<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Pemerintah Targetkan Produksi 16.000 APD per Hari</title><description>Pemerintah menargetkan memproduksi 16.000 Alat Pelindung Diri (APD) per hari</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/15/320/2199681/pemerintah-targetkan-produksi-16-000-apd-per-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/15/320/2199681/pemerintah-targetkan-produksi-16-000-apd-per-hari"/><item><title>   Pemerintah Targetkan Produksi 16.000 APD per Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/15/320/2199681/pemerintah-targetkan-produksi-16-000-apd-per-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/15/320/2199681/pemerintah-targetkan-produksi-16-000-apd-per-hari</guid><pubDate>Rabu 15 April 2020 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/15/320/2199681/pemerintah-targetkan-produksi-16-000-apd-per-hari-RcNR7qicw3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/15/320/2199681/pemerintah-targetkan-produksi-16-000-apd-per-hari-RcNR7qicw3.jpg</image><title>Virus Corona (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pemerintah menargetkan memproduksi 16.000 Alat Pelindung Diri (APD) per hari untuk penanganan virus corona atau Covid-19.

APD yang diproduksi ini menggunakan bahan lokal dengan 100% berbahan polyster.


&quot;Kita targetkan produksi bisa dikejar sampai 16.000 APD per hari,&quot; ujar Juru Bicara Pemerintah Terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (15/4/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ini 4 Langkah Presiden Jokowi Genjot Industri Alat Kesehatan&amp;nbsp;
Dengan adanya APD yang diproduksi dalam negeri, pemerintah ingin memastikan keselamatan dan kesehatan tenaga medis dalam penanganan virus corona.

&quot;Ini upaya keras kita sehingga diharapkan seluruh petugas medis di seluruh Tanah Air bisa bekerja dengan tenang, bisa bekerja dengan rasa aman. Oleh karena itu ini bagian dari keseriusan kita,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: Berikan Tambahan Modal UMKM Segera Mungkin, Jangan Sampai Tutup&amp;nbsp;
Yuri mengklaim APD ini sudah lolos tes saat pengujian di Balai Besar Tekstil Kementerian Perindustrian dan sudah diakui standarnya oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

&quot;Ini sudah bisa dilaksanakan berkat dukungan dari asosiasi pertekstilan Indonesia,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pemerintah menargetkan memproduksi 16.000 Alat Pelindung Diri (APD) per hari untuk penanganan virus corona atau Covid-19.

APD yang diproduksi ini menggunakan bahan lokal dengan 100% berbahan polyster.


&quot;Kita targetkan produksi bisa dikejar sampai 16.000 APD per hari,&quot; ujar Juru Bicara Pemerintah Terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (15/4/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ini 4 Langkah Presiden Jokowi Genjot Industri Alat Kesehatan&amp;nbsp;
Dengan adanya APD yang diproduksi dalam negeri, pemerintah ingin memastikan keselamatan dan kesehatan tenaga medis dalam penanganan virus corona.

&quot;Ini upaya keras kita sehingga diharapkan seluruh petugas medis di seluruh Tanah Air bisa bekerja dengan tenang, bisa bekerja dengan rasa aman. Oleh karena itu ini bagian dari keseriusan kita,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: Berikan Tambahan Modal UMKM Segera Mungkin, Jangan Sampai Tutup&amp;nbsp;
Yuri mengklaim APD ini sudah lolos tes saat pengujian di Balai Besar Tekstil Kementerian Perindustrian dan sudah diakui standarnya oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

&quot;Ini sudah bisa dilaksanakan berkat dukungan dari asosiasi pertekstilan Indonesia,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
