<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Virus Conora Picu Pengangguran Naik? Ini Faktanya</title><description>Pandemi covid-19 atau virrus corona memicu angka pengangguran naik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/27/20/2205291/virus-conora-picu-pengangguran-naik-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/27/20/2205291/virus-conora-picu-pengangguran-naik-ini-faktanya"/><item><title>Virus Conora Picu Pengangguran Naik? Ini Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/27/20/2205291/virus-conora-picu-pengangguran-naik-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/27/20/2205291/virus-conora-picu-pengangguran-naik-ini-faktanya</guid><pubDate>Senin 27 April 2020 06:17 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/27/20/2205291/virus-conora-picu-pengangguran-naik-ini-faktanya-U5RjtnlBPf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/27/20/2205291/virus-conora-picu-pengangguran-naik-ini-faktanya-U5RjtnlBPf.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pandemi covid-19 atau virrus corona memicu angka pengangguran naik. Bahkan pemerintah menyebut jumlah angka pengangguran di Indonesia bisa naik hingga 5 juta orang.
Padahal dalam 5 tahun terakhir, angka pengangguran ini terus mengalami penurunan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dengan melihat sejumlah indikator seperti capital inflow ke Indonesia negatif, nilai tukar Rupiah terdepresiasi hingga perekonomian global terancam akan resesi. Hal ini menjadi dasar atau base line pemerintah dalam melihat situasi ekonomi tahun ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;22 Juta Orang di Amerika Ajukan Tunjangan Pengangguran
Berikut adalah fakta pengenai pengangguran yang dirangkum okezone.com:
&amp;nbsp;1. Hitungan Sri Mulyani 
Sri Mulyani mengatakan, selama ini sudah konsisten mengalami penurunan dalam 5 tahun terakhir. Tapi dalam situasi pandemi Covid-19 kemungkinan akan angka pengangguran mengalami kenaikan.
&quot;Skenario berat ada kenaikan sampai 2,9 juta orang pengangguran baru dan skenario lebih berat ada kenaikan 5,2 juta,&quot; tuturnya, dalam telekonferensi, Selasa (14/4/2020).
Baca Juga: 265.000 Pekerja Informal Kehilangan Pekerjaan akibat Corona
2. Skenario berat pengangguran
 
Skenario yang dibuat pemerintah saat ini ada skenario berat dan sangat berat. Di mana skenario berat, pemerintah mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi berada di level 2,3%. &quot;Dengan potensi angka pengangguran sekitar 2,9 juta orang,&quot; jelas Kepala BKF Kemenkeu Febrio Kacaribu.
Kemudian lanjut dia, untuk skenario sangat berat, pertumbuhan ekonomi nasional akan minus dengan potensi angka pengangguran mencapai lebih dari 5 juta orang.3. Jutaan orang dirumahkan
 
Pemerintah mencatat jumlah pekerja yang dirumahkan perusahaan di  tengah pandemi virus corona atau Covid-19 meningkat. Bahkan pada sektor  informasi sangat besar.
&amp;nbsp;&quot;Jumlah pekerja yang dirumahkan dalam hal ini dari April adalah 1,24  juta dari pekerja sektor formal. Sektor informal, pencatatan harus  dilihat lagi sebanyak 265 ribu pekerja,&quot; ujar Menteri Keuangan Sri  Mulyani, dalam telekonferensi, Jumat (17/4/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;22 Juta Orang di Amerika Ajukan Tunjangan Pengangguran
 
4. Kenaikan pengangguran bukan hanya di RI
Menurut Sri Mulyani, pandemi virus yang sudah meluas ke berbagai  negara membuat aktivitas ekonomi di berbagai negara terlihat turun  tajam, dari PMI manufaktur dan jasa. Dengan penurunan cepat dan tajam  ini pengangguran menignkat di bebragai negara.
&quot;Semua negara sudah double digit growt tingkat penganggurannya. AS di  10% bahkan ada yang estimasi di atas 15-20%. Ini tingkat pengangauran  terbesar dunia,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pandemi covid-19 atau virrus corona memicu angka pengangguran naik. Bahkan pemerintah menyebut jumlah angka pengangguran di Indonesia bisa naik hingga 5 juta orang.
Padahal dalam 5 tahun terakhir, angka pengangguran ini terus mengalami penurunan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dengan melihat sejumlah indikator seperti capital inflow ke Indonesia negatif, nilai tukar Rupiah terdepresiasi hingga perekonomian global terancam akan resesi. Hal ini menjadi dasar atau base line pemerintah dalam melihat situasi ekonomi tahun ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;22 Juta Orang di Amerika Ajukan Tunjangan Pengangguran
Berikut adalah fakta pengenai pengangguran yang dirangkum okezone.com:
&amp;nbsp;1. Hitungan Sri Mulyani 
Sri Mulyani mengatakan, selama ini sudah konsisten mengalami penurunan dalam 5 tahun terakhir. Tapi dalam situasi pandemi Covid-19 kemungkinan akan angka pengangguran mengalami kenaikan.
&quot;Skenario berat ada kenaikan sampai 2,9 juta orang pengangguran baru dan skenario lebih berat ada kenaikan 5,2 juta,&quot; tuturnya, dalam telekonferensi, Selasa (14/4/2020).
Baca Juga: 265.000 Pekerja Informal Kehilangan Pekerjaan akibat Corona
2. Skenario berat pengangguran
 
Skenario yang dibuat pemerintah saat ini ada skenario berat dan sangat berat. Di mana skenario berat, pemerintah mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi berada di level 2,3%. &quot;Dengan potensi angka pengangguran sekitar 2,9 juta orang,&quot; jelas Kepala BKF Kemenkeu Febrio Kacaribu.
Kemudian lanjut dia, untuk skenario sangat berat, pertumbuhan ekonomi nasional akan minus dengan potensi angka pengangguran mencapai lebih dari 5 juta orang.3. Jutaan orang dirumahkan
 
Pemerintah mencatat jumlah pekerja yang dirumahkan perusahaan di  tengah pandemi virus corona atau Covid-19 meningkat. Bahkan pada sektor  informasi sangat besar.
&amp;nbsp;&quot;Jumlah pekerja yang dirumahkan dalam hal ini dari April adalah 1,24  juta dari pekerja sektor formal. Sektor informal, pencatatan harus  dilihat lagi sebanyak 265 ribu pekerja,&quot; ujar Menteri Keuangan Sri  Mulyani, dalam telekonferensi, Jumat (17/4/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;22 Juta Orang di Amerika Ajukan Tunjangan Pengangguran
 
4. Kenaikan pengangguran bukan hanya di RI
Menurut Sri Mulyani, pandemi virus yang sudah meluas ke berbagai  negara membuat aktivitas ekonomi di berbagai negara terlihat turun  tajam, dari PMI manufaktur dan jasa. Dengan penurunan cepat dan tajam  ini pengangguran menignkat di bebragai negara.
&quot;Semua negara sudah double digit growt tingkat penganggurannya. AS di  10% bahkan ada yang estimasi di atas 15-20%. Ini tingkat pengangauran  terbesar dunia,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
