<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirut PLN Sebut Akan Tinjau Kembali Proyek Listrik di Tengah Covid-19</title><description>Dampak Covid-19 pada perekonomian nasional yang mendorong PLN untuk meninjau kembali rencana-rencana proyek ketenagalistrikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/22/320/2203038/dirut-pln-sebut-akan-tinjau-kembali-proyek-listrik-di-tengah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/22/320/2203038/dirut-pln-sebut-akan-tinjau-kembali-proyek-listrik-di-tengah-covid-19"/><item><title>Dirut PLN Sebut Akan Tinjau Kembali Proyek Listrik di Tengah Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/22/320/2203038/dirut-pln-sebut-akan-tinjau-kembali-proyek-listrik-di-tengah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/22/320/2203038/dirut-pln-sebut-akan-tinjau-kembali-proyek-listrik-di-tengah-covid-19</guid><pubDate>Rabu 22 April 2020 12:07 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/22/320/2203038/dirut-pln-sebut-akan-tinjau-kembali-proyek-listrik-di-tengah-covid-19-wYLxcwRHTI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Listrik (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/22/320/2203038/dirut-pln-sebut-akan-tinjau-kembali-proyek-listrik-di-tengah-covid-19-wYLxcwRHTI.jpg</image><title>Listrik (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Komisi VII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP), secara virtual jajaran direksi PLN. Rapat tersebut membahas penanganan dan pencegahan pandemi Virus Corona atau Covid-19. Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi VII Eddy Soeparno. Sedangkan dari PLN dihadiri langsung oleh bersama Direktur Utama (Dirut), PLN Zulkifli Zaini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Proyek 35.000 MW Rampung, RI Bakal Kelebihan Suplai Listrik
Dalam rapat itu, Dirut PLN Zulkifli Zaini mengungkapkan, dampak Covid-19 pada perekonomian nasional yang mendorong PLN untuk meninjau kembali rencana-rencana proyek ketenagalistrikan menyesuaikan proyeksi pertumbuhan kondisi terkini.
&quot;Lalu, investasi perusahaan untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan skala besar, seperti pembangkit, transmisi dan gardu listrik dilakukan dengan skala prioritas dengan memperhatikan urgensinya terhadap sistem kelistrikan dan proyeksi waktu penyelesaian pada 2020,&quot; ujar dia, Rabu (22/4/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pekerja PLN Dukung Kontrak Proyek 35.000 Mw Dinegosiasi Ulang
Kemudian, lanjut dia, proyek dengan prioritas tinggi didorong agar tetap berjalan dengan penyediaan anggaran sesuai kebutuhan sehingga dapat selesai pada 2020.
&quot;Dan terakhir proyek yang secara prioritas masih dapat ditunda penyelesaiannya maka dilakukan penunda pelaksanaannya dan dengan mitigasi dengan baik maka tidak terdampak signifikan terhadap sistem kelistrikan,&quot; ungkap dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi VII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP), secara virtual jajaran direksi PLN. Rapat tersebut membahas penanganan dan pencegahan pandemi Virus Corona atau Covid-19. Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi VII Eddy Soeparno. Sedangkan dari PLN dihadiri langsung oleh bersama Direktur Utama (Dirut), PLN Zulkifli Zaini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Proyek 35.000 MW Rampung, RI Bakal Kelebihan Suplai Listrik
Dalam rapat itu, Dirut PLN Zulkifli Zaini mengungkapkan, dampak Covid-19 pada perekonomian nasional yang mendorong PLN untuk meninjau kembali rencana-rencana proyek ketenagalistrikan menyesuaikan proyeksi pertumbuhan kondisi terkini.
&quot;Lalu, investasi perusahaan untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan skala besar, seperti pembangkit, transmisi dan gardu listrik dilakukan dengan skala prioritas dengan memperhatikan urgensinya terhadap sistem kelistrikan dan proyeksi waktu penyelesaian pada 2020,&quot; ujar dia, Rabu (22/4/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pekerja PLN Dukung Kontrak Proyek 35.000 Mw Dinegosiasi Ulang
Kemudian, lanjut dia, proyek dengan prioritas tinggi didorong agar tetap berjalan dengan penyediaan anggaran sesuai kebutuhan sehingga dapat selesai pada 2020.
&quot;Dan terakhir proyek yang secara prioritas masih dapat ditunda penyelesaiannya maka dilakukan penunda pelaksanaannya dan dengan mitigasi dengan baik maka tidak terdampak signifikan terhadap sistem kelistrikan,&quot; ungkap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
