<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, Saham SAMF Tetap Menguat 35% di Tengah Mewabahnya Covid-19</title><description>PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/31/278/2191633/ipo-saham-samf-tetap-menguat-35-di-tengah-mewabahnya-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/31/278/2191633/ipo-saham-samf-tetap-menguat-35-di-tengah-mewabahnya-covid-19"/><item><title>IPO, Saham SAMF Tetap Menguat 35% di Tengah Mewabahnya Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/31/278/2191633/ipo-saham-samf-tetap-menguat-35-di-tengah-mewabahnya-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/31/278/2191633/ipo-saham-samf-tetap-menguat-35-di-tengah-mewabahnya-covid-19</guid><pubDate>Selasa 31 Maret 2020 10:23 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/31/278/2191633/ipo-saham-samf-tetap-menguat-35-di-tengah-mewabahnya-covid-19-lQadaxV4qI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/31/278/2191633/ipo-saham-samf-tetap-menguat-35-di-tengah-mewabahnya-covid-19-lQadaxV4qI.jpg</image><title>(Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dalam rangkaian penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.

Saham ini menjadi perusahaan tercatat ke-19 pada 2020. Walau begitu, karena virus covid-19 kian mewabah, tidak dilaksanakan acara seremonia di BEI.

Perseroan melaksanakan IPO dengan melepas saham sebanyak sejumlah 775 juta lembar saham baru atau setara dengan 15,12% dari Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Perseroan setelah IPO.
&amp;nbsp;
Saham baru tersebut ditawarkan pada harga Rp120 per saham sehingga keseluruhan dana IPO yang terkumpul adalah sebesar Rp93 miliar.

&quot;Terlepas dari kondisi global, regional maupun dalam negeri yang sedang dalam kondisi tidak kondusif akibat ancaman virus Corona (Covid-19), proses bookbuilding dan penawaran umum telah berjalan dengan lancar,&quot; sebut Direktur Utama  Yahya Taufik dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2020).

Perseroan akan menggunakan sekitar 49,78% dana segar yang diperoleh untuk mendanai kebutuhan belanja modal Entitas Anak, guna meningkatkan kapasitas produksi. Sisanya sekitar 50,22% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan dan Entitas Anak.
Sepanjang tahun 2019 lalu, Perseroan memperkirakan mampu mencatat  penjualan sebesar Rp1,28 triliun (unaudited) atau tumbuh 6,52%  dibandingkan tahun sebelumnya, dengan laba bersih berada di kisaran  Rp95,80 miliar (unaudited), atau tumbuh sebesar 11,73% dibandingkan  tahun sebelumnya.

PT Saraswanti Anugerah Makmur didirikan di Indonesia pada 1998 dan  bergerak dalam bidang usaha produksi dan distribusi Pupuk NPK  nonsubsidi. Saat ini Perseroan memiliki 3 Entitas Anak dengan 5 pabrik  yang tersebar di Jawa Timur, Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah untuk  mendukung kegiatan produksinya.

Direktur Utama PT Surya Fajar Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana  Emisi Perseroan, Steffen Fang, mengatakan bahwa selama masa penawaran,  terjadi oversubscribe sebesar 1,19x dari total penawaran atau 19,94x  oversubscribe dari porsi pooling yang ditawarkan.

Pantauan Okezone, saham SAMF sendiri memang langsung menguat Rp42 atau 35% pada pembukaan pasar saham.</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam rangkaian penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.

Saham ini menjadi perusahaan tercatat ke-19 pada 2020. Walau begitu, karena virus covid-19 kian mewabah, tidak dilaksanakan acara seremonia di BEI.

Perseroan melaksanakan IPO dengan melepas saham sebanyak sejumlah 775 juta lembar saham baru atau setara dengan 15,12% dari Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Perseroan setelah IPO.
&amp;nbsp;
Saham baru tersebut ditawarkan pada harga Rp120 per saham sehingga keseluruhan dana IPO yang terkumpul adalah sebesar Rp93 miliar.

&quot;Terlepas dari kondisi global, regional maupun dalam negeri yang sedang dalam kondisi tidak kondusif akibat ancaman virus Corona (Covid-19), proses bookbuilding dan penawaran umum telah berjalan dengan lancar,&quot; sebut Direktur Utama  Yahya Taufik dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2020).

Perseroan akan menggunakan sekitar 49,78% dana segar yang diperoleh untuk mendanai kebutuhan belanja modal Entitas Anak, guna meningkatkan kapasitas produksi. Sisanya sekitar 50,22% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan dan Entitas Anak.
Sepanjang tahun 2019 lalu, Perseroan memperkirakan mampu mencatat  penjualan sebesar Rp1,28 triliun (unaudited) atau tumbuh 6,52%  dibandingkan tahun sebelumnya, dengan laba bersih berada di kisaran  Rp95,80 miliar (unaudited), atau tumbuh sebesar 11,73% dibandingkan  tahun sebelumnya.

PT Saraswanti Anugerah Makmur didirikan di Indonesia pada 1998 dan  bergerak dalam bidang usaha produksi dan distribusi Pupuk NPK  nonsubsidi. Saat ini Perseroan memiliki 3 Entitas Anak dengan 5 pabrik  yang tersebar di Jawa Timur, Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah untuk  mendukung kegiatan produksinya.

Direktur Utama PT Surya Fajar Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana  Emisi Perseroan, Steffen Fang, mengatakan bahwa selama masa penawaran,  terjadi oversubscribe sebesar 1,19x dari total penawaran atau 19,94x  oversubscribe dari porsi pooling yang ditawarkan.

Pantauan Okezone, saham SAMF sendiri memang langsung menguat Rp42 atau 35% pada pembukaan pasar saham.</content:encoded></item></channel></rss>
