<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Skenario Terburuk Ekonomi 2020, Tekanan Terbesar di Kuartal II dan III</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 akan mengalami tekanan imbas virus Corona atau Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/14/20/2198927/skenario-terburuk-ekonomi-2020-tekanan-terbesar-di-kuartal-ii-dan-iii</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/14/20/2198927/skenario-terburuk-ekonomi-2020-tekanan-terbesar-di-kuartal-ii-dan-iii"/><item><title>Skenario Terburuk Ekonomi 2020, Tekanan Terbesar di Kuartal II dan III</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/14/20/2198927/skenario-terburuk-ekonomi-2020-tekanan-terbesar-di-kuartal-ii-dan-iii</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/14/20/2198927/skenario-terburuk-ekonomi-2020-tekanan-terbesar-di-kuartal-ii-dan-iii</guid><pubDate>Selasa 14 April 2020 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/14/20/2198927/skenario-terburuk-ekonomi-2020-tekanan-terbesar-di-kuartal-ii-dan-iii-vxk2hv7czV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/14/20/2198927/skenario-terburuk-ekonomi-2020-tekanan-terbesar-di-kuartal-ii-dan-iii-vxk2hv7czV.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 akan mengalami tekanan imbas virus Corona atau Covid-19. Dalam skenario yang disiapkan, ekonomi Indonesia bisa tumbuh 2,3% hingga 0% bahkan negatif.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dalam skenario pemerintah, tekanan terbesar akan terjadi pada kuartal II dan kuartal III. Sedangkan kuartal IV-2020 sudah mengalami pemulihan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Presiden Jokowi: Jangan Sampai Arus Logistik Terganggu
&quot;Jadi pertumbuhan ekonomi kita pada kuartal II dan III tekanannya sangat berat pada skenario kita yang berat itu ada di titik mendekati 0,&quot; ujar Sri Mulyani dalam telekonferensi, Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Dirinya menjelaskan, kuartal II-2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mendekati 0% atau bahkan -2,6%. Namun, di kuartal ketiga diharapkan akan memulai pemulihan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Terkoreksi Cukup Tajam
&quot;Dan untuk kuartal-III akan ada recovery 1,5% dan 2,8%. Kalau kita kondisinya akan berat cukup panjang kemungkinan bahkan akan terjadi resesi di mana dua kuartal berturut-turut Indonesia GDP bisa negatif,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 akan mengalami tekanan imbas virus Corona atau Covid-19. Dalam skenario yang disiapkan, ekonomi Indonesia bisa tumbuh 2,3% hingga 0% bahkan negatif.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dalam skenario pemerintah, tekanan terbesar akan terjadi pada kuartal II dan kuartal III. Sedangkan kuartal IV-2020 sudah mengalami pemulihan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Presiden Jokowi: Jangan Sampai Arus Logistik Terganggu
&quot;Jadi pertumbuhan ekonomi kita pada kuartal II dan III tekanannya sangat berat pada skenario kita yang berat itu ada di titik mendekati 0,&quot; ujar Sri Mulyani dalam telekonferensi, Jakarta, Selasa (14/4/2020).

Dirinya menjelaskan, kuartal II-2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mendekati 0% atau bahkan -2,6%. Namun, di kuartal ketiga diharapkan akan memulai pemulihan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Terkoreksi Cukup Tajam
&quot;Dan untuk kuartal-III akan ada recovery 1,5% dan 2,8%. Kalau kita kondisinya akan berat cukup panjang kemungkinan bahkan akan terjadi resesi di mana dua kuartal berturut-turut Indonesia GDP bisa negatif,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
