<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI Beberkan Alasan SBN Indonesia Semakin 'Cantik'</title><description>Bank Indonesia (BI) mencatat arus modal masuk bersih mencapai Rp1,57 triliun selama periode 13-20 April 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/22/20/2203166/gubernur-bi-beberkan-alasan-sbn-indonesia-semakin-cantik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/22/20/2203166/gubernur-bi-beberkan-alasan-sbn-indonesia-semakin-cantik"/><item><title>Gubernur BI Beberkan Alasan SBN Indonesia Semakin 'Cantik'</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/22/20/2203166/gubernur-bi-beberkan-alasan-sbn-indonesia-semakin-cantik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/22/20/2203166/gubernur-bi-beberkan-alasan-sbn-indonesia-semakin-cantik</guid><pubDate>Rabu 22 April 2020 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/22/20/2203166/gubernur-bi-beberkan-alasan-sbn-indonesia-semakin-cantik-biGto6i2FY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Perry warjiyo saat live streaming perkembangan ekonomi terkini 22 April 2020 (Foto; Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/22/20/2203166/gubernur-bi-beberkan-alasan-sbn-indonesia-semakin-cantik-biGto6i2FY.jpg</image><title>Gubernur BI Perry warjiyo saat live streaming perkembangan ekonomi terkini 22 April 2020 (Foto; Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat arus modal masuk bersih mencapai Rp1,57 triliun selama periode 13-20 April 2020. Hal ini ditopang akan pembelian surat berharga negara (SBN).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa secara bertahap kepercayaan Indonesia terutama investasi SBN terus berangsur-angsur mengalami kenaikan. Ada dua faktor yang mendukung kenaikan kepercayaan tersebut.
&amp;nbsp;Baca juga: BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Rp1,57 Triliun
&quot;Faktor pertama dari sisi imbal hasil investasi portfolio ke indonesia dalam bentuk SBN itu cukup menarik. itu kita ukur beberapa indikator mengenai yield spread,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Dirinya mengatakan, perbedaan yield obligasi pemerintah Indonesia khususnya 10 tahun dengan US Treasury perbedaannya 7,1%. Hal ini membuat investasi porfolio Indonesia cukup menarik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menkeu Akan Berhati-hati Gunakan Anggaran Penanganan Covid-19
&quot;Demikian juga kalau kita ukur yield secara riil, yaitu yield dikurangi inflasi, misalnya ya itu ekspektasi inflasi di indonesia itu 4,6% yield setelah dikurangi inflasi,&quot; ujarnya.

Faktor kedua, lanjut Perry, tercemin dari indikasi premi risiko dalam hitungan jangka pendek. Hal ini terlihat dari volatility Index (VIx).

&quot;Sebelum covid 18,8 pada saat puncaknya minggu kedua maret 83,2 Vix. data terakhir menunjukan 43,8 VIx. jadi berangsur-angsur menurun,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat arus modal masuk bersih mencapai Rp1,57 triliun selama periode 13-20 April 2020. Hal ini ditopang akan pembelian surat berharga negara (SBN).

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa secara bertahap kepercayaan Indonesia terutama investasi SBN terus berangsur-angsur mengalami kenaikan. Ada dua faktor yang mendukung kenaikan kepercayaan tersebut.
&amp;nbsp;Baca juga: BI Catat Aliran Modal Asing Masuk Rp1,57 Triliun
&quot;Faktor pertama dari sisi imbal hasil investasi portfolio ke indonesia dalam bentuk SBN itu cukup menarik. itu kita ukur beberapa indikator mengenai yield spread,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Jakarta, Rabu (22/4/2020).

Dirinya mengatakan, perbedaan yield obligasi pemerintah Indonesia khususnya 10 tahun dengan US Treasury perbedaannya 7,1%. Hal ini membuat investasi porfolio Indonesia cukup menarik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menkeu Akan Berhati-hati Gunakan Anggaran Penanganan Covid-19
&quot;Demikian juga kalau kita ukur yield secara riil, yaitu yield dikurangi inflasi, misalnya ya itu ekspektasi inflasi di indonesia itu 4,6% yield setelah dikurangi inflasi,&quot; ujarnya.

Faktor kedua, lanjut Perry, tercemin dari indikasi premi risiko dalam hitungan jangka pendek. Hal ini terlihat dari volatility Index (VIx).

&quot;Sebelum covid 18,8 pada saat puncaknya minggu kedua maret 83,2 Vix. data terakhir menunjukan 43,8 VIx. jadi berangsur-angsur menurun,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
