<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> BUMN Beli Bahan Baku Obat Corona dari India   </title><description>Pemerintah saat inii terus mendatangkan berbagai alat kesehatan juga obat-obatan virus corona.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/15/320/2199721/bumn-beli-bahan-baku-obat-corona-dari-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/15/320/2199721/bumn-beli-bahan-baku-obat-corona-dari-india"/><item><title> BUMN Beli Bahan Baku Obat Corona dari India   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/15/320/2199721/bumn-beli-bahan-baku-obat-corona-dari-india</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/15/320/2199721/bumn-beli-bahan-baku-obat-corona-dari-india</guid><pubDate>Rabu 15 April 2020 18:07 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/15/320/2199721/bumn-beli-bahan-baku-obat-corona-dari-india-4lnEdjr8J5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/15/320/2199721/bumn-beli-bahan-baku-obat-corona-dari-india-4lnEdjr8J5.jpg</image><title>Virus Corona (Foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pemerintah saat inii terus mendatangkan berbagai alat kesehatan juga obat-obatan untuk menangani peningkatan pasien Covid-19.

Salah satu obat yang akan didatangkan dari India yakni Oseltamivir.

&quot;Obat itu untuk Covid-19 sama seperti Chloroquine. Kita ambil untuk bahan baku 500.000 tablet. Kita beli dari India dan yang bikin Biofarma,&quot; kata Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (15/4/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir: 2.411 Tempat Tidur RS BUMN Siap Tampung Pasien Virus Corona&amp;nbsp;
Di sisi lain, Pemerintah Indonesia menyatakan sudah memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan virus corona atau Covid-19 dengan menggunakan bahan baku lokal.

Pemenuhan APD untuk tenaga medis juga wujud keseriusan pemerintah dalam penanganan virus corona.

&quot;Kita patut bersyukur bahwa saat ini sudah bisa diproduksi dengan bahan baku lokal yaitu dengan bahan polyster 100%. Ini adalah upaya kita penuhi kebutuhan APD dengan medical grade dengan standar perlindungan maksimal bagi seluruh petugas medis,&quot; kata Juru Bicara Pemerintah Terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.



Yuri mengklaim APD ini sudah lolos tes saat pengujian di Balai Besar Tekstil Kementerian Perindustrian dan sudah diakuinya standarnya oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

&quot;Ini sudah bisa dilaksanakan berkat dukungan dari asosiasi pertekstilan Indonesia. kita targetkan produksi bisa dikejar sampai 16.000 APD per hari,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pemerintah saat inii terus mendatangkan berbagai alat kesehatan juga obat-obatan untuk menangani peningkatan pasien Covid-19.

Salah satu obat yang akan didatangkan dari India yakni Oseltamivir.

&quot;Obat itu untuk Covid-19 sama seperti Chloroquine. Kita ambil untuk bahan baku 500.000 tablet. Kita beli dari India dan yang bikin Biofarma,&quot; kata Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (15/4/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir: 2.411 Tempat Tidur RS BUMN Siap Tampung Pasien Virus Corona&amp;nbsp;
Di sisi lain, Pemerintah Indonesia menyatakan sudah memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan virus corona atau Covid-19 dengan menggunakan bahan baku lokal.

Pemenuhan APD untuk tenaga medis juga wujud keseriusan pemerintah dalam penanganan virus corona.

&quot;Kita patut bersyukur bahwa saat ini sudah bisa diproduksi dengan bahan baku lokal yaitu dengan bahan polyster 100%. Ini adalah upaya kita penuhi kebutuhan APD dengan medical grade dengan standar perlindungan maksimal bagi seluruh petugas medis,&quot; kata Juru Bicara Pemerintah Terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.



Yuri mengklaim APD ini sudah lolos tes saat pengujian di Balai Besar Tekstil Kementerian Perindustrian dan sudah diakuinya standarnya oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

&quot;Ini sudah bisa dilaksanakan berkat dukungan dari asosiasi pertekstilan Indonesia. kita targetkan produksi bisa dikejar sampai 16.000 APD per hari,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
