<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos OJK Sebut Pasar Modal Menunjukan Tanda-Tanda Rebound</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukan tren penguatan dalam seminggu terakhir.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/05/278/2194488/bos-ojk-sebut-pasar-modal-menunjukan-tanda-tanda-rebound</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/05/278/2194488/bos-ojk-sebut-pasar-modal-menunjukan-tanda-tanda-rebound"/><item><title>Bos OJK Sebut Pasar Modal Menunjukan Tanda-Tanda Rebound</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/05/278/2194488/bos-ojk-sebut-pasar-modal-menunjukan-tanda-tanda-rebound</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/05/278/2194488/bos-ojk-sebut-pasar-modal-menunjukan-tanda-tanda-rebound</guid><pubDate>Minggu 05 April 2020 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/05/278/2194488/bos-ojk-sebut-pasar-modal-menunjukan-tanda-tanda-rebound-XU3WmMxCdP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/05/278/2194488/bos-ojk-sebut-pasar-modal-menunjukan-tanda-tanda-rebound-XU3WmMxCdP.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukan tren penguatan dalam seminggu terakhir. Hal ini diprediksikan akan melanjutkan rebound-nya di tengah wabah virus Corona atau Covid-19.

Ketua Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengatakan, pasar modal terkena dampak yang cukup signifikan di Indonesia. Bahkan, di seluruh dunia pun terdampak.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Minggu Pertama April Naik 1,71% ke 4.623
Namun, dirinya mengatakan, ada akan mengalami rebound. Di mana frekuensi penguatan dalam sepekan cukup menggembirakan.

&quot;Ini ada tanda-tanda yang relatif agak menggembirakan bahwa frekuensinya selama seminggu ada yang hijau beberapa kali, dan sudah merangkak membaik,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Minggu (5/4/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga:IHSG Sesi I Menguat 1% ke 4.577 
Tak hanya itu, lanjutnya, di beberapa negara juga pasar modalnya merangkak naik. Hal ini dipengaruhi bagaimana seluruh negara memberikan antisipasi akan dampak virus tersebut.

&quot;ini tanda-tanda akan rebound. dan ini tentunya berapa cepat di masing-masing negara ini memberikan penyanggah dan sektor keuangan ini untuk tidak terpengaruh dampak covid,&quot; ujarnya.

Dirinya pun mengatakan hingga saat ini pasar modal di dunia mengalami koreksi yang cukup dalam. Di mana, Wall Street telah turun  26%, bursa saham Filipina turun 31,58%, thailand menurun 27,65% dan Singapura 25,5%. Sementara itu, Malaysia turun 15,25%, bahkan bursa saham China  minus 9,38%.

&quot;Indonesia tidak terkecuali, IHSG melemah 26,61% ytd,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukan tren penguatan dalam seminggu terakhir. Hal ini diprediksikan akan melanjutkan rebound-nya di tengah wabah virus Corona atau Covid-19.

Ketua Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengatakan, pasar modal terkena dampak yang cukup signifikan di Indonesia. Bahkan, di seluruh dunia pun terdampak.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Minggu Pertama April Naik 1,71% ke 4.623
Namun, dirinya mengatakan, ada akan mengalami rebound. Di mana frekuensi penguatan dalam sepekan cukup menggembirakan.

&quot;Ini ada tanda-tanda yang relatif agak menggembirakan bahwa frekuensinya selama seminggu ada yang hijau beberapa kali, dan sudah merangkak membaik,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Minggu (5/4/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga:IHSG Sesi I Menguat 1% ke 4.577 
Tak hanya itu, lanjutnya, di beberapa negara juga pasar modalnya merangkak naik. Hal ini dipengaruhi bagaimana seluruh negara memberikan antisipasi akan dampak virus tersebut.

&quot;ini tanda-tanda akan rebound. dan ini tentunya berapa cepat di masing-masing negara ini memberikan penyanggah dan sektor keuangan ini untuk tidak terpengaruh dampak covid,&quot; ujarnya.

Dirinya pun mengatakan hingga saat ini pasar modal di dunia mengalami koreksi yang cukup dalam. Di mana, Wall Street telah turun  26%, bursa saham Filipina turun 31,58%, thailand menurun 27,65% dan Singapura 25,5%. Sementara itu, Malaysia turun 15,25%, bahkan bursa saham China  minus 9,38%.

&quot;Indonesia tidak terkecuali, IHSG melemah 26,61% ytd,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
