<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Pedagang Online Jual Masker dan Hand Sanitizer Kualitas Abal-Abal</title><description>Kementerian Perdagangan mengungkap ada ratusan pedagang online yang menjual masker dan handsanitizer kualitas rendah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/26/320/2205044/ratusan-pedagang-online-jual-masker-dan-hand-sanitizer-kualitas-abal-abal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/26/320/2205044/ratusan-pedagang-online-jual-masker-dan-hand-sanitizer-kualitas-abal-abal"/><item><title>Ratusan Pedagang Online Jual Masker dan Hand Sanitizer Kualitas Abal-Abal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/26/320/2205044/ratusan-pedagang-online-jual-masker-dan-hand-sanitizer-kualitas-abal-abal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/26/320/2205044/ratusan-pedagang-online-jual-masker-dan-hand-sanitizer-kualitas-abal-abal</guid><pubDate>Minggu 26 April 2020 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/26/320/2205044/ratusan-pedagang-online-jual-masker-dan-hand-sanitizer-kualitas-abal-abal-C8sR6hUzsp.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/26/320/2205044/ratusan-pedagang-online-jual-masker-dan-hand-sanitizer-kualitas-abal-abal-C8sR6hUzsp.jfif</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perdagangan mengungkap ada ratusan pedagang online yang menjual masker dan handsanitizer kualitas rendah. Untuk itu, Kemendag mengambil tindakan tegas dengan menutup ratusan akun yang menjual masker dan handsanitizer kualitas rendah tersebut.
&amp;ldquo;Masih  ada  pedagang  yang  nekat  menjual  alat  kesehatan  seperti  masker  dan hand   sanitizerberkualitas rendah di tengah kondisi sulit pandemi COVID-19,&amp;rdquo; tegas Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan dilansir dari laman Kemendag, Minggu (26/4/2020).
Baca Juga: Kemendag Relokasi Anggaran Rapat hingga Perjalanan Dinas hingga Rp731 Miliar
Oke Nurwan mengatakan, kemendag melakukan pengawasan secara intensif di semua platform lokapasar  (marketplace). Selama pengawasan dilakukan, kemendag menjaring 169 pedagang yang menjual alat  kesehatan  berkualitas rendah dan 143 pedagang yang menjual bahan pangan di atas harga eceran tertinggi.
&amp;ldquo;Secara total terdapat 312 akun pedagang daringdi  semua lokapasar yang diberikan sanksi dengan menutup  (takedown) akunnya dan menghilangkan tautan (link) dari toko daring (merchant),&quot; kata Direktur  Jenderal Perlindungan  Konsumen  dan Tertib Niaga, Veri Anggrijono.

Dia menjelaskan, perusahaan atau mereka  yang memanfaatkan situasi pandemi COVID-19 ini dengan menjual produk alat kesehatan berkualitas rendah dan  menjual harga kebutuhan pokok secara tidak wajar di  atas harga  eceran  tertinggi (HET) seperti diatur dalam Permendag No.7 Tahun 2020, tentu dikenakan sanksi berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen No.8 Tahun 1999 danbahkan Undang-Undang  Perdagangan  No. 7 Tahun 2014.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perdagangan mengungkap ada ratusan pedagang online yang menjual masker dan handsanitizer kualitas rendah. Untuk itu, Kemendag mengambil tindakan tegas dengan menutup ratusan akun yang menjual masker dan handsanitizer kualitas rendah tersebut.
&amp;ldquo;Masih  ada  pedagang  yang  nekat  menjual  alat  kesehatan  seperti  masker  dan hand   sanitizerberkualitas rendah di tengah kondisi sulit pandemi COVID-19,&amp;rdquo; tegas Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan dilansir dari laman Kemendag, Minggu (26/4/2020).
Baca Juga: Kemendag Relokasi Anggaran Rapat hingga Perjalanan Dinas hingga Rp731 Miliar
Oke Nurwan mengatakan, kemendag melakukan pengawasan secara intensif di semua platform lokapasar  (marketplace). Selama pengawasan dilakukan, kemendag menjaring 169 pedagang yang menjual alat  kesehatan  berkualitas rendah dan 143 pedagang yang menjual bahan pangan di atas harga eceran tertinggi.
&amp;ldquo;Secara total terdapat 312 akun pedagang daringdi  semua lokapasar yang diberikan sanksi dengan menutup  (takedown) akunnya dan menghilangkan tautan (link) dari toko daring (merchant),&quot; kata Direktur  Jenderal Perlindungan  Konsumen  dan Tertib Niaga, Veri Anggrijono.

Dia menjelaskan, perusahaan atau mereka  yang memanfaatkan situasi pandemi COVID-19 ini dengan menjual produk alat kesehatan berkualitas rendah dan  menjual harga kebutuhan pokok secara tidak wajar di  atas harga  eceran  tertinggi (HET) seperti diatur dalam Permendag No.7 Tahun 2020, tentu dikenakan sanksi berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen No.8 Tahun 1999 danbahkan Undang-Undang  Perdagangan  No. 7 Tahun 2014.</content:encoded></item></channel></rss>
