<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenko Maritim dan Investasi: Jangan Berpikir Tenaga Kerja China Membahayakan</title><description>Pemerintah masyarakat agar tak langsung berpandangan negatif terhadap tenaga kerja China di Indonesia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2192946/kemenko-maritim-dan-investasi-jangan-berpikir-tenaga-kerja-china-membahayakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2192946/kemenko-maritim-dan-investasi-jangan-berpikir-tenaga-kerja-china-membahayakan"/><item><title>Kemenko Maritim dan Investasi: Jangan Berpikir Tenaga Kerja China Membahayakan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2192946/kemenko-maritim-dan-investasi-jangan-berpikir-tenaga-kerja-china-membahayakan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2192946/kemenko-maritim-dan-investasi-jangan-berpikir-tenaga-kerja-china-membahayakan</guid><pubDate>Kamis 02 April 2020 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/02/320/2192946/kemenko-maritim-dan-investasi-jangan-berpikir-tenaga-kerja-china-membahayakan-mGMnYG2oGZ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/02/320/2192946/kemenko-maritim-dan-investasi-jangan-berpikir-tenaga-kerja-china-membahayakan-mGMnYG2oGZ.jpeg</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Ridwan Djamaluddin meminta kepada masyarakat agar tak langsung berpandangan negatif terhadap tenaga kerja China di Indonesia
&quot;Jadi yang penting, kita sikapi sekarang negara China yang sudah bangkit dan hampir normal lagi dari virus corona atau Covid-19. Mereka sudah naik lagi. Artinya jangan kita berpretensi negatif kalau tenaga kerja China datang kemudian dia membahayakan,&quot; ujar dia pada telekonferensi di Jakarta, Kamis (2/4/2020).
Menurut dia, pemerintah selektif dan hati-hati dalam bekerja sama dengan China untuk menjalankan suatu proyek. Kemudian, lanjut dia, masyarakat harus berlapang dada menerima kehadiran tenaga kerja asing.
Baca juga: Presiden Siapkan Protokol Sambut Jutaan WNI dari Luar Negeri
&quot;Pasalnya mereka memiliki keahlian yang tidak bisa dilakukan di dalam negeri. Dan kita harus berlapang dada mengatakan jangan-jangan orang kita yang jadi lebih berbahaya dari orang lain karena sekarang kita sedang outbreak,&quot; ungkap dia.
Dia menambahkan salah satu proyek yang dikerjasamakan dengan China adalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Saat ini, proyek tersebut sedang berhenti karena tenaga asing dari China belum bisa masuk akibat pandemi virus corona.
&quot;Kemudian banyak sekali proyek kerja sama dengan China. Yang penting kita sikapi sekarang mereka sudah bangkit dan hampir normal lagi,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Ridwan Djamaluddin meminta kepada masyarakat agar tak langsung berpandangan negatif terhadap tenaga kerja China di Indonesia
&quot;Jadi yang penting, kita sikapi sekarang negara China yang sudah bangkit dan hampir normal lagi dari virus corona atau Covid-19. Mereka sudah naik lagi. Artinya jangan kita berpretensi negatif kalau tenaga kerja China datang kemudian dia membahayakan,&quot; ujar dia pada telekonferensi di Jakarta, Kamis (2/4/2020).
Menurut dia, pemerintah selektif dan hati-hati dalam bekerja sama dengan China untuk menjalankan suatu proyek. Kemudian, lanjut dia, masyarakat harus berlapang dada menerima kehadiran tenaga kerja asing.
Baca juga: Presiden Siapkan Protokol Sambut Jutaan WNI dari Luar Negeri
&quot;Pasalnya mereka memiliki keahlian yang tidak bisa dilakukan di dalam negeri. Dan kita harus berlapang dada mengatakan jangan-jangan orang kita yang jadi lebih berbahaya dari orang lain karena sekarang kita sedang outbreak,&quot; ungkap dia.
Dia menambahkan salah satu proyek yang dikerjasamakan dengan China adalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Saat ini, proyek tersebut sedang berhenti karena tenaga asing dari China belum bisa masuk akibat pandemi virus corona.
&quot;Kemudian banyak sekali proyek kerja sama dengan China. Yang penting kita sikapi sekarang mereka sudah bangkit dan hampir normal lagi,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
