<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berkaca dari India, Menko Luhut: Presiden Jokowi Jernih soal Lockdown   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengambil kebijakan lockdown guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193050/berkaca-dari-india-menko-luhut-presiden-jokowi-jernih-soal-lockdown</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193050/berkaca-dari-india-menko-luhut-presiden-jokowi-jernih-soal-lockdown"/><item><title>Berkaca dari India, Menko Luhut: Presiden Jokowi Jernih soal Lockdown   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193050/berkaca-dari-india-menko-luhut-presiden-jokowi-jernih-soal-lockdown</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193050/berkaca-dari-india-menko-luhut-presiden-jokowi-jernih-soal-lockdown</guid><pubDate>Kamis 02 April 2020 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/02/320/2193050/berkaca-dari-india-menko-luhut-presiden-jokowi-jernih-soal-lockdown-gwco2tCgkV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/02/320/2193050/berkaca-dari-india-menko-luhut-presiden-jokowi-jernih-soal-lockdown-gwco2tCgkV.jpg</image><title>Jokowi (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengambil kebijakan lockdown guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia. Jokowi memutuskan untuk mengambil langkah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurut Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Presiden Jokowi tidak mengambil kebijakan lockdown karena berkaca pada India dan Malaysia.

&quot;Katakan lockdown, sudah dilihat India, Malaysia. Jadi dari pertimbangan semua itu kami melihat ini sarankan ke Presiden, Presiden jernih lagi melihat kalau dilakukan kena adalah masyarakat kelas bawah. Beliau (Jokowi) enggak mau,&quot; kata Luhut dalam telekonferensi, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Luhut menambahkan, apa yang dilakukan negara lain belum tentu cocok diterapkan di Indonesia. Presiden Jokowi mengingatkan kepada jajarannya agar kebijakan yang diterapkan tidak menyulitkan rakyat kecil.


&quot;Tapi rakyat harus displin , jaga jarak, itu membantu mencegah, Kenapa? Dari hasil modelling kita yang ada cuaca Indonesia ini yang panas itu untuk covid enggak kuat. tapi kalau tadi jaga jarak enggak dilakukam itu jadi enggak berarti. Itu jadi tergantung kita semua,&quot; ujarnya.

Saat ini kata Luhut dampak covid-19 makin terkendali, untuk itu masyarakat diminta membantu dengan menjaga jarak.

&quot;Sekali lengah maka akan kembali. Kita jangan menyebarkan berita yang tidak benar, yang membuat masyarakat resah. Pemerintah tidak akan membuat kebijakan yang menyengsarakan rakyatnya,&quot; katanya.

Sekadar informasi, PSBB tentu berbeda dengan lockdown, meskipun di beberapa daerah ada yang mengambil langkah lockdown lokal.


Menurut Jokowi, lockdown&amp;nbsp;seperti kota mati yang tidak ada aktivitas warga, sedangkan PSBB adalah pembatasan yang aktivitas ekonominya masih berjalan.</description><content:encoded>
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengambil kebijakan lockdown guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia. Jokowi memutuskan untuk mengambil langkah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurut Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Presiden Jokowi tidak mengambil kebijakan lockdown karena berkaca pada India dan Malaysia.

&quot;Katakan lockdown, sudah dilihat India, Malaysia. Jadi dari pertimbangan semua itu kami melihat ini sarankan ke Presiden, Presiden jernih lagi melihat kalau dilakukan kena adalah masyarakat kelas bawah. Beliau (Jokowi) enggak mau,&quot; kata Luhut dalam telekonferensi, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Luhut menambahkan, apa yang dilakukan negara lain belum tentu cocok diterapkan di Indonesia. Presiden Jokowi mengingatkan kepada jajarannya agar kebijakan yang diterapkan tidak menyulitkan rakyat kecil.


&quot;Tapi rakyat harus displin , jaga jarak, itu membantu mencegah, Kenapa? Dari hasil modelling kita yang ada cuaca Indonesia ini yang panas itu untuk covid enggak kuat. tapi kalau tadi jaga jarak enggak dilakukam itu jadi enggak berarti. Itu jadi tergantung kita semua,&quot; ujarnya.

Saat ini kata Luhut dampak covid-19 makin terkendali, untuk itu masyarakat diminta membantu dengan menjaga jarak.

&quot;Sekali lengah maka akan kembali. Kita jangan menyebarkan berita yang tidak benar, yang membuat masyarakat resah. Pemerintah tidak akan membuat kebijakan yang menyengsarakan rakyatnya,&quot; katanya.

Sekadar informasi, PSBB tentu berbeda dengan lockdown, meskipun di beberapa daerah ada yang mengambil langkah lockdown lokal.


Menurut Jokowi, lockdown&amp;nbsp;seperti kota mati yang tidak ada aktivitas warga, sedangkan PSBB adalah pembatasan yang aktivitas ekonominya masih berjalan.</content:encoded></item></channel></rss>
