<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditanya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Erick Thohir: Jalan Terus!</title><description>Erick Thohir mengatakan tidak semua proyek di BUMN mengalami penundaan di tengah merebaknya virus corona</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/30/320/2191368/ditanya-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-erick-thohir-jalan-terus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/30/320/2191368/ditanya-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-erick-thohir-jalan-terus"/><item><title>Ditanya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Erick Thohir: Jalan Terus!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/30/320/2191368/ditanya-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-erick-thohir-jalan-terus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/30/320/2191368/ditanya-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-erick-thohir-jalan-terus</guid><pubDate>Senin 30 Maret 2020 17:58 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/30/320/2191368/ditanya-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-erick-thohir-jalan-terus-lroS9etVa1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Okezone.com/Dok. KCIC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/30/320/2191368/ditanya-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-erick-thohir-jalan-terus-lroS9etVa1.jpg</image><title>Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Okezone.com/Dok. KCIC)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan tidak semua proyek di BUMN mengalami penundaan di tengah merebaknya virus corona atau Covid-19. Seperti proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dipastikan akan terus dikerjakan.
&quot;Saya rasa jangan tunda yang tidak perlu ditunda.Jadi namanya proyek prioritas yang ditargektan jalan, terus. Termasuk kereta cepat,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Senin (30/3/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan Sementara, Ada Apa?
Hanya saja, kata Erick, karena pengerjaan proyek kereta cepat bersama dengan konsorsium asala China, tentu ada kemunduran pengerjaan. Di mana tenaga kerja asing (TKA) tidak bisa masuk ke Indonesia karena wabah virus corona.
&quot;Tentu ada delay, tapi proyek ini akan jalan terus,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Upaya KCIC Setelah Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disetop
Menurut Erick, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan terus dilanjutkan karena menjadi kebutuhan masyarakat. Dengan bertambahnya jumlah penduduk di dalam negeri, maka kebutuhan transportasi massal pasti meningkat.
&quot;Penduduk RI tambah, suka tidak suka transportasi publik di utamankan,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan tidak semua proyek di BUMN mengalami penundaan di tengah merebaknya virus corona atau Covid-19. Seperti proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dipastikan akan terus dikerjakan.
&quot;Saya rasa jangan tunda yang tidak perlu ditunda.Jadi namanya proyek prioritas yang ditargektan jalan, terus. Termasuk kereta cepat,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Senin (30/3/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan Sementara, Ada Apa?
Hanya saja, kata Erick, karena pengerjaan proyek kereta cepat bersama dengan konsorsium asala China, tentu ada kemunduran pengerjaan. Di mana tenaga kerja asing (TKA) tidak bisa masuk ke Indonesia karena wabah virus corona.
&quot;Tentu ada delay, tapi proyek ini akan jalan terus,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Upaya KCIC Setelah Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Disetop
Menurut Erick, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung akan terus dilanjutkan karena menjadi kebutuhan masyarakat. Dengan bertambahnya jumlah penduduk di dalam negeri, maka kebutuhan transportasi massal pasti meningkat.
&quot;Penduduk RI tambah, suka tidak suka transportasi publik di utamankan,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
