<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Terus Menguat, 4 Faktor Ini Jadi Motor Penggerak</title><description>Bank Indonesia (BI) menyatakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS stabil dan cenderung menguat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/17/20/2200817/rupiah-terus-menguat-4-faktor-ini-jadi-motor-penggerak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/17/20/2200817/rupiah-terus-menguat-4-faktor-ini-jadi-motor-penggerak"/><item><title>Rupiah Terus Menguat, 4 Faktor Ini Jadi Motor Penggerak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/17/20/2200817/rupiah-terus-menguat-4-faktor-ini-jadi-motor-penggerak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/17/20/2200817/rupiah-terus-menguat-4-faktor-ini-jadi-motor-penggerak</guid><pubDate>Jum'at 17 April 2020 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/17/20/2200817/rupiah-terus-menguat-4-faktor-ini-jadi-motor-penggerak-ci4MHIG0Nx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/17/20/2200817/rupiah-terus-menguat-4-faktor-ini-jadi-motor-penggerak-ci4MHIG0Nx.jpg</image><title>Rupiah (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS stabil dan cenderung menguat. Apalagi, ditargetkan di akhir tahun sebesar Rp15.000 per USD di tengah Covid-19 ini.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, pergerakan nilai tukar Rupiah tersebut menunjukan kepercayaan (confidence) yang membaik. Hal ini terlihat dari 4 faktor yang mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cenderung Menguat, Gubernur BI: Rupiah Hari Ini di Rp15.480-15.515/USD
&quot;Pertama, pelaku pasar dalam dan luar negeri confidence, karena BI selalu di pasar dan selalu akan menempuh langkah-langkah stabilisasi Rupiah di pasar,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Jumat (17/4/2020).

Perry membuktikan, pada Maret secara berangsur-angsur pasar berkembang secara baik. Hal ini membuat kebutuhan BI melakukan intervensi jauh berkurang.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rupiah Pagi Ini Menguat 0,91% ke Rp15.498/USD
&quot;Kedua, confidence pasar juga terbentuk terlihat karena mekanisme pasar yang sangat baik antara pelaku pasar dan makanya mendukung nilai tukar rupiah,&quot; ujarnya.

Ketiga, lanjut Perry, tingkat kepercayaan tersebut meningkat terlihat dari portfolio arus kas masuk. Di mana, dalam seminggu terakhir terus mengalami peningkatan.

&quot;Secara total di tanggal 14 (Maret) terjadi inflow Rp700 miliar, kemudian tanggal 15 itu Rp200 miliar, dan kemarin tanggal 16 inflow Rp2 triliun. inflow ini sebagian besar ke SBN,&quot; ujarnya.

Terakhir, Perry mengatakan, Rupiah menguat karena langkah-langkah yang ditempuh dari berbagai dunia maupun Indonesia. &quot;&quot;Baik dari penanganan covid maupun langkah-langkah stimulus dari jumlah yang besar baik fiskal dan moneter,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS stabil dan cenderung menguat. Apalagi, ditargetkan di akhir tahun sebesar Rp15.000 per USD di tengah Covid-19 ini.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, pergerakan nilai tukar Rupiah tersebut menunjukan kepercayaan (confidence) yang membaik. Hal ini terlihat dari 4 faktor yang mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cenderung Menguat, Gubernur BI: Rupiah Hari Ini di Rp15.480-15.515/USD
&quot;Pertama, pelaku pasar dalam dan luar negeri confidence, karena BI selalu di pasar dan selalu akan menempuh langkah-langkah stabilisasi Rupiah di pasar,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Jumat (17/4/2020).

Perry membuktikan, pada Maret secara berangsur-angsur pasar berkembang secara baik. Hal ini membuat kebutuhan BI melakukan intervensi jauh berkurang.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rupiah Pagi Ini Menguat 0,91% ke Rp15.498/USD
&quot;Kedua, confidence pasar juga terbentuk terlihat karena mekanisme pasar yang sangat baik antara pelaku pasar dan makanya mendukung nilai tukar rupiah,&quot; ujarnya.

Ketiga, lanjut Perry, tingkat kepercayaan tersebut meningkat terlihat dari portfolio arus kas masuk. Di mana, dalam seminggu terakhir terus mengalami peningkatan.

&quot;Secara total di tanggal 14 (Maret) terjadi inflow Rp700 miliar, kemudian tanggal 15 itu Rp200 miliar, dan kemarin tanggal 16 inflow Rp2 triliun. inflow ini sebagian besar ke SBN,&quot; ujarnya.

Terakhir, Perry mengatakan, Rupiah menguat karena langkah-langkah yang ditempuh dari berbagai dunia maupun Indonesia. &quot;&quot;Baik dari penanganan covid maupun langkah-langkah stimulus dari jumlah yang besar baik fiskal dan moneter,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
