<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aliran Modal Asing yang Keluar Capai Rp156,3 Triliun</title><description>Kementerian Keuangan menyebut virus corona (covid-19) sempat membuat investor panik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/17/20/2200698/aliran-modal-asing-yang-keluar-capai-rp156-3-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/17/20/2200698/aliran-modal-asing-yang-keluar-capai-rp156-3-triliun"/><item><title>Aliran Modal Asing yang Keluar Capai Rp156,3 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/17/20/2200698/aliran-modal-asing-yang-keluar-capai-rp156-3-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/17/20/2200698/aliran-modal-asing-yang-keluar-capai-rp156-3-triliun</guid><pubDate>Jum'at 17 April 2020 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/17/20/2200698/aliran-modal-asing-yang-keluar-capai-rp156-3-triliun-Nx27nK8a3L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/17/20/2200698/aliran-modal-asing-yang-keluar-capai-rp156-3-triliun-Nx27nK8a3L.jpg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan menyebut virus corona (covid-19) sempat membuat investor panik. Hal ini terlihat dari aliran modal asing yang terus keluar sejak selama empat bulan terakhir.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan,  aliran modal asing masih terus keluar (capital outflow) hingga awal April 2020. Bahkan, saat ini sudah Rp156,3 triliun aliran modal asing yang keluar akibat virus corona.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dividen Dongkrak Pendapatan Negara Jadi Rp375,9 Triliun
&quot;Net foreign buying kita negatif untuk saham dan SBN (surat berharga negara) menyebabkan ada Rp156,3 triliun dilepas [investor] pada Januari hingga April 2020,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (16/4/2020).
Sri Mulyani menjelaskan, berdasarkan data di Kementerian Keuangan, aliran modal asing yang keluar lewat pasar saham sebesar Rp12,67 triliun. Capital outflow yang keluar ini tercatat untuk periode Januari hingga 14 April.
Baca Juga: Ini Penyebab Pendapatan Negara Melonjak 7,7%
 
Sementara untuk aliran modal asing yang keluar lewat surat utang negara (SUN) mencapai Rp143,6 triliun (year to date/ytd). Padahal, pada Januari 2020 masih terjadi net foreign buying atau dana masuk dalam tren positif yakni sebesar Rp15,2 triliun.Namun, saat penyebaran COVID19 meluas diberbagai negara dana asing  keluar dari RI senilai Rp33,7 triliun. Kemudian pada Februari 2020 juga  naik hingga puncaknya pada Maret 2020 mencapai  Rp126,8 triliun aliran  modal asing yang keluar.
Dirinya mengatakan, optimisme pasar telah runtuh oleh COVID19  sehingga investor menarik dana investasinya untuk sementara dari negara  berkembang salahsatunya Indonesia. Bahkan, akibat hal ini beberapa  negara sempat meminta bantuan kepada IMF.
&quot;Dengan gejolak ini, banyak pelaku sektor keuangan alami kepanikan.  Ini sebabkan mereka kemudian melakukan penjualan semua surat berharga  dan alat investasi dan pegang treasury yang dianggap surat berharga  paling aman. Akibatnya capital outflow karena melepas surat berharga dan  investasi dari beberap negara. Ini sebabkan lebih dari 100 negara minta  bantuan IMF,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan menyebut virus corona (covid-19) sempat membuat investor panik. Hal ini terlihat dari aliran modal asing yang terus keluar sejak selama empat bulan terakhir.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan,  aliran modal asing masih terus keluar (capital outflow) hingga awal April 2020. Bahkan, saat ini sudah Rp156,3 triliun aliran modal asing yang keluar akibat virus corona.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dividen Dongkrak Pendapatan Negara Jadi Rp375,9 Triliun
&quot;Net foreign buying kita negatif untuk saham dan SBN (surat berharga negara) menyebabkan ada Rp156,3 triliun dilepas [investor] pada Januari hingga April 2020,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (16/4/2020).
Sri Mulyani menjelaskan, berdasarkan data di Kementerian Keuangan, aliran modal asing yang keluar lewat pasar saham sebesar Rp12,67 triliun. Capital outflow yang keluar ini tercatat untuk periode Januari hingga 14 April.
Baca Juga: Ini Penyebab Pendapatan Negara Melonjak 7,7%
 
Sementara untuk aliran modal asing yang keluar lewat surat utang negara (SUN) mencapai Rp143,6 triliun (year to date/ytd). Padahal, pada Januari 2020 masih terjadi net foreign buying atau dana masuk dalam tren positif yakni sebesar Rp15,2 triliun.Namun, saat penyebaran COVID19 meluas diberbagai negara dana asing  keluar dari RI senilai Rp33,7 triliun. Kemudian pada Februari 2020 juga  naik hingga puncaknya pada Maret 2020 mencapai  Rp126,8 triliun aliran  modal asing yang keluar.
Dirinya mengatakan, optimisme pasar telah runtuh oleh COVID19  sehingga investor menarik dana investasinya untuk sementara dari negara  berkembang salahsatunya Indonesia. Bahkan, akibat hal ini beberapa  negara sempat meminta bantuan kepada IMF.
&quot;Dengan gejolak ini, banyak pelaku sektor keuangan alami kepanikan.  Ini sebabkan mereka kemudian melakukan penjualan semua surat berharga  dan alat investasi dan pegang treasury yang dianggap surat berharga  paling aman. Akibatnya capital outflow karena melepas surat berharga dan  investasi dari beberap negara. Ini sebabkan lebih dari 100 negara minta  bantuan IMF,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
