<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Punya Ruang Turunkan Suku Bunga Acuan</title><description>Bank Indonesia (BI) menyatakan ada ruang untuk menurunkan kembali suku bunga acuan acuan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/07/20/2195648/bi-punya-ruang-turunkan-suku-bunga-acuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/07/20/2195648/bi-punya-ruang-turunkan-suku-bunga-acuan"/><item><title>BI Punya Ruang Turunkan Suku Bunga Acuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/07/20/2195648/bi-punya-ruang-turunkan-suku-bunga-acuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/07/20/2195648/bi-punya-ruang-turunkan-suku-bunga-acuan</guid><pubDate>Selasa 07 April 2020 18:21 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/07/20/2195648/bi-punya-ruang-turunkan-suku-bunga-acuan-fG3Tyf3uWf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Perry Warjiyo. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/07/20/2195648/bi-punya-ruang-turunkan-suku-bunga-acuan-fG3Tyf3uWf.jpg</image><title>Gubernur BI Perry Warjiyo. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan ada ruang untuk menurunkan kembali suku bunga acuan acuan yang saat ini sebesar 4,5%. Hanya saja kebijakan moneter tersebut belum akan dipergunakan saat ini.
Dari sisi kebijakan suku bunga memang kenapa saya menyatakan masih ada ruang penurunan suku bunga. Tapi masalahnya apakah kita akan menggunakan? Di sinilah saya sampaikan BI akan sangat hati-hati karena pertimbangan stabilitas nilai tukar Rupiah,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam telekonferensi, Selasa (7/4/2020).
Perry menjelaskan, kondisi pasar keuangan global masih mengandung ketidakpastian. Hal ini yang membuat BI memprioritas stabilitas nilai tukar Rupiah.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/02/61668/316871_medium.jpg&quot; alt=&quot;Dampak Virus Korona, Bank Indonesia Turunkan Rasio GWM&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Meskipun kami punyaruang untuk menurunkan suku bunga, kami priortaskan nilai tukar Rupiah,&quot; ujarnya.
Meski demikian, kata Perry, BI tetap menjalankan kebijakan moneternya dengan membuat Quantitative easing. Di mana jumlahnya mendekati Rp300 triliun untuk pasar uang dan perbankan.
&quot;Kami sampaikan BI mengendorkan kebijakan moneternya melalui quantitative easing,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan ada ruang untuk menurunkan kembali suku bunga acuan acuan yang saat ini sebesar 4,5%. Hanya saja kebijakan moneter tersebut belum akan dipergunakan saat ini.
Dari sisi kebijakan suku bunga memang kenapa saya menyatakan masih ada ruang penurunan suku bunga. Tapi masalahnya apakah kita akan menggunakan? Di sinilah saya sampaikan BI akan sangat hati-hati karena pertimbangan stabilitas nilai tukar Rupiah,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam telekonferensi, Selasa (7/4/2020).
Perry menjelaskan, kondisi pasar keuangan global masih mengandung ketidakpastian. Hal ini yang membuat BI memprioritas stabilitas nilai tukar Rupiah.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/02/61668/316871_medium.jpg&quot; alt=&quot;Dampak Virus Korona, Bank Indonesia Turunkan Rasio GWM&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Meskipun kami punyaruang untuk menurunkan suku bunga, kami priortaskan nilai tukar Rupiah,&quot; ujarnya.
Meski demikian, kata Perry, BI tetap menjalankan kebijakan moneternya dengan membuat Quantitative easing. Di mana jumlahnya mendekati Rp300 triliun untuk pasar uang dan perbankan.
&quot;Kami sampaikan BI mengendorkan kebijakan moneternya melalui quantitative easing,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
