<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Covid-19, Dirut Sebut Penjualan BBM Pertamina Catat Rekor Terendah Sepanjang Sejarah</title><description>PT Pertamina (Persero) mengalami penurunan penjualan di tengah wabah virus Corona atau Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/16/320/2200108/ada-covid-19-dirut-sebut-penjualan-bbm-pertamina-catat-rekor-terendah-sepanjang-sejarah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/16/320/2200108/ada-covid-19-dirut-sebut-penjualan-bbm-pertamina-catat-rekor-terendah-sepanjang-sejarah"/><item><title>Ada Covid-19, Dirut Sebut Penjualan BBM Pertamina Catat Rekor Terendah Sepanjang Sejarah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/16/320/2200108/ada-covid-19-dirut-sebut-penjualan-bbm-pertamina-catat-rekor-terendah-sepanjang-sejarah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/16/320/2200108/ada-covid-19-dirut-sebut-penjualan-bbm-pertamina-catat-rekor-terendah-sepanjang-sejarah</guid><pubDate>Kamis 16 April 2020 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/16/320/2200108/ada-covid-19-dirut-sebut-penjualan-bbm-pertamina-catat-rekor-terendah-sepanjang-sejarah-rZF0rkBEnT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/16/320/2200108/ada-covid-19-dirut-sebut-penjualan-bbm-pertamina-catat-rekor-terendah-sepanjang-sejarah-rZF0rkBEnT.jpg</image><title>Pertamina (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengalami penurunan penjualan di tengah wabah virus Corona atau Covid-19. Ditambah lagi dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jabodetabek.

Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan bahwa penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami penurunan sebesar 34,5% secara nasional. Hal ini jika dibandingkan dengan rata-rata penjualan di Januari-Februari.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Upaya Pertamina Ambil Untung di Tengah Turunnya Harga Minyak 
&quot;Sementara itu, khusus kota-kota besar, di mana DKI turun 59%, Bandung 57%, Makassar 53%, dan kota-kota lainnya di atas 45%,&quot; ujarnya saat RDP dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Dirinya mengatakan, untuk bulan Maret terjadi penurunan permintaan sebesar 16,78%. Pastinya setelah ada PSBB di Jakarta dan kota-kota lainnya akan semakin tertekan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dirut Pertamina Curhat soal Serangan Triple Shock
&quot;Ini situasi yang belum pernah terjadi, ini sales terendah dari sejarah Pertamina, ini berdampak ke operasional kilang dan dari sisi keuangan Pertamina,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengalami penurunan penjualan di tengah wabah virus Corona atau Covid-19. Ditambah lagi dengan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jabodetabek.

Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan bahwa penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami penurunan sebesar 34,5% secara nasional. Hal ini jika dibandingkan dengan rata-rata penjualan di Januari-Februari.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Upaya Pertamina Ambil Untung di Tengah Turunnya Harga Minyak 
&quot;Sementara itu, khusus kota-kota besar, di mana DKI turun 59%, Bandung 57%, Makassar 53%, dan kota-kota lainnya di atas 45%,&quot; ujarnya saat RDP dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Dirinya mengatakan, untuk bulan Maret terjadi penurunan permintaan sebesar 16,78%. Pastinya setelah ada PSBB di Jakarta dan kota-kota lainnya akan semakin tertekan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dirut Pertamina Curhat soal Serangan Triple Shock
&quot;Ini situasi yang belum pernah terjadi, ini sales terendah dari sejarah Pertamina, ini berdampak ke operasional kilang dan dari sisi keuangan Pertamina,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
