<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jaga Pasokan Pangan, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Petani</title><description>Pemerintah berencana memberikan stimulus kepada para petani.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/21/320/2202704/jaga-pasokan-pangan-pemerintah-siapkan-stimulus-untuk-petani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/21/320/2202704/jaga-pasokan-pangan-pemerintah-siapkan-stimulus-untuk-petani"/><item><title>Jaga Pasokan Pangan, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Petani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/21/320/2202704/jaga-pasokan-pangan-pemerintah-siapkan-stimulus-untuk-petani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/21/320/2202704/jaga-pasokan-pangan-pemerintah-siapkan-stimulus-untuk-petani</guid><pubDate>Selasa 21 April 2020 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/21/320/2202704/jaga-pasokan-pangan-pemerintah-siapkan-stimulus-untuk-petani-askmuIGVhS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petani (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/21/320/2202704/jaga-pasokan-pangan-pemerintah-siapkan-stimulus-untuk-petani-askmuIGVhS.jpg</image><title>Petani (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah berencana memberikan stimulus kepada para petani. Hal ini guna Petani bisa terus berproduksi untuk menjaga pasokan pangan Indonesia terutama saat Covid-19.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah sedang memperhatikan nilai tukar petani. Di mana, petani bisa lebih sejahtera ke depannya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Upah Rill Buruh Tani Turun 0,04%
&quot;Sedang dipersiapkan untuk stimulus kepada petani. ini sedang dalam pembahasan,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Menurut Airlangga, para petani ini nantinya akan diberikan semacam insentif. Hal tersebut agar petani bisa terus bertani pasca panen raya nanti.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BPS Catat Daya Beli Petani Naik di Januari 2020
&quot;Hal ini agar para petani bisa mendapatkan semacam insentif untuk melakukan tanam di musim pasca panen raya ini,&quot; ujarnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar situasi mewabahnya covid-19 ini dijadikan momentum mereformasi kebijakan sektor pangan.

&amp;rdquo;Sekali lagi, ambil ini sebagai momentum untuk melakukan reformasi besar-besaran dalam kebijakan sektor pangan di negara kita. Jangan kehilangan momentum kita,&amp;rdquo; kata Presiden.

Seperti diketahui, Indeks nilai tukar petani atau NTP nasional pada Maret 2020 mengalami penurunan 1,22% atau 102,09 poin ketimbang bulan sebelumnya. Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat, penurunan terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) turun 1,08%, sedangkan indeks harga yang mesti dibayar (Ib) naik 0,14%.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah berencana memberikan stimulus kepada para petani. Hal ini guna Petani bisa terus berproduksi untuk menjaga pasokan pangan Indonesia terutama saat Covid-19.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah sedang memperhatikan nilai tukar petani. Di mana, petani bisa lebih sejahtera ke depannya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Upah Rill Buruh Tani Turun 0,04%
&quot;Sedang dipersiapkan untuk stimulus kepada petani. ini sedang dalam pembahasan,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Menurut Airlangga, para petani ini nantinya akan diberikan semacam insentif. Hal tersebut agar petani bisa terus bertani pasca panen raya nanti.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BPS Catat Daya Beli Petani Naik di Januari 2020
&quot;Hal ini agar para petani bisa mendapatkan semacam insentif untuk melakukan tanam di musim pasca panen raya ini,&quot; ujarnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar situasi mewabahnya covid-19 ini dijadikan momentum mereformasi kebijakan sektor pangan.

&amp;rdquo;Sekali lagi, ambil ini sebagai momentum untuk melakukan reformasi besar-besaran dalam kebijakan sektor pangan di negara kita. Jangan kehilangan momentum kita,&amp;rdquo; kata Presiden.

Seperti diketahui, Indeks nilai tukar petani atau NTP nasional pada Maret 2020 mengalami penurunan 1,22% atau 102,09 poin ketimbang bulan sebelumnya. Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat, penurunan terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) turun 1,08%, sedangkan indeks harga yang mesti dibayar (Ib) naik 0,14%.</content:encoded></item></channel></rss>
