkan  nilai  pemegang  saham melalui Pembelian Kembali Saham Perseroan.Dengan pertimbangan-pertimbangan di atas, Perseroan merencanakan untuk melakukan Pembelian Kembali Saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di BEI dengan jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dalam Perseroan sebagaimana diatur dalam POJK 2/2013 dan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor.
Direksi Perseroan yakin bahwa pembelian kembali saham tidak mempengaruhi kondisi keuangan Perseroan karena sampai dengan saat ini Perseroan mempunyai modal kerja yang memadai untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menyiapkan dana maksimum sebesar Rp1,5 triliun untuk melakukan pembelian kembali sahamnya di pasar saham alias buyback.
Sesuai ketentuan, saham yang dibeli kembali adalah  sebanyak 7,5%  dari  modal  disetor. Demikian terungkap dalam keterbukaan informasi perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/3/2020).
Pembelian  kembali  saham akan  dilakukan  secara bertahap  dalam  periode 3  bulan, terhitung sejak hari ini, tanggal 30 Maret 2020 sampai dengan 29 Juni 2020.

Berdasarkan data perseroan, sejak tanggal 1 Januari 2020 hingga tanggal 19 Maret 2020, tercatat saham Perseroan mengalami  penurunan  sebesar 34%  yaitu  dari  harga  Rp3.970 turun  ke  harga  Rp2.620.
Perseroan melanjutkan, penurunan  harga  saham tersebut tidak  mencerminkan  kinerja  positif  Perseroan,  sehingga  Perseroan bermaksud  untuk  menunjukkan  komitmennya  dalam  rangka  meningkatkan  nilai  pemegang  saham melalui Pembelian Kembali Saham Perseroan.Dengan pertimbangan-pertimbangan di atas, Perseroan merencanakan untuk melakukan Pembelian Kembali Saham yang telah dikeluarkan dan tercatat di BEI dengan jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dalam Perseroan sebagaimana diatur dalam POJK 2/2013 dan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal disetor.
Direksi Perseroan yakin bahwa pembelian kembali saham tidak mempengaruhi kondisi keuangan Perseroan karena sampai dengan saat ini Perseroan mempunyai modal kerja yang memadai untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
