<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak PSBB Jakarta pada Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma</title><description>Pergerakan pesawat di Soekarno-Hatta pada 10 April tercatat 328 pergerakan atau turun 3,24%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/13/320/2198224/dampak-psbb-jakarta-pada-bandara-soetta-dan-halim-perdanakusuma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/13/320/2198224/dampak-psbb-jakarta-pada-bandara-soetta-dan-halim-perdanakusuma"/><item><title>Dampak PSBB Jakarta pada Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/13/320/2198224/dampak-psbb-jakarta-pada-bandara-soetta-dan-halim-perdanakusuma</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/13/320/2198224/dampak-psbb-jakarta-pada-bandara-soetta-dan-halim-perdanakusuma</guid><pubDate>Senin 13 April 2020 10:07 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/13/320/2198224/dampak-psbb-jakarta-pada-bandara-soetta-dan-halim-perdanakusuma-QmR1pi4hwP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyesuaian Operasional Bandara Selama PSBB. (Foto: Okezone.com/AP II)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/13/320/2198224/dampak-psbb-jakarta-pada-bandara-soetta-dan-halim-perdanakusuma-QmR1pi4hwP.jpg</image><title>Penyesuaian Operasional Bandara Selama PSBB. (Foto: Okezone.com/AP II)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta berdampak pada Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Halim Perdanakusuma. Pergereakan pesawat dan penumpang pun turun pada dua bandara tersebut.
PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat operasional penerbangan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) dan Halim Perdanakusuma (Jakarta) pada 10-11 April 2020 mengalami penyesuaian.
Sejalan dengan dipatuhinya pemberlakuan PSBB oleh masyarakat,  pergerakan pesawat di Soekarno-Hatta  pada 10 April tercatat 328 pergerakan atau turun 3,24% dibandingkan dengan 9 April sebanyak 339 pergerakan pesawat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bandara Soetta, Halim dan Kualanamu Masih Beroperasi 24 Jam
Kemudian, pada 11 April jumlah pergerakan pesawat adalah 253 pergerakan atau turun 22,86% dibandingkan dengan 10 April.
Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, penurunan jumlah penerbangan menandakan bahwa maskapai dan masyarakat memang telah memahami dan mematuhi berlakunya PSBB DKI Jakarta.
&amp;ldquo;Jumlah penerbangan di Soekarno-Hatta mengalami penurunan dengan load factor pesawat diperkirakan juga tidak lebih dari 50% seiring dengan PSBB yang memang dipatuhi warga Jakarta,&amp;rdquo; ujar Awal, dalam keterangannya, Senin (13/4/2020).
&amp;ldquo;Penerbangan lebih banyak dioperasikan di rute domestik, dan sangat sedikit untuk di rute internasional seiring dengan pandemi global COVID-19,&amp;rdquo; ujar Muhammad Awaluddin.Sama dengan Soekarno-Hatta, penurunan penerbangan juga terjadi di Halim Perdanakusuma. Pada 10 April tercatat 75 pergerakan pesawat atau turun 20,21% dibandingkan dengan 9 April yang sebanyak 95 pergerakan.
Pada 11 April di Halim Perdanakusuma terdapat 53 pergerakan pesawat atau turun 29,33% dibandingkan dengan 10 April.
&amp;ldquo;Penerbangan memang mengalami penurunan, namun di sisi lain hal ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 seiring dengan berlakunya PSBB,&amp;rdquo; jelas Muhammad Awaluddin.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta berdampak pada Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Halim Perdanakusuma. Pergereakan pesawat dan penumpang pun turun pada dua bandara tersebut.
PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat operasional penerbangan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) dan Halim Perdanakusuma (Jakarta) pada 10-11 April 2020 mengalami penyesuaian.
Sejalan dengan dipatuhinya pemberlakuan PSBB oleh masyarakat,  pergerakan pesawat di Soekarno-Hatta  pada 10 April tercatat 328 pergerakan atau turun 3,24% dibandingkan dengan 9 April sebanyak 339 pergerakan pesawat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bandara Soetta, Halim dan Kualanamu Masih Beroperasi 24 Jam
Kemudian, pada 11 April jumlah pergerakan pesawat adalah 253 pergerakan atau turun 22,86% dibandingkan dengan 10 April.
Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, penurunan jumlah penerbangan menandakan bahwa maskapai dan masyarakat memang telah memahami dan mematuhi berlakunya PSBB DKI Jakarta.
&amp;ldquo;Jumlah penerbangan di Soekarno-Hatta mengalami penurunan dengan load factor pesawat diperkirakan juga tidak lebih dari 50% seiring dengan PSBB yang memang dipatuhi warga Jakarta,&amp;rdquo; ujar Awal, dalam keterangannya, Senin (13/4/2020).
&amp;ldquo;Penerbangan lebih banyak dioperasikan di rute domestik, dan sangat sedikit untuk di rute internasional seiring dengan pandemi global COVID-19,&amp;rdquo; ujar Muhammad Awaluddin.Sama dengan Soekarno-Hatta, penurunan penerbangan juga terjadi di Halim Perdanakusuma. Pada 10 April tercatat 75 pergerakan pesawat atau turun 20,21% dibandingkan dengan 9 April yang sebanyak 95 pergerakan.
Pada 11 April di Halim Perdanakusuma terdapat 53 pergerakan pesawat atau turun 29,33% dibandingkan dengan 10 April.
&amp;ldquo;Penerbangan memang mengalami penurunan, namun di sisi lain hal ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 seiring dengan berlakunya PSBB,&amp;rdquo; jelas Muhammad Awaluddin.</content:encoded></item></channel></rss>
