<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Sri Mulyani: AS Siapkan USD2 Triliun Perangi Corona hingga Italia Kesulitan Anggaran</title><description>Sri Mulyani menyebut virus corona atau coronavirus (Covid-19) membuat berbagai negara melahirkan paket kebijakan ekonomi terbaru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/01/20/2192218/cerita-sri-mulyani-as-siapkan-usd2-triliun-perangi-corona-hingga-italia-kesulitan-anggaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/01/20/2192218/cerita-sri-mulyani-as-siapkan-usd2-triliun-perangi-corona-hingga-italia-kesulitan-anggaran"/><item><title>Cerita Sri Mulyani: AS Siapkan USD2 Triliun Perangi Corona hingga Italia Kesulitan Anggaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/01/20/2192218/cerita-sri-mulyani-as-siapkan-usd2-triliun-perangi-corona-hingga-italia-kesulitan-anggaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/01/20/2192218/cerita-sri-mulyani-as-siapkan-usd2-triliun-perangi-corona-hingga-italia-kesulitan-anggaran</guid><pubDate>Rabu 01 April 2020 10:16 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/01/20/2192218/cerita-sri-mulyani-as-siapkan-usd2-triliun-perangi-corona-hingga-italia-kesulitan-anggaran-CtLzekK03l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/01/20/2192218/cerita-sri-mulyani-as-siapkan-usd2-triliun-perangi-corona-hingga-italia-kesulitan-anggaran-CtLzekK03l.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Setkab)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut virus corona atau coronavirus (Covid-19) membuat berbagai negara melahirkan paket kebijakan ekonomi terbaru yang luar biasa (extra ordinary).

&quot;Dalam situasi ini berbagai negara meluncurkan paket kebijakan extraordinary, yang merupakan kombinasi fiskal moneter dan relaksasi di sektor keuangan,&quot; kata Sri Mulyani dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Sri Mulyani mencontohkan beberapa negara mengeluarkan paket kebijakan luar biasa imbas penyebaran virus corona. Australia menggelontorkan 130 miliar dolar Australia atau setara 9,7% anggaran terhadap Growth Domestic Product (GDP).

Sementara, Kanada mengeluarkan anggaran paket kebijakan luar biasa sebesar 6% dari GDP, Prancis 2% dari GDP.

&quot;Italia bahkan yang terkena bahkan tidak bisa melakukan sangat besar karena debt to GDP fiskalnya sangat besar,&quot; kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menambahkan, Amerika Serikat (AS) dengan paket stimulusnya sebesar USD2 triliun setara 10,5% dari GDP. Bahkan, Presiden Donald Trump akan kembali menambahkan paket stimulus USD2 triliun untuk pengembangan pembiayaan infrastruktur.

&quot;GDP kita saja sekarang sekitar USD1 triliun. Singapura sangat-sangat prudent dia mengeluarkan extraordinary budget melakukan 2 kali revisi dalam 3 bulan, paket ini sekira 11% dari GDP-nya,&quot; kata Sri Mulyani.</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut virus corona atau coronavirus (Covid-19) membuat berbagai negara melahirkan paket kebijakan ekonomi terbaru yang luar biasa (extra ordinary).

&quot;Dalam situasi ini berbagai negara meluncurkan paket kebijakan extraordinary, yang merupakan kombinasi fiskal moneter dan relaksasi di sektor keuangan,&quot; kata Sri Mulyani dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Sri Mulyani mencontohkan beberapa negara mengeluarkan paket kebijakan luar biasa imbas penyebaran virus corona. Australia menggelontorkan 130 miliar dolar Australia atau setara 9,7% anggaran terhadap Growth Domestic Product (GDP).

Sementara, Kanada mengeluarkan anggaran paket kebijakan luar biasa sebesar 6% dari GDP, Prancis 2% dari GDP.

&quot;Italia bahkan yang terkena bahkan tidak bisa melakukan sangat besar karena debt to GDP fiskalnya sangat besar,&quot; kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menambahkan, Amerika Serikat (AS) dengan paket stimulusnya sebesar USD2 triliun setara 10,5% dari GDP. Bahkan, Presiden Donald Trump akan kembali menambahkan paket stimulus USD2 triliun untuk pengembangan pembiayaan infrastruktur.

&quot;GDP kita saja sekarang sekitar USD1 triliun. Singapura sangat-sangat prudent dia mengeluarkan extraordinary budget melakukan 2 kali revisi dalam 3 bulan, paket ini sekira 11% dari GDP-nya,&quot; kata Sri Mulyani.</content:encoded></item></channel></rss>
