<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kena Aksi Ambil Untung, Emas Tetap Jadi Primadona   </title><description>Harga emas turun tipis pada perdagangan Jumat waktu setempat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/25/320/2204642/kena-aksi-ambil-untung-emas-tetap-jadi-primadona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/25/320/2204642/kena-aksi-ambil-untung-emas-tetap-jadi-primadona"/><item><title>Kena Aksi Ambil Untung, Emas Tetap Jadi Primadona   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/25/320/2204642/kena-aksi-ambil-untung-emas-tetap-jadi-primadona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/25/320/2204642/kena-aksi-ambil-untung-emas-tetap-jadi-primadona</guid><pubDate>Sabtu 25 April 2020 08:53 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/25/320/2204642/kena-aksi-ambil-untung-emas-tetap-jadi-primadona-Zg5fHwroT3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Emas (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/25/320/2204642/kena-aksi-ambil-untung-emas-tetap-jadi-primadona-Zg5fHwroT3.jpg</image><title>Harga Emas (Foto: Reuters)</title></images><description>
JAKARTA - Harga emas turun tipis pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB) dipicu aksi ambil untung investor.

Namun, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global dan langkah-langkah stimulus besar-besaran dari bank sentral utama membuat harga emas menguat selama sepekan.

Melansir Reuters, Jakarta, Sabtu (25/4/2020), harga emas di pasar spot turun tipis 0,4% ke level USD1.724.29 per ounce  setelah sebelumnya turun lebih dari 1%.

Sementara itu, harga emas berjangka AS turun 0,6% ke level USD1.735.60 per ounce.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/04/21/63229/322848_medium.jpg&quot; alt=&quot;Kembali Berkilau, Hari Ini Harga Emas Naik Rp7.000&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Untuk minggu ini, harga emas telah naik lebih dari 2%, setelah mencatatkan level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada hari Kamis. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;Kami melihat aksi ambil untung jangka pendek di emas,&quot; kata kepala perdagangan derivatif logam mulia dan dasar di BMO Tai Wong.

&quot;Namun, emas bertahan dekat tertinggi bergerak baik investor ritel maupun institusi telah konsisten membeli karena neraca global telah menggelembung dan prospek untuk ekonomi global tetap sangat tidak pasti,&quot; katanya.

Pandemi virus corona atau Covid-19 telah menginfeksi lebih banyak dari 2,7 juta orang secara global dan telah mendorong negara-negara untuk mengambil kebijakan lockdown untuk mengurangi penyebarannya.

Sementara bank sentral memiliki langkah-langkah untuk membatasi dampak yang menimpa sektor keuangan.&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;</description><content:encoded>
JAKARTA - Harga emas turun tipis pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB) dipicu aksi ambil untung investor.

Namun, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global dan langkah-langkah stimulus besar-besaran dari bank sentral utama membuat harga emas menguat selama sepekan.

Melansir Reuters, Jakarta, Sabtu (25/4/2020), harga emas di pasar spot turun tipis 0,4% ke level USD1.724.29 per ounce  setelah sebelumnya turun lebih dari 1%.

Sementara itu, harga emas berjangka AS turun 0,6% ke level USD1.735.60 per ounce.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/04/21/63229/322848_medium.jpg&quot; alt=&quot;Kembali Berkilau, Hari Ini Harga Emas Naik Rp7.000&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Untuk minggu ini, harga emas telah naik lebih dari 2%, setelah mencatatkan level tertinggi dalam lebih dari seminggu pada hari Kamis. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;

&quot;Kami melihat aksi ambil untung jangka pendek di emas,&quot; kata kepala perdagangan derivatif logam mulia dan dasar di BMO Tai Wong.

&quot;Namun, emas bertahan dekat tertinggi bergerak baik investor ritel maupun institusi telah konsisten membeli karena neraca global telah menggelembung dan prospek untuk ekonomi global tetap sangat tidak pasti,&quot; katanya.

Pandemi virus corona atau Covid-19 telah menginfeksi lebih banyak dari 2,7 juta orang secara global dan telah mendorong negara-negara untuk mengambil kebijakan lockdown untuk mengurangi penyebarannya.

Sementara bank sentral memiliki langkah-langkah untuk membatasi dampak yang menimpa sektor keuangan.&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
