<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pantau Produktivitas Industri, Menperin: Agar Tidak Terpuruk</title><description>Kementerian Perindustrian memantau perkembangan aktivitas industri berbagai sektor di dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193082/pantau-produktivitas-industri-menperin-agar-tidak-terpuruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193082/pantau-produktivitas-industri-menperin-agar-tidak-terpuruk"/><item><title>Pantau Produktivitas Industri, Menperin: Agar Tidak Terpuruk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193082/pantau-produktivitas-industri-menperin-agar-tidak-terpuruk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193082/pantau-produktivitas-industri-menperin-agar-tidak-terpuruk</guid><pubDate>Kamis 02 April 2020 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/02/320/2193082/pantau-produktivitas-industri-menperin-agar-tidak-terpuruk-DcIs1vxwDh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/02/320/2193082/pantau-produktivitas-industri-menperin-agar-tidak-terpuruk-DcIs1vxwDh.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Kementerian Perindustrian memantau perkembangan aktivitas industri berbagai sektor di dalam negeri, terutama terkait dengan dampak pandemi yang disebabkan oleh virus korona baru. Sejumlah kebijakan strategis telah dikeluarkan pemerintah untuk percepatan penanganan wabah Covid-19 dan menjaga jalannya dunia usaha di tanah air.
&amp;ldquo;Pemerintah sangat serius dalam menangani Covid-19 ini, termasuk agar industri kita tidak terpuruk. Jadi, penciptaan iklim usaha yang kondusif juga diprioritaskan. Namun, hal itu perlu dukungan semua stakeholder,&amp;rdquo; kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dilansir dari laman Kemenperin, Kamis (2/4/2020).
Baca Juga: Selain China, Pengusaha Makanan Juga Khawatirkan Impor dari Korsel dan Italia
Pekan ini, Menperin menggelar rapat jarak jauh dengan sejumlah pelaku industri untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi. Menperin melakukan konferensi video dengan pelaku industri kimia, farmasi, dan tekstil (IKFT) dan industri makanan dan minuman.
Pada kesempatan tersebut, Menteri AGK menjelaskan, pandemi Covid-19 membawa dampak terhadap outlook perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Namun demikian, pengalaman yang dialami oleh China bisa menjadi pembelajaran. Apalagi, saat ini, geliat sektor manufaktur di Negeri Tirai Bambu mulai kembali bangkit.
&amp;ldquo;China mampu meng-create kesempatan dalam krisis seperti ini. Sebab, jika ekonomi China membaik, akan berpengaruh juga. Maka itu, kita harus bisa menciptakan peluang baru dalam menghadapi kesulitan ini,&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Kementerian Perindustrian memantau perkembangan aktivitas industri berbagai sektor di dalam negeri, terutama terkait dengan dampak pandemi yang disebabkan oleh virus korona baru. Sejumlah kebijakan strategis telah dikeluarkan pemerintah untuk percepatan penanganan wabah Covid-19 dan menjaga jalannya dunia usaha di tanah air.
&amp;ldquo;Pemerintah sangat serius dalam menangani Covid-19 ini, termasuk agar industri kita tidak terpuruk. Jadi, penciptaan iklim usaha yang kondusif juga diprioritaskan. Namun, hal itu perlu dukungan semua stakeholder,&amp;rdquo; kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dilansir dari laman Kemenperin, Kamis (2/4/2020).
Baca Juga: Selain China, Pengusaha Makanan Juga Khawatirkan Impor dari Korsel dan Italia
Pekan ini, Menperin menggelar rapat jarak jauh dengan sejumlah pelaku industri untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi. Menperin melakukan konferensi video dengan pelaku industri kimia, farmasi, dan tekstil (IKFT) dan industri makanan dan minuman.
Pada kesempatan tersebut, Menteri AGK menjelaskan, pandemi Covid-19 membawa dampak terhadap outlook perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Namun demikian, pengalaman yang dialami oleh China bisa menjadi pembelajaran. Apalagi, saat ini, geliat sektor manufaktur di Negeri Tirai Bambu mulai kembali bangkit.
&amp;ldquo;China mampu meng-create kesempatan dalam krisis seperti ini. Sebab, jika ekonomi China membaik, akan berpengaruh juga. Maka itu, kita harus bisa menciptakan peluang baru dalam menghadapi kesulitan ini,&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
