<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tukang Bakso hingga Ojol di Jakarta Bakal Dapat Rp880.000 per Bulan</title><description>Pemerintah Provinsi DKI Jakarta butuh anggaran Rp4,576 triliun untuk menyalurkan bantuan sosial kepada kelompok rentan miskin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193138/tukang-bakso-hingga-ojol-di-jakarta-bakal-dapat-rp880-000-per-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193138/tukang-bakso-hingga-ojol-di-jakarta-bakal-dapat-rp880-000-per-bulan"/><item><title>Tukang Bakso hingga Ojol di Jakarta Bakal Dapat Rp880.000 per Bulan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193138/tukang-bakso-hingga-ojol-di-jakarta-bakal-dapat-rp880-000-per-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/02/320/2193138/tukang-bakso-hingga-ojol-di-jakarta-bakal-dapat-rp880-000-per-bulan</guid><pubDate>Kamis 02 April 2020 18:12 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/02/320/2193138/rentan-miskin-tukang-bakso-hingga-ojol-di-jakarta-bakal-raih-rp880-000-per-bulan-sNFFELxBV9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/02/320/2193138/rentan-miskin-tukang-bakso-hingga-ojol-di-jakarta-bakal-raih-rp880-000-per-bulan-sNFFELxBV9.jpg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta butuh anggaran Rp4,576 triliun untuk menyalurkan bantuan sosial kepada kelompok rentan miskin di DKI Jakarta. Bantuan ini diharapkan bisa membantu kelompok rentan miskin di DKI Jakarta yang pendapatannya turun akibat virus corona.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, dari anggaran Rp4,5 triliun akan disalurkan kepada penerima bansos selama tiga bula ke depan. Setiap orangnya akan mendapatkan bantuan sebesar Rp880.000 per bulannya.
&quot;Jadi nilai tepatnya, jumlah orangnya Targetnya 2,6 juta. Bansos Rp880 ribu diberikan 2 bulan, April dan Mei sehingga nilai totalnya adalah 4,576 triliun,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Kamis (2/4/2020).
Baca Juga: Selain China, Pengusaha Makanan Juga Khawatirkan Impor dari Korsel dan Italia
Nantinya lanjut Anies, bantuan sosial ini akan diberikan kepada kelompok miskin dan rentan miskin. Adapun angka kedua kelompok tersebut mencapai 3,7 orang dengan rincian 1,1 juta kelompok miskin dan sisanya kelompok rentan miskin.
&quot;Kita perlu waktu untuk mengidentifikasi kelompok rentan miskin. Kalau masyarakat miskin di Jakarta jumlahnya 1,1 juta, mereka sudah teridentifikasi by name by address,&quot; ucapnya.
Namun untuk bantuan sosial yang dianggarkan pemerintah pusat lewat Jaringan Pengaman Sosial, akan diberikan kepada warga yang rentan miskin. Sementara untuk warga miskin nantinya akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).Adapun masyarakat yang masuk dalam golongan rentan miskin terdiri  dari para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan juga para pengemudi ojek  online dan taksi. Kelompok ini diberikan insentif mengingat  pendapatannya terganggu akibat kebijakan penanganan corona ini di ibu  kota.
&quot;Tapi kelompok rentan miskin ini adalah kelompok yang selama ini tak  dapat bantuan langsung, misalnya pedagang bakso, pengemudi ojol mereka  selama ini punya pendapatan tapi begitu ekonomi mengalami kontraksi  mereka akan kehilangan pendapatan,&quot; jelasnya.
Menurut Anies, angka pemberian dana bansos ini sudah disetujui oleh  Kementerian Sosial. Hanya saja, Kemensos meminta agar siapa saja  penerima bantuan ini bisa dirapihkan segera.
&quot;Secara jumlah terselesaikan, ini juga bersama Menko Kemaritiman dan  Investasi (Luhut Binsar Panjaitan), tetapi yang belum selesai adalah  data tentang siapanya. Jadi angkanya sudah disepakati, besarannya juga  sudah tapi datanya yang masih dalam proses. Pembicaraan terakhir tim DKI  dan Kementerian Sosial sepakat memberikan dukungan di angka Rp1 juta  rupiah per keluarga nanti diberikannya untuk digunakan bersama,&quot; kata  Anies. (kmj)
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta butuh anggaran Rp4,576 triliun untuk menyalurkan bantuan sosial kepada kelompok rentan miskin di DKI Jakarta. Bantuan ini diharapkan bisa membantu kelompok rentan miskin di DKI Jakarta yang pendapatannya turun akibat virus corona.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, dari anggaran Rp4,5 triliun akan disalurkan kepada penerima bansos selama tiga bula ke depan. Setiap orangnya akan mendapatkan bantuan sebesar Rp880.000 per bulannya.
&quot;Jadi nilai tepatnya, jumlah orangnya Targetnya 2,6 juta. Bansos Rp880 ribu diberikan 2 bulan, April dan Mei sehingga nilai totalnya adalah 4,576 triliun,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Kamis (2/4/2020).
Baca Juga: Selain China, Pengusaha Makanan Juga Khawatirkan Impor dari Korsel dan Italia
Nantinya lanjut Anies, bantuan sosial ini akan diberikan kepada kelompok miskin dan rentan miskin. Adapun angka kedua kelompok tersebut mencapai 3,7 orang dengan rincian 1,1 juta kelompok miskin dan sisanya kelompok rentan miskin.
&quot;Kita perlu waktu untuk mengidentifikasi kelompok rentan miskin. Kalau masyarakat miskin di Jakarta jumlahnya 1,1 juta, mereka sudah teridentifikasi by name by address,&quot; ucapnya.
Namun untuk bantuan sosial yang dianggarkan pemerintah pusat lewat Jaringan Pengaman Sosial, akan diberikan kepada warga yang rentan miskin. Sementara untuk warga miskin nantinya akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).Adapun masyarakat yang masuk dalam golongan rentan miskin terdiri  dari para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dan juga para pengemudi ojek  online dan taksi. Kelompok ini diberikan insentif mengingat  pendapatannya terganggu akibat kebijakan penanganan corona ini di ibu  kota.
&quot;Tapi kelompok rentan miskin ini adalah kelompok yang selama ini tak  dapat bantuan langsung, misalnya pedagang bakso, pengemudi ojol mereka  selama ini punya pendapatan tapi begitu ekonomi mengalami kontraksi  mereka akan kehilangan pendapatan,&quot; jelasnya.
Menurut Anies, angka pemberian dana bansos ini sudah disetujui oleh  Kementerian Sosial. Hanya saja, Kemensos meminta agar siapa saja  penerima bantuan ini bisa dirapihkan segera.
&quot;Secara jumlah terselesaikan, ini juga bersama Menko Kemaritiman dan  Investasi (Luhut Binsar Panjaitan), tetapi yang belum selesai adalah  data tentang siapanya. Jadi angkanya sudah disepakati, besarannya juga  sudah tapi datanya yang masih dalam proses. Pembicaraan terakhir tim DKI  dan Kementerian Sosial sepakat memberikan dukungan di angka Rp1 juta  rupiah per keluarga nanti diberikannya untuk digunakan bersama,&quot; kata  Anies. (kmj)
</content:encoded></item></channel></rss>
