<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM di Indonesia Termurah di Asia Tenggara dan Dunia? </title><description>Saat ini harga BBM Indonesia masih merupakan salah satu yang termurah di Asia Tenggara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/20/320/2202197/harga-bbm-di-indonesia-termurah-di-asia-tenggara-dan-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/20/320/2202197/harga-bbm-di-indonesia-termurah-di-asia-tenggara-dan-dunia"/><item><title>Harga BBM di Indonesia Termurah di Asia Tenggara dan Dunia? </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/20/320/2202197/harga-bbm-di-indonesia-termurah-di-asia-tenggara-dan-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/20/320/2202197/harga-bbm-di-indonesia-termurah-di-asia-tenggara-dan-dunia</guid><pubDate>Senin 20 April 2020 20:06 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/20/320/2202197/harga-bbm-di-indonesia-termurah-di-asia-tenggara-dan-dunia-Pl2tE8k5vJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi BBM. (Foto: Okezone.com/Shutterstock) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/20/320/2202197/harga-bbm-di-indonesia-termurah-di-asia-tenggara-dan-dunia-Pl2tE8k5vJ.jpg</image><title>Ilustrasi BBM. (Foto: Okezone.com/Shutterstock) </title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia masih menjadi salah satu harga bensin termurah di Asia Tenggara (Asean). Harga BBM sekarang belum mengalami penyesuaian, meski harga minyak dunia sedang turun.
&quot;Saat ini harga BBM Indonesia masih merupakan salah satu yang termurah di Asia Tenggara dan beberapa negara di dunia lainnya,&quot; ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi, dalam keterangannya, Senin (20/4/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Parameter Menunjukkan Harga BBM Bisa Diturunkan, Tunggu Apalagi?
Pemerintah pun sedang mencermati perkembangan global tersebut sekaligus mempertimbangkan kondisi energi di dalam negeri. Di mana pada awal Maret, terjadi konflik minyak antara negara OPEC dan non OPEC sehingga menyebabkan indikasi oversupply yang kemudian memicu turunnya harga minyak dunia yang tajam di awal bulan maret 2020.
Kejadian ini bersamaan dengan adanya pandemic covid 19 yang mulai merebak sejak awal tahun 2020.Kemudian pada awal April 2020, telah terjadi perundingan OPEC+ terkait produksi minyak dunia kaitannya dengan pandemi covid 19 yang telah bersepakat untuk memotong produksi minyak dunia sebesar 9,7 juta barel per hari pada bulan Mei dan Juni 2020 dan tidak menutup kemungkinan bisa diperpanjang.
&quot;Terkait harga BBM, Agus mengatakan, saat ini pemerintah masih mencermati dan mengevaluasi terkait perkembangan harga minyak, termasuk rencana pemotongan produksi minyak OPEC+ mulai bulan depan,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia masih menjadi salah satu harga bensin termurah di Asia Tenggara (Asean). Harga BBM sekarang belum mengalami penyesuaian, meski harga minyak dunia sedang turun.
&quot;Saat ini harga BBM Indonesia masih merupakan salah satu yang termurah di Asia Tenggara dan beberapa negara di dunia lainnya,&quot; ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi, dalam keterangannya, Senin (20/4/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Parameter Menunjukkan Harga BBM Bisa Diturunkan, Tunggu Apalagi?
Pemerintah pun sedang mencermati perkembangan global tersebut sekaligus mempertimbangkan kondisi energi di dalam negeri. Di mana pada awal Maret, terjadi konflik minyak antara negara OPEC dan non OPEC sehingga menyebabkan indikasi oversupply yang kemudian memicu turunnya harga minyak dunia yang tajam di awal bulan maret 2020.
Kejadian ini bersamaan dengan adanya pandemic covid 19 yang mulai merebak sejak awal tahun 2020.Kemudian pada awal April 2020, telah terjadi perundingan OPEC+ terkait produksi minyak dunia kaitannya dengan pandemi covid 19 yang telah bersepakat untuk memotong produksi minyak dunia sebesar 9,7 juta barel per hari pada bulan Mei dan Juni 2020 dan tidak menutup kemungkinan bisa diperpanjang.
&quot;Terkait harga BBM, Agus mengatakan, saat ini pemerintah masih mencermati dan mengevaluasi terkait perkembangan harga minyak, termasuk rencana pemotongan produksi minyak OPEC+ mulai bulan depan,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
