<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi Industri Logam Terhenti Imbas Virus Corona</title><description>Sejumlah industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Sukabumi merasakan dampak yang berbeda dari mewabahnya virus corona.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/10/320/2197272/produksi-industri-logam-terhenti-imbas-virus-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/10/320/2197272/produksi-industri-logam-terhenti-imbas-virus-corona"/><item><title>Produksi Industri Logam Terhenti Imbas Virus Corona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/10/320/2197272/produksi-industri-logam-terhenti-imbas-virus-corona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/10/320/2197272/produksi-industri-logam-terhenti-imbas-virus-corona</guid><pubDate>Jum'at 10 April 2020 16:27 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/10/320/2197272/produksi-industri-logam-terhenti-imbas-virus-corona-Sjr6EmO0mp.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/10/320/2197272/produksi-industri-logam-terhenti-imbas-virus-corona-Sjr6EmO0mp.jfif</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menurut data yang diterima Kemenperin, sejumlah industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Sukabumi merasakan dampak yang berbeda dari mewabahnya virus corona.
Hambatan industri logam antaranya terhentinya aktivitas produksi karena tidak ada pesanan, penghentian tenaga kerja beberapa pegawai, tidak dapat membayar cicilan kredit perbankan, uang modal digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, hingga jika kondisi terus berlanjut, maka akan mengakibatkan kerusakan pada mesin produksi.
Selain itu, pemesanan yang menurun tajam, harga bahan baku mengalami kenaikan bahkan diprediksi akan langka, serta penundaan pembayaran pesanan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Industri Minta Sederet Stimulus di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya
&amp;ldquo;IKM di Kabupaten Sukabumi membutuhkan bantuan berupa ketersediaan bahan baku, pesanan, dan dana untuk menunjang kelangsungan usaha mereka,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih dilansir dari laman Kemenperin, Jumat (10/4/2020).
Kemudian, untuk IKM di Kabupaten Bandung, Ditjen IKMA memantau 21 IKM yang bergerak memproduksi alat rumah tangga, cangkul, baja ringan, lampu hias, kompor, oven gas, panel listrik, serta roof turbin ventilator.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar Sektor Industri yang Terdampak Covid-19, Apa Saja?
Produksi untuk 21 IKM tersebut mengalami penurunan, penundaan, hingga penghentian karena tidak adanya pemesanan. Namun, terdapat dua IKM yang produksinya masih berjalan normal yakni CV Adam Jaya yang memproduksi roof turbin ventilator dan KASITech Mandiri yang memproduksi kompor. Adapun kinerja pegawai di sebagian IKM tetap berjalan normal, namun sebagian lainnya diberhentikan dan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).</description><content:encoded>JAKARTA - Menurut data yang diterima Kemenperin, sejumlah industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Sukabumi merasakan dampak yang berbeda dari mewabahnya virus corona.
Hambatan industri logam antaranya terhentinya aktivitas produksi karena tidak ada pesanan, penghentian tenaga kerja beberapa pegawai, tidak dapat membayar cicilan kredit perbankan, uang modal digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, hingga jika kondisi terus berlanjut, maka akan mengakibatkan kerusakan pada mesin produksi.
Selain itu, pemesanan yang menurun tajam, harga bahan baku mengalami kenaikan bahkan diprediksi akan langka, serta penundaan pembayaran pesanan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Industri Minta Sederet Stimulus di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya
&amp;ldquo;IKM di Kabupaten Sukabumi membutuhkan bantuan berupa ketersediaan bahan baku, pesanan, dan dana untuk menunjang kelangsungan usaha mereka,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih dilansir dari laman Kemenperin, Jumat (10/4/2020).
Kemudian, untuk IKM di Kabupaten Bandung, Ditjen IKMA memantau 21 IKM yang bergerak memproduksi alat rumah tangga, cangkul, baja ringan, lampu hias, kompor, oven gas, panel listrik, serta roof turbin ventilator.
Baca Juga:&amp;nbsp;Daftar Sektor Industri yang Terdampak Covid-19, Apa Saja?
Produksi untuk 21 IKM tersebut mengalami penurunan, penundaan, hingga penghentian karena tidak adanya pemesanan. Namun, terdapat dua IKM yang produksinya masih berjalan normal yakni CV Adam Jaya yang memproduksi roof turbin ventilator dan KASITech Mandiri yang memproduksi kompor. Adapun kinerja pegawai di sebagian IKM tetap berjalan normal, namun sebagian lainnya diberhentikan dan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).</content:encoded></item></channel></rss>
