<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Defisit APBN Bisa ke 5,07%</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) pelebaran defisit APBN 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/31/20/2191916/jokowi-defisit-apbn-bisa-ke-5-07</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/31/20/2191916/jokowi-defisit-apbn-bisa-ke-5-07"/><item><title>Jokowi: Defisit APBN Bisa ke 5,07%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/31/20/2191916/jokowi-defisit-apbn-bisa-ke-5-07</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/31/20/2191916/jokowi-defisit-apbn-bisa-ke-5-07</guid><pubDate>Selasa 31 Maret 2020 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/31/20/2191916/jokowi-defisit-apbn-bisa-ke-5-07-7Y7RGdsIpc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/31/20/2191916/jokowi-defisit-apbn-bisa-ke-5-07-7Y7RGdsIpc.jpg</image><title>Jokowi (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) pelebaran defisit APBN 2020 dampak realokasi anggaran untuk penanganan virus corona atau corona virus (Covid-19).

&quot;Perppu ini juga kita terbitkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya defisit APBN yang diperkirakan mencapai 5,07%,&quot; kata Jokowi saat telekonferensi, Jakarta, Selasa (31/3/2020).



Pemerintah kata Jokowi membutuhkan relaksasi kebijakan defisit APBN di atas 3% namun relaksasi defisit ini hanya untuk 3 tahun yaitu 2020, 2021 dan 2022.

&quot;Setelah itu kita akan kembali ke disiplin fiskal minimal 3% mulai 2023,&quot; ujar Jokowi.

Jokowi berharap Perppu yang sudah ditandatangani dapat segera diundangkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

&quot;Terakhir saya mengharapkan dukungan dari DPR RI, Perppu yang baru saja saya tandatangani ini akan segera diundangkan dan dilaksanakan dan dalam waktu secepat-cepatnya kami akan menyampaikan ke DPR RI untuk mendapat persetujuan menjadi UU,&quot; katanya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) pelebaran defisit APBN 2020 dampak realokasi anggaran untuk penanganan virus corona atau corona virus (Covid-19).

&quot;Perppu ini juga kita terbitkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya defisit APBN yang diperkirakan mencapai 5,07%,&quot; kata Jokowi saat telekonferensi, Jakarta, Selasa (31/3/2020).



Pemerintah kata Jokowi membutuhkan relaksasi kebijakan defisit APBN di atas 3% namun relaksasi defisit ini hanya untuk 3 tahun yaitu 2020, 2021 dan 2022.

&quot;Setelah itu kita akan kembali ke disiplin fiskal minimal 3% mulai 2023,&quot; ujar Jokowi.

Jokowi berharap Perppu yang sudah ditandatangani dapat segera diundangkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

&quot;Terakhir saya mengharapkan dukungan dari DPR RI, Perppu yang baru saja saya tandatangani ini akan segera diundangkan dan dilaksanakan dan dalam waktu secepat-cepatnya kami akan menyampaikan ke DPR RI untuk mendapat persetujuan menjadi UU,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
