<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinyatakan Sembuh, Budi Karya Siap Sumbang Plasma Darah untuk Serum Covid-19</title><description>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku bersedia untuk memberikan plasma darah miliknya jika dibutuhkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/27/320/2205733/dinyatakan-sembuh-budi-karya-siap-sumbang-plasma-darah-untuk-serum-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/04/27/320/2205733/dinyatakan-sembuh-budi-karya-siap-sumbang-plasma-darah-untuk-serum-covid-19"/><item><title>Dinyatakan Sembuh, Budi Karya Siap Sumbang Plasma Darah untuk Serum Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/04/27/320/2205733/dinyatakan-sembuh-budi-karya-siap-sumbang-plasma-darah-untuk-serum-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/04/27/320/2205733/dinyatakan-sembuh-budi-karya-siap-sumbang-plasma-darah-untuk-serum-covid-19</guid><pubDate>Senin 27 April 2020 20:10 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/27/320/2205733/dinyatakan-sembuh-budi-karya-siap-sumbang-plasma-darah-untuk-serum-covid-19-MnXq3nDYxJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/27/320/2205733/dinyatakan-sembuh-budi-karya-siap-sumbang-plasma-darah-untuk-serum-covid-19-MnXq3nDYxJ.jpg</image><title>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku bersedia untuk memberikan plasma darah miliknya jika dibutuhkan. Plasma darah tersebut nantinya dijadikan serum untuk para pasien Covid-19.
Menurut Budi, dirinya sudah dimandatkan oleh pihak Rumah Sakit (RS) untuk bisa menyumbangkan plasma darahnya. Dirinya mengaku siap kapanpun jika pihak Rumah Sakit membutuhkan plasma darahnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Negatif Covid-19, Menhub Budi Karya: Terima Kasih Dokter
&amp;ldquo;Terkait plasma darah saya justru sudah dimandatkan oleh RSPAD, dan saya mau. Kapan saja jika diminta saya bersedia,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Senin (27/4/2020).
Menurut Budi, plasma darahnya sangat berguna untuk para pasien corona yang dinyatakan sembuh. Pasalnya, plasma darah dari pasien terinfeksi yang sudah dinyatakan sembuh dapat dijadikan serum sebagai pendamping obat Avigan dalam perawatan pasien.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/04/27/63430/323584_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sembuh dari Corona, Menhub Budi Karya Ikut Ratas dengan Presiden&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Karena darahnya berguna. karena saya tau berguna di masyarakat,&quot; ucapnya.
Sebagai informasi, para peneliti sejumlah negara tengah menguji terapi plasma darah untuk pengobatan COVID-19. Di Indonesia, RSPAD Gatot Subroto dan Lembaga Biologi Molekular Eijkman juga sedang meneliti terapi plasma darah untuk pengobatan pasien COVID-19.
Prof. Amin Soebandrio, Direktur LBM Eijkman menjelaskan, dalam darah pasien yang sembuh dari virus corona mengandung antibodi yang dapat mengeliminasi virus. Menurutnya, pasien sembuh salah satunya adalah karena keberhasilan tubuh mengeliminasi virus.&quot;Antibodi dalam tubuhnya itu bisa dipergunakan untuk membantu pasien  lain yang dalam keadaaan berat atau membutuhkan pengobatan karena belum  ada pengobatan antivirus spesifik, sehingga diharapkan plasma yang  mengandung antibodi itu bisa membantu mengeliminasi pasien yang masih  sakit,&quot; jelasnya dalam tayangan iNews Sore beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Prof. Amin Soebandrio menjelaskan proses seorang pasien  sembuh COVID-19 mendonorkan plasma darahnya untuk pasien COVID-19 yang  masih sakit. Ketika pasien yang sembuh mendonorkan plasma darahnya,  Palang Merah Indonesia akan memprosesnya.
&quot;Plasma-nya akan diambil kemudian sel dikembalikan ke tubuh pasien  lagi dengan alat khusus atau bisa juga diambil darahnya secara  keseluruhan, plasmanya dipisahkan,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku bersedia untuk memberikan plasma darah miliknya jika dibutuhkan. Plasma darah tersebut nantinya dijadikan serum untuk para pasien Covid-19.
Menurut Budi, dirinya sudah dimandatkan oleh pihak Rumah Sakit (RS) untuk bisa menyumbangkan plasma darahnya. Dirinya mengaku siap kapanpun jika pihak Rumah Sakit membutuhkan plasma darahnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Negatif Covid-19, Menhub Budi Karya: Terima Kasih Dokter
&amp;ldquo;Terkait plasma darah saya justru sudah dimandatkan oleh RSPAD, dan saya mau. Kapan saja jika diminta saya bersedia,&quot; ujarnya dalam telekonferensi, Senin (27/4/2020).
Menurut Budi, plasma darahnya sangat berguna untuk para pasien corona yang dinyatakan sembuh. Pasalnya, plasma darah dari pasien terinfeksi yang sudah dinyatakan sembuh dapat dijadikan serum sebagai pendamping obat Avigan dalam perawatan pasien.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/04/27/63430/323584_medium.jpg&quot; alt=&quot;Sembuh dari Corona, Menhub Budi Karya Ikut Ratas dengan Presiden&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Karena darahnya berguna. karena saya tau berguna di masyarakat,&quot; ucapnya.
Sebagai informasi, para peneliti sejumlah negara tengah menguji terapi plasma darah untuk pengobatan COVID-19. Di Indonesia, RSPAD Gatot Subroto dan Lembaga Biologi Molekular Eijkman juga sedang meneliti terapi plasma darah untuk pengobatan pasien COVID-19.
Prof. Amin Soebandrio, Direktur LBM Eijkman menjelaskan, dalam darah pasien yang sembuh dari virus corona mengandung antibodi yang dapat mengeliminasi virus. Menurutnya, pasien sembuh salah satunya adalah karena keberhasilan tubuh mengeliminasi virus.&quot;Antibodi dalam tubuhnya itu bisa dipergunakan untuk membantu pasien  lain yang dalam keadaaan berat atau membutuhkan pengobatan karena belum  ada pengobatan antivirus spesifik, sehingga diharapkan plasma yang  mengandung antibodi itu bisa membantu mengeliminasi pasien yang masih  sakit,&quot; jelasnya dalam tayangan iNews Sore beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Prof. Amin Soebandrio menjelaskan proses seorang pasien  sembuh COVID-19 mendonorkan plasma darahnya untuk pasien COVID-19 yang  masih sakit. Ketika pasien yang sembuh mendonorkan plasma darahnya,  Palang Merah Indonesia akan memprosesnya.
&quot;Plasma-nya akan diambil kemudian sel dikembalikan ke tubuh pasien  lagi dengan alat khusus atau bisa juga diambil darahnya secara  keseluruhan, plasmanya dipisahkan,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
