<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awal Ramadhan, Nilai Transaksi Harian di BEI Meningkat</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pergerakan variasi pada pasar modal Indonesia selama sepekan terakhir.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/25/278/2204670/awal-ramadhan-nilai-transaksi-harian-di-bei-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/25/278/2204670/awal-ramadhan-nilai-transaksi-harian-di-bei-meningkat"/><item><title>Awal Ramadhan, Nilai Transaksi Harian di BEI Meningkat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/25/278/2204670/awal-ramadhan-nilai-transaksi-harian-di-bei-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/25/278/2204670/awal-ramadhan-nilai-transaksi-harian-di-bei-meningkat</guid><pubDate>Sabtu 25 April 2020 11:10 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/25/278/2204670/awal-ramadan-nilai-transaksi-harian-di-bei-meningkat-8znZdeN3JC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/25/278/2204670/awal-ramadan-nilai-transaksi-harian-di-bei-meningkat-8znZdeN3JC.jpg</image><title>IHSG (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pergerakan variasi pada pasar modal Indonesia selama sepekan terakhir di periode 20 April-24 April 2020.
Meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tapi nilai transaksi harian meningkat.
BEI mencatat rata-rata nilai transaksi harian meningkat sebesar 0,72% menjadi Rp6,530 triliun dari Rp6,483 triliun pada pekan sebelumnya. Demikian seperti dikutip keterangan resmi BEI, Jakarta, Sabtu (25/4/2020).
Namun untuk rata-rata volume transaksi harian di BEI mengalami perubahan sebesar 12,88% pada posisi 7.420 miliar unit saham dari 8.517 miliar unit saham selama sepekan yang lalu.
Kemudian untuk rata-rata frekuensi transaksi harian turun 7,55% atau sebesar 504.365 ribu kali transaksi dibandingkan pada pekan lalu sebesar 545.555 ribu kali transaksi.
&amp;nbsp;Seperti diketahui, IHSG turun 2,99% ke level 4.496,064 dari level 4.634,821 pada pekan sebelumnya.
Turunnya IHSG berdampak pada kapitalisasi pasar bursa yang juga turun 3,15% menjadi Rp5.198,707 triliun dari Rp5.367,529 triliun sepekan yang lalu.
Sementara, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,092 triliun, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp17,541 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pergerakan variasi pada pasar modal Indonesia selama sepekan terakhir di periode 20 April-24 April 2020.
Meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tapi nilai transaksi harian meningkat.
BEI mencatat rata-rata nilai transaksi harian meningkat sebesar 0,72% menjadi Rp6,530 triliun dari Rp6,483 triliun pada pekan sebelumnya. Demikian seperti dikutip keterangan resmi BEI, Jakarta, Sabtu (25/4/2020).
Namun untuk rata-rata volume transaksi harian di BEI mengalami perubahan sebesar 12,88% pada posisi 7.420 miliar unit saham dari 8.517 miliar unit saham selama sepekan yang lalu.
Kemudian untuk rata-rata frekuensi transaksi harian turun 7,55% atau sebesar 504.365 ribu kali transaksi dibandingkan pada pekan lalu sebesar 545.555 ribu kali transaksi.
&amp;nbsp;Seperti diketahui, IHSG turun 2,99% ke level 4.496,064 dari level 4.634,821 pada pekan sebelumnya.
Turunnya IHSG berdampak pada kapitalisasi pasar bursa yang juga turun 3,15% menjadi Rp5.198,707 triliun dari Rp5.367,529 triliun sepekan yang lalu.
Sementara, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,092 triliun, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp17,541 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
