<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Anjlok Terseret Penurunan Harga Minyak</title><description>Wall Street turun tajam pada perdagangan kemarin karena harga minyak  mentah berjangka AS anjlok untuk pertama kalinya dalam sejarah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/21/278/2202325/wall-street-anjlok-terseret-penurunan-harga-minyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/21/278/2202325/wall-street-anjlok-terseret-penurunan-harga-minyak"/><item><title>Wall Street Anjlok Terseret Penurunan Harga Minyak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/21/278/2202325/wall-street-anjlok-terseret-penurunan-harga-minyak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/21/278/2202325/wall-street-anjlok-terseret-penurunan-harga-minyak</guid><pubDate>Selasa 21 April 2020 07:11 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/21/278/2202325/wall-street-anjlok-terseret-penurunan-harga-minyak-Rh724HcaXc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/21/278/2202325/wall-street-anjlok-terseret-penurunan-harga-minyak-Rh724HcaXc.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Wall Street turun tajam pada perdagangan kemarin karena harga minyak mentah berjangka AS anjlok untuk pertama kalinya dalam sejarah. Harga minyak jatuh dipicu pandemi covid-19 atau corona virus yang telah menekan ekonomi global.
Dow Jones Industrial Average turun 2,22% pada 23.704,26 poin, sedangkan S&amp;amp;P 500 kehilangan 1,61% menjadi 2.828,14 dan Nasdaq Composite turun 0,75% menjadi 8.585,27.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wall Street Dibuka menguat di Tengah Wacana Kembalinya Kegiatan Ekonomi AS
Indeks energi S&amp;amp;P anjlok 4% setelah kontrak Mei minyak WTI berubah negatif. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah, dengan penjual menawarkan pembeli USD37,63 per barel.
Sebagian besar ekonomi global ditangguhkan karena virus corona, hal ini memicu permintaan minyak mentah turun dan membuat kelebihan pasokan global.
Baca Juga: Wall Street Menguat Didorong Kenaikan Saham Boeing dan Gilead Sciences
&quot;Apa yang terjadi pasar energi adalah permintaan tidak akan kembali dalam waktu dekat, dan ada kelebihan pasokan,&quot; kata kepala strategi pendapatan tetap di WisdomTree Asset Management Kevin Flanagan di New York, dilansir dari Reuters, Selasa (21/4/2020).
Melewati aksi jual, saham Amazon naik 1,6% dan Netflix melonjak 4%. Kedua perusahaan tersebut mendapat manfaat dari permintaan tambahan karena jutaan orang tinggal di rumah karena virus corona.

</description><content:encoded>JAKARTA - Wall Street turun tajam pada perdagangan kemarin karena harga minyak mentah berjangka AS anjlok untuk pertama kalinya dalam sejarah. Harga minyak jatuh dipicu pandemi covid-19 atau corona virus yang telah menekan ekonomi global.
Dow Jones Industrial Average turun 2,22% pada 23.704,26 poin, sedangkan S&amp;amp;P 500 kehilangan 1,61% menjadi 2.828,14 dan Nasdaq Composite turun 0,75% menjadi 8.585,27.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wall Street Dibuka menguat di Tengah Wacana Kembalinya Kegiatan Ekonomi AS
Indeks energi S&amp;amp;P anjlok 4% setelah kontrak Mei minyak WTI berubah negatif. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah, dengan penjual menawarkan pembeli USD37,63 per barel.
Sebagian besar ekonomi global ditangguhkan karena virus corona, hal ini memicu permintaan minyak mentah turun dan membuat kelebihan pasokan global.
Baca Juga: Wall Street Menguat Didorong Kenaikan Saham Boeing dan Gilead Sciences
&quot;Apa yang terjadi pasar energi adalah permintaan tidak akan kembali dalam waktu dekat, dan ada kelebihan pasokan,&quot; kata kepala strategi pendapatan tetap di WisdomTree Asset Management Kevin Flanagan di New York, dilansir dari Reuters, Selasa (21/4/2020).
Melewati aksi jual, saham Amazon naik 1,6% dan Netflix melonjak 4%. Kedua perusahaan tersebut mendapat manfaat dari permintaan tambahan karena jutaan orang tinggal di rumah karena virus corona.

</content:encoded></item></channel></rss>
