<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi Migas Pertamina Naik 2% di Tengah Virus Corona</title><description>PT Pertamina (Persero) mencatat kenaikan produksi minyak dan gas (migas) pada triwulan I&amp;ndash;2020</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/07/320/2195485/produksi-migas-pertamina-naik-2-di-tengah-virus-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/07/320/2195485/produksi-migas-pertamina-naik-2-di-tengah-virus-corona"/><item><title>Produksi Migas Pertamina Naik 2% di Tengah Virus Corona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/07/320/2195485/produksi-migas-pertamina-naik-2-di-tengah-virus-corona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/07/320/2195485/produksi-migas-pertamina-naik-2-di-tengah-virus-corona</guid><pubDate>Selasa 07 April 2020 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/07/320/2195485/produksi-migas-pertamina-naik-2-di-tengah-virus-corona-E1iAg4GO3A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kilang Pertamina. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/07/320/2195485/produksi-migas-pertamina-naik-2-di-tengah-virus-corona-E1iAg4GO3A.jpg</image><title>Kilang Pertamina. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Pertamina (Persero) mencatat kenaikan produksi minyak dan gas (migas) pada triwulan I&amp;ndash;2020. Produksi migas perseroan meningkat sebesar 2% dibanding rata-rata produksi 2019.
Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu mengatakan, produksi migas pada triwulan I&amp;ndash;2020 mencapai 919 MBOEPD atau meningkat sebesar 2% dibanding rata-rata produksi 2019 sebesar 901 MBOEPD. Rinciannya, produksi minyak rata-rata sebesar 421 MBOPD, sedangkan produksi gas mencapai rata rata sebesar 2887 MMSCFD.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penampakan Hotel Patra Jasa dan RS Pertamina untuk Tangani Covid-19
&amp;ldquo;Dengan penyesuaian sistem kerja dan personil untuk mengantisipasi pandemi Covid-19, Pertamina tetap berupaya menjaga produksi migas sesuai dengan target dalam RKAP. Hingga saat ini, telah mencapai 99% dari target,&amp;rdquo; ujar Dharmawan Samsu, dalam keterangannya, Selasa (7/4/2020).
Dharmawan menambahkan, kinerja positif juga datang dari produksi lapangan migas yang beroperasi di luar negeri melalui anak perusahaan  PT Pertamina International EP (PIEP) yang berhasil memberikan kontribusi produksi migas sebesar 156 MBOEPD atau 103% dari target triwulan I-2020.
&amp;ldquo;Peningkatan produksi ini terutama dari kinerja lapangan di Algeria,&amp;rdquo;ujar Dharmawan.Dalam mengantisipasi dampak penurunan harga minyak mentah dunia yang kemudian dibarengi dengan pandemi Covid-19, tambah Dharmawan, Pertamina mengambil langkah antisipasi menerapkan business continuity plan sambil terus melakukan evaluasi yang mendalam untuk prioritasi rencana kerja, biaya operasi dan investasi. Hal ini sejalan dengan kebijakan korporasi melakukan optimalisasi pembiayaan.
&amp;ldquo;Pertamina terus berupaya menjaga tingkat investasi hulu guna memenuhi kebutuh migas nasional, baik produksi dan lifting, namun dengan beberapa penyesuaian berdasarkan skala prioritas agar keekonomian proyek juga tetap dapat tercapai,&quot; jelas Dharmawan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Pertamina (Persero) mencatat kenaikan produksi minyak dan gas (migas) pada triwulan I&amp;ndash;2020. Produksi migas perseroan meningkat sebesar 2% dibanding rata-rata produksi 2019.
Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu mengatakan, produksi migas pada triwulan I&amp;ndash;2020 mencapai 919 MBOEPD atau meningkat sebesar 2% dibanding rata-rata produksi 2019 sebesar 901 MBOEPD. Rinciannya, produksi minyak rata-rata sebesar 421 MBOPD, sedangkan produksi gas mencapai rata rata sebesar 2887 MMSCFD.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penampakan Hotel Patra Jasa dan RS Pertamina untuk Tangani Covid-19
&amp;ldquo;Dengan penyesuaian sistem kerja dan personil untuk mengantisipasi pandemi Covid-19, Pertamina tetap berupaya menjaga produksi migas sesuai dengan target dalam RKAP. Hingga saat ini, telah mencapai 99% dari target,&amp;rdquo; ujar Dharmawan Samsu, dalam keterangannya, Selasa (7/4/2020).
Dharmawan menambahkan, kinerja positif juga datang dari produksi lapangan migas yang beroperasi di luar negeri melalui anak perusahaan  PT Pertamina International EP (PIEP) yang berhasil memberikan kontribusi produksi migas sebesar 156 MBOEPD atau 103% dari target triwulan I-2020.
&amp;ldquo;Peningkatan produksi ini terutama dari kinerja lapangan di Algeria,&amp;rdquo;ujar Dharmawan.Dalam mengantisipasi dampak penurunan harga minyak mentah dunia yang kemudian dibarengi dengan pandemi Covid-19, tambah Dharmawan, Pertamina mengambil langkah antisipasi menerapkan business continuity plan sambil terus melakukan evaluasi yang mendalam untuk prioritasi rencana kerja, biaya operasi dan investasi. Hal ini sejalan dengan kebijakan korporasi melakukan optimalisasi pembiayaan.
&amp;ldquo;Pertamina terus berupaya menjaga tingkat investasi hulu guna memenuhi kebutuh migas nasional, baik produksi dan lifting, namun dengan beberapa penyesuaian berdasarkan skala prioritas agar keekonomian proyek juga tetap dapat tercapai,&quot; jelas Dharmawan.</content:encoded></item></channel></rss>
