<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Materi Pelatihan Kartu Pra-Kerja Dinilai Tidak Nyambung</title><description>Isi materi pelatihan online dalam kartu prakerja dinilai tidak terlalu dibutuhkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/18/320/2201259/materi-pelatihan-kartu-pra-kerja-dinilai-tidak-nyambung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/18/320/2201259/materi-pelatihan-kartu-pra-kerja-dinilai-tidak-nyambung"/><item><title>Materi Pelatihan Kartu Pra-Kerja Dinilai Tidak Nyambung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/18/320/2201259/materi-pelatihan-kartu-pra-kerja-dinilai-tidak-nyambung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/18/320/2201259/materi-pelatihan-kartu-pra-kerja-dinilai-tidak-nyambung</guid><pubDate>Sabtu 18 April 2020 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/18/320/2201259/materi-pelatihan-kartu-pra-kerja-dinilai-tidak-nyambung-xbAK0n882x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/18/320/2201259/materi-pelatihan-kartu-pra-kerja-dinilai-tidak-nyambung-xbAK0n882x.jpg</image><title>(Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Program kartu prakerja terus menuai kontroversi. Mulai program pelatihan online yang memakan biaya Rp5,6 triliun yang dinilai tidak efektif hingga keterlibatan mitra kerja pelatihan yang dinilai sarat berbau kolusi.

Kini, mencuat lagi soal isi materi pelatihan online yang dinilai tidak terlalu dibutuhkan.

&quot;Materi pelatihan online menurut saya enggak nyambung dengan situasi saat ini,&quot; kata pengamat ekonomi Indef Bhima Yudhistira kepada Okezone di Jakarta.

Ada delapan mitra platform online dalam kartu prakerja ini. Antara lain Tokopedia, Skill Academy (Ruangguru), MauBelajarApa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Kemnaker dan Pijar Mahir.

&amp;nbsp;Baca juga: Ruangguru Dapat Proyek Program Kartu Pra-Kerja, Direktur Komunikasi: Tak Ada Penunjukan Langsung

Ada 2.000 jenis pelatihan yang ditawarkan oleh para mitra ini. Misalnya, mulai dari &quot;Membuat kroket ayam keju&quot; besutan digagas MauBelajarApa yang dipasang banderol Rp400.000.

Lalu ada pelatihan &quot;Aneka resep jajanan rumahan&quot; dari Sekolahmu dengan biaya Rp150.000, dan &quot;Bisnis jajanan rumahan&quot; dari Pijar Mahir dengan biaya Rp75.000.

Selanjutnya, ada &quot;Cara mudah bisnis kue dan roti dari rumah&quot; dar Pintaria yang dikenakan biaya Rp600.000, serta &quot;Sukses interview, cepat dapat kerja&quot; dari Skill Academy yang dibanderol Rp200.000.

&quot;Apa cocok ada pelatihan di Skill Academy Ruangguru untuk kartu prakerja ojol isinya teknik mengelola stress, kemudian manajemen waktu agar kerja lebih produktif. Ojol itu enggak perlu dikasih pelatihan begitu, soal manajemen waktu dia lebih paham kondisi lapangan daripada yang bikin pelatihan,&quot; jelas dia.

&quot;Jadi ini proyek mubazir ya, manfaatnya kecil sekali,&quot; ungkap dia.
Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja  Indonesia (KSPI) Kahar S Cahyono menambahkan, pelatihan online yang  disajikan dalam program kartu prakerja tampaknya bukan solusi bagi  masyarakat, termasuk yang menjadi korban PHK.

&quot;Program kartu pra kerja ini memang bagus. Namun, yang dibutuhkan  oleh pekerja adalah bantuan langsung tunai maupun sembako yang merupakan  kebutuhan utama di saat kondisi ekonomi sulit bukan pelatihan online,&quot;  ujar dia kepada Okezone.

Dia menjelaskan biaya pelatihan untuk program kartu pekerja sebesar  Rp1.000.000 per orang dianggap terlalu besar bagi para pekerja yang kena  PHK dan dirumahkan.
&amp;nbsp;

Pemerintah telah menetapkan anggaran kartu pra-kerja ini Rp20  triliun, di mana Rp5,6 triliun di antaranya merupakan alokasi untuk  pelatihan online.

Peserta akan mendapatkan biaya pelatihan Rp1 juta untuk pelatihan  online. Yakni, dengan memilih satu atau beberapa pelatihan dari 2.000  pelatihan yang ditawarkan oleh delapan mitra tadi.

&quot;Dan hal tersebut hanya akan menguntungkan mitra program kartu pra-kerja,&quot; ungkap Kahar.

Sambil pelatihan, peserta akan mendapatkan manfaat dalam bentuk  insentif bantuan dana Rp600.000 per bulan untuk 4 bulan dan survei  Rp50.000 untuk 3 kali survei.

Program kartu prakerja sendiri akan menyasar 6 juta peserta pada  tahun ini. Rinciannya, sebanyak 400.000 peserta akan ditangani oleh  BPJS-Tenaga Kerja (BPJS-TK).

Lalu, sebanyak 5,6 juta peserta untuk korban PHK dan sektor informal  yang kesulitan tidak kerja karena covid-19 yang akan dibantu oleh  program kartu pra-kerja.

Program Kartu Prakerja diciptakan untuk pengembangan potensi kerja.  Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mengurangi dampak ekonomi  bagi orang yang terkena PHK atau dirumahkan akibat pandemi virus corona.

Sejak dimulai dibukanya pendaftaran gelombang pertama pada Sabtu 11  April 2020 hingga Kamis 16 April, tercatat sebanyak 2.780.026 peserta  akan mengikuti program perdana kartu pra-kerja ini.

Selama enam hari masa pendaftaran gelombang pertama, tercatat ada  5.965.048 user. Kemudian telah dilakukan verifikasi email tercatat ada  4.428.669 user.

Selanjutnya, disisir lagi berdasarkan NIK, dan tercatat sebanyak  3.294.190 user. Kemudian diproses lagi dengan data yang ada dari  kementerian maka yang telah memasuki join batch 2.078.026 user.</description><content:encoded>JAKARTA - Program kartu prakerja terus menuai kontroversi. Mulai program pelatihan online yang memakan biaya Rp5,6 triliun yang dinilai tidak efektif hingga keterlibatan mitra kerja pelatihan yang dinilai sarat berbau kolusi.

Kini, mencuat lagi soal isi materi pelatihan online yang dinilai tidak terlalu dibutuhkan.

&quot;Materi pelatihan online menurut saya enggak nyambung dengan situasi saat ini,&quot; kata pengamat ekonomi Indef Bhima Yudhistira kepada Okezone di Jakarta.

Ada delapan mitra platform online dalam kartu prakerja ini. Antara lain Tokopedia, Skill Academy (Ruangguru), MauBelajarApa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Kemnaker dan Pijar Mahir.

&amp;nbsp;Baca juga: Ruangguru Dapat Proyek Program Kartu Pra-Kerja, Direktur Komunikasi: Tak Ada Penunjukan Langsung

Ada 2.000 jenis pelatihan yang ditawarkan oleh para mitra ini. Misalnya, mulai dari &quot;Membuat kroket ayam keju&quot; besutan digagas MauBelajarApa yang dipasang banderol Rp400.000.

Lalu ada pelatihan &quot;Aneka resep jajanan rumahan&quot; dari Sekolahmu dengan biaya Rp150.000, dan &quot;Bisnis jajanan rumahan&quot; dari Pijar Mahir dengan biaya Rp75.000.

Selanjutnya, ada &quot;Cara mudah bisnis kue dan roti dari rumah&quot; dar Pintaria yang dikenakan biaya Rp600.000, serta &quot;Sukses interview, cepat dapat kerja&quot; dari Skill Academy yang dibanderol Rp200.000.

&quot;Apa cocok ada pelatihan di Skill Academy Ruangguru untuk kartu prakerja ojol isinya teknik mengelola stress, kemudian manajemen waktu agar kerja lebih produktif. Ojol itu enggak perlu dikasih pelatihan begitu, soal manajemen waktu dia lebih paham kondisi lapangan daripada yang bikin pelatihan,&quot; jelas dia.

&quot;Jadi ini proyek mubazir ya, manfaatnya kecil sekali,&quot; ungkap dia.
Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja  Indonesia (KSPI) Kahar S Cahyono menambahkan, pelatihan online yang  disajikan dalam program kartu prakerja tampaknya bukan solusi bagi  masyarakat, termasuk yang menjadi korban PHK.

&quot;Program kartu pra kerja ini memang bagus. Namun, yang dibutuhkan  oleh pekerja adalah bantuan langsung tunai maupun sembako yang merupakan  kebutuhan utama di saat kondisi ekonomi sulit bukan pelatihan online,&quot;  ujar dia kepada Okezone.

Dia menjelaskan biaya pelatihan untuk program kartu pekerja sebesar  Rp1.000.000 per orang dianggap terlalu besar bagi para pekerja yang kena  PHK dan dirumahkan.
&amp;nbsp;

Pemerintah telah menetapkan anggaran kartu pra-kerja ini Rp20  triliun, di mana Rp5,6 triliun di antaranya merupakan alokasi untuk  pelatihan online.

Peserta akan mendapatkan biaya pelatihan Rp1 juta untuk pelatihan  online. Yakni, dengan memilih satu atau beberapa pelatihan dari 2.000  pelatihan yang ditawarkan oleh delapan mitra tadi.

&quot;Dan hal tersebut hanya akan menguntungkan mitra program kartu pra-kerja,&quot; ungkap Kahar.

Sambil pelatihan, peserta akan mendapatkan manfaat dalam bentuk  insentif bantuan dana Rp600.000 per bulan untuk 4 bulan dan survei  Rp50.000 untuk 3 kali survei.

Program kartu prakerja sendiri akan menyasar 6 juta peserta pada  tahun ini. Rinciannya, sebanyak 400.000 peserta akan ditangani oleh  BPJS-Tenaga Kerja (BPJS-TK).

Lalu, sebanyak 5,6 juta peserta untuk korban PHK dan sektor informal  yang kesulitan tidak kerja karena covid-19 yang akan dibantu oleh  program kartu pra-kerja.

Program Kartu Prakerja diciptakan untuk pengembangan potensi kerja.  Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mengurangi dampak ekonomi  bagi orang yang terkena PHK atau dirumahkan akibat pandemi virus corona.

Sejak dimulai dibukanya pendaftaran gelombang pertama pada Sabtu 11  April 2020 hingga Kamis 16 April, tercatat sebanyak 2.780.026 peserta  akan mengikuti program perdana kartu pra-kerja ini.

Selama enam hari masa pendaftaran gelombang pertama, tercatat ada  5.965.048 user. Kemudian telah dilakukan verifikasi email tercatat ada  4.428.669 user.

Selanjutnya, disisir lagi berdasarkan NIK, dan tercatat sebanyak  3.294.190 user. Kemudian diproses lagi dengan data yang ada dari  kementerian maka yang telah memasuki join batch 2.078.026 user.</content:encoded></item></channel></rss>
